Barangkali kamu udah ngabisin berpuluh-puluh bahkan beratus-ratus gigabyte buat nonton TED-Ed tentang gimana sebaiknya cinta, atau hubungan (romantis), diperlakukan di Youtube.
Bagus sekali. Meski masalah di muka bumi ini nggak melulu tentang cinta dan cinta dan cinta-cintaan, tapi upayamu mempelajari salah satu misteri terbesar umat manusia layak diganjar ketenangan paripurna dalam hidup. Seenggaknya, kamu nggak perlu ketemu manusia brengsek yang memperlakukan pasangannya dengan buruk. Atau ketemu manusia brengsek yang memperlakukan pasangannya dengan buruk sampai ia pantes ditenggelemin kepalanya ke rawa-rawa. Aku akan mendoakanmu.
Meski keinginan belajarmu tinggi, aku yakin kamu tetap pernah merasa bosen. Menghadapi sesuatu yang sama secara terus menerus bikin pikiranmu capek. Matamu perih. Tanganmu keringetan karena megang ponsel sambil diisi ulang baterainya. Selain itu, kamu kan juga butuh makan.
Istirahat dulu. Kamu bisa nyeduh teh, kopi, susu, sereal, atau apa lah terserah, aku belum tau seleramu. Buka bungkus biskuit. Duduk dengan nyaman, selonjoran juga boleh. Kemudian pasang penyuara telingamu buat dengerin musik.
Sambil nunggu minumanmu hangat, kamu bisa coba puter Jangan Cintai Aku Apa Adanya. Aku suka banget lagu itu. "Cintai dirimu sendiri sebelum mencintai orang lain," barangkali jadi salah satu kalimat yang paling sering kamu denger tapi tanpa sadar juga paling sering kamu abaikan. Ngaku aja. Gapapa.
Siapa yang punya kepercayaan diri seperti itu selain mereka yang udah atau sedang mencintai dirinya sendiri dengan baik? Cuma orang tolol.
Ah, aku suka banget bagian ini. Cuma dengan menghargai orang lain, kamu udah bisa menyenangkan mereka, apalagi pasanganmu. Kupikir nggak ada lagi cara bikin senang orang lain segampang itu. Effortlessly happy!
Tumbuh bersama itu keren. Asik. Seksi. Menggairahkan. Dan nggak ada yang lebih indah daripada pasangan yang saling menghargai karena saling tau seberapa besar upaya yang sama-sama mereka usahakan.
Meski begitu, meskipun kamu udah belajar begitu giat cuma karena pengen menjalani hubungan yang sehat, kekecewaan dan perpisahan adalah dua dari banyak hal yang nggak bisa hilang dari dunia yang brengsek banget ini.
Aku nggak pengen banyak hal, melihatmu bertemu orang yang tepat, nggak perlu banyak ketakutan buat menghadapinya, dan nggak perlu banyak tenaga buat jalan bareng. Itu cukup. Karena itu, aku berharap kamu bisa lebih mencintai dirimu yang kamu anggep nggak seberapa itu. Karena buat ke sana, kamu perlu ke sini dulu. Selamat beristirahat!