Kita tidak bisa berharap pada siapapun, keluarga bahkan pasangan, seringkali tidak sesuai dengan ekspektasi kita. Maka dari itu perlu untuk selalu menghambakan diri pada Tuhan.

oozey mess
Claire Keane
macklin celebrini has autism
YOU ARE THE REASON
Jules of Nature

#extradirty

Kiana Khansmith

Origami Around



Janaina Medeiros
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
cherry valley forever

ellievsbear

tannertan36
almost home
will byers stan first human second
🪼

★

shark vs the universe
seen from China
seen from Türkiye
seen from United Kingdom
seen from United States
seen from Saudi Arabia

seen from United States
seen from Türkiye

seen from United States

seen from United Kingdom
seen from Brazil
seen from China

seen from Türkiye

seen from Malaysia
seen from China

seen from United States
seen from United States
seen from Germany
seen from Finland

seen from Malaysia

seen from Canada
@mtzhanum
Kita tidak bisa berharap pada siapapun, keluarga bahkan pasangan, seringkali tidak sesuai dengan ekspektasi kita. Maka dari itu perlu untuk selalu menghambakan diri pada Tuhan.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Cari pasangan yang setidaknya kalau kamu lagi uring-uringan, ga bikin kamu tambah kesel. Itu aja dulu. Penting itu.
Harus mulai dan membiasakan diri buat ngomong lebih halus ke mamak yang perasaannya mulai sensitif ketika semakin menua. 🥹
Aku overthinking aku overthinking aku overthinking aku overthinking aku overthinking aku overthinking aku overthinking aku overthinking aku overthinking aku overthinking.
Merasa salah dan meminta maaf akan lebih baik, daripada merasa benar namun nyatanya menyakiti

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
“Bila kelak engkau mencintaiku, tolong siapkan banyak hati untuk kecewa. Ini karena yang harus kausabari nanti adalah wanita pemilik segala rupa luka.”
— (via kotak-nasi)
Sangat takut dengan diri sendiri. Ketika meledak, tak mengenal siapa di dalam sini, tak juga melihat siapa yang kusakiti. Seringkali berpikir jauh ke bawah tanah; siapa tahu setelahnya jadi tenang bagi semua.
Entah perasaanku yang sudah memudar atau perasaan menggebu² itu hilang
"Untuk apa tetap dipaksakan jika berjalan bersama saja sudah banyak meninggalkan luka... tak perlu lagi menahan segala sakitnya, jika kau sudah tidak tahan menanggung perihnya."
Rasa rasanya bagaikan aku sedang berjalan dengan sepatu dengan ukuran yang salah namun tetap kupaksakan.
Kadang aku dapat memaksakan apapun dan berlagak baik-baik saja. Sejujurnya aku terlatih dengan hal seperti itu..
Namun kadang pula ketika aku sudah muak aku hanya ingin berhenti dan meninggalkan apapun yang memang rasanya sudah tidak pas lagi

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Untuk seseorang yang pernah dikhianati cintanya karena ada orang ketiga, rasanya sulit sekali untuk menumbuhkan rasa percaya dan kembali mencintai seseorang lagi.
Namun.. aku fikir semua orang berhak memiliki kesempatan, apalagi akan merasa tidak adil untuk seseorang yang baru yang sangat mencintai ketika aku masih dihantui dengan rasa takut, takut untuk dikecewakan kembali.
Dengan dia yang saat ini menemani, aku berkali-kali terus menumbuhkan rasa percaya, berkali-kali pula aku membunuh perasaan takut yang datang menghampiri, bahkan berjuta kali aku ingin dia percaya bahwa dia berhak memiliki kesempatan untuk mencintai dan dicintai.
Setelah dikhianati, sulit sekali bagiku untuk bisa melepaskan perasaan yang menganggap aku ini tidak berharga. Sungguh
Sesekali aku dihantui oleh rasa takut..
Takut..
Dan takut..
Aku takut ketika aku mencintai kembali aku takut untuk dikecewakan dan dibuang begitu saja.
Berjuta kali sudah aku tepis perasaan itu..
Aku ingin percaya, aku ingin ia mengerti, dan aku ingin ia tahu bahwa saat ini aku sangat mencintainya..
dan itu cukup.
Semoga ia mengerti tentang hal-hal yang tidak bisa ku utarakan dengan kalimat ini didepannya.
Dirumah , menuju hari kasih sayang.
Anak kecil yang akan kamu hadapi, sewaktu-waktu, salah satunya bisa jadi adalah aku. Di saat begitu, aku bahkan taktahu jelas mauku. Semua akan salah, kecuali kesabaranmu.
I wanna go home.
Aku ingin memulangkan segala resah dan gundah tanpa takut. Aku ingin pulang kepada rumah yang dengannya aku tidak takut untuk berkeluh kesah tentang apapun dan siapapun. Aku ingin pulang yang dengannya aku merasa nyaman, aman dan terlindungi. Aku ingin pulang yang hanya dengannya aku ingin membagikan segala isak tangisku, yang dengannya aku tidak perlu khawatir suaraku tidak terdengar karena ia akan selalu mendengarkan sekecil apapun suaraku.
Aku ingin pulang..
Memulangkan segala lelah, memulangkan segala gundah, memulangkan segala resah...
Akankah aku temukan rumah itu?
Berjalan menyusuri diteriknya matahari, di derasnya hujan, dikencangnya badai.. menyusuri seorang diri tertatih namun belum ku temukan rumah itu
Dimana rumah itu?
Dimana rumah tempatku pulang?
Jangan berekspetasi ketinggian kalau tidak ingin kecewa
Menangis untuk meluapkan perasaan rasanya masih kurang, setidaknya butuh pendengar yang baik meski hanya seorang.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
'Aku belum selesai dengan diriku'.
Iya, kalimat pertama dalam tulisan ini berkali-kali berputar dikepalaku. Sepertinya mau sebaik apapun orang yang ada disampingku kalau rasanya aku belum selesai dengan diriku, semua gak akan baik-baik aja.
Aku pernah punya masa kecil dimana dalam keluarga opini atau suara anak itu tidak pernah didengar alias 'nothing' alias 'your voice not important. Berkali-kali merasa diterabaikan ketika bersuara/beropini membuatku tumbuh menjadi seseorang yang takut ketika menyampaikan pendapat, takut kalau pernyataanku tidak penting, bahkan takut kalau opiniku bahkan tidak didengar.
Aku tumbuh dengan rasa 'takut' itu. Aku tumbuh menjadi seseorang yang rasanya ingin sekali ketika bersuara atau menyampaikan opini ingin selalu didengar dengan seksama.
Apakah aku egois?
Sampai usiaku beranjak 22 aku masih mengalami rasa itu, bahkan ketika menjalani hubungan percintaan sekalipun. Aku merasa sakit hati ketika pernyataanku bahkan tidak mendapat respon, aku sampai merajuk.
Apakah rasanya salah ketika aku bersikap demikian?
Tumbuh menjadi seseorang yang merasa terabaikan dari kecil menjadikan aku sosok yang rasanya hanya butuh seseorang yang bisa mendengarkan keluh kesahku.
Aku tahu aku menjadi seseorang yang egois, aku harusnya menyelesaikan dahulu masalah dengan diriku agar pasanganku tidak merasa terbebani dengan luka masa kecilku.
Luka masa kecil ini harusnya ku sembuhkan dahulu...
Untuk kedua kalinya aku merasa jadi orang bodoh dalam hal percintaan.