Benar saja, apa yang kita semoga kan dulu kini menjadi tercipta dan sekarang semakin banyak semoga-semoga yang kita lontarkan ke langit bersama. Kini tak ada tempat seindah rumah untuk melepas luka,duka dan lelah. Terbaring bersama, bercerita hal-hal kecil dengan saling menggenggam, menatap atap yang sama, hembus napas yang seirama, hingga akhirnya lelap dalam dekap hangat detak jantung.
















