It's getting closer to the end of 2023
Hi, 2023!
But, first of all flashback dulu.... Karena Nov 2022 kemarin resmi jadi fresh graduate (i wanna thank to myself karena berhasil bisa wisuda dgn hasil kerja keras lembur bagai quda -gakkykqudadeng sendiri, cheers!), resmi resign dari anak part time, dan awal tahun 2023 resmi off jg dari freelancer-job, dan resmi jadi anak full time, Puji Tuhan!
Masuk ke dunia kerja, dan dibidang yang baru sudah pasti struggle, perlu penyesuaian yang ekstra juga. Apalagi ini bukan untuk mainΒ², tapi langkah awal juga. Dan Puji Tuhan, sejauh ini sudah sekian bulan terlewati, banyak pengalaman, banyak kesalahan, banyak solusi juga yg jadi pembelajaran.
Tapi, post-an ini dibuat tujuan utamanya bukan hanya untuk membahas hal diatas saja. Karena sudah memasuki babak awal kehidupan lagi, pasti menemukan hal baru lagi dalam kehidupan. Kalau teman gak ada yg mention tentang istilah "Sandwich Generation," dan tentunya langsung dibrowsing. Mungkin sampai sekarang masih belum tahu, dan sadar juga kalau ternyata menjadi salah satu yang relate dengan istilah yang satu ini.
Yup, seperti sandwich yang berlapis, dimana kita ada dibagian tengah yang berada diantara generasi atas, dan bawah kita, which means kita yg menjadi isian atau 'penopang' ditengah dua generasi tersebut. Well, itu semua tanpa sadar kita alami. But, i dont mind it, senang dan lega malah rasanya.
Tapi, yg buat makin struggle adalah disaat itu lewat dari batas kotak inti kita. Ketika kita dihadapkan oleh pilihan yang tidak bisa dipilih. Memilih untuk menyamaratakan tapi yg membuat menyamaratakan selalu tidak cukup. Menerima respon yang jauh berbeda.
Mungkin istilah satu ini selalu berhubungan dengan hal yang merujuk ke pikiran negatif-sedih-lelah-overthinking, ya gak salah memang. Tapi, kalau dipikirΒ² istilah ini membentuk kita juga untuk jago dalam hitungΒ²an, jadi jago juga untuk ahli merencanakan apa yang jadi prioritas, kebutuhan, dan ego kita akan lifestyle. Tapi jangan lupa juga untuk sisipkan kebutuhan sosial kita, biar refresh our mind juga, sekedar hangout dengan teman misalnya.
Dibabak awal ini juga banyak menemukan pembelajaran, sampai bertemu tahap yang namanya harus terus berpikir positif, dan tentunya sabar. Karena sadar kalau lingkungan tidak mendukung, kenapa gak mulai dari diri kita sebagai pendukung mutlak untuk terus berpikir positif walau sulit.
Belajar juga untuk memaafkan atas apa yang mungkin orang lain tidak tahu bahwa hal-perkataan-perbuatan mereka telah menyakiti seseorang, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat bukan?
Belajar bertahan ditengah gempurnya orang lain yang berusaha menerjunkan atau menjatuhkan kita. Belajar untuk tidak berekspektasi kepada manusia. Dan, terakhir belajar menerima pikiran diri sendiri yang selalu tanpa sadar seperti akar.
Tapi terlepas dari itu semua, apa yang dihadapkan sekarang menjadi satu tanggungjawab yang Tuhan ijinkan ada dalam babak baru kehidupan ini, karena Tuhan merasa bahwa kita mampu. Dan mungkin, akan diberikan yang lebih besar, dan tentunya berkat yang selalu lebih juga.
Pokoknya, Terimakasih atas semua pembelajaran yang luar biasa sepanjang tahun ini. Walau Bali lagi panasΒ²nya, tapi hati enggak kok, jk. Bersyukur juga masih diberikan kekuatan sampai melewati tahapΒ² luarbiasa yang gak habis pikir karena surprise sekali. Dan, masih bisa bertemu orang diluar yg baikΒ².
Kalau memulai dengan yg baik pasti juga akan mendapatkan hal yang baik juga. Dan semoga 2024 nanti semakin banyak bertemu halΒ² luarbiasa baik nantinya. THANK YOU 2023!π
Dec 1st 2023 - 12.57 AM












