Sebuah pelajaran
hai teman, teman bertengkar, teman diskusi, teman tidurku, teman suka dukaku, teman perjuanganku inti dari semua inti teman hidupku ...
Terima kasih sudah hadir menyertai langkah, cerita, suka duka dalam hidupku sampai dengan saat ini, terima kasih atas kesabaranmu, tingkah lakumu yang hampir semua setelah kita bersama seakaan copy paste dariku (pssst : ambil bagusnya aja dong, jangan kalo jelek di copas juga wkwwkk)
hai teman hidup, darimu aku belajar sabar, belajar menghargai orang, belajar menerima kekurangan dan kelebihan... banyak lika liku yang kita berdua hadapi, setiap hari serasa belajar tapi belajar kehidupan, bukan belajar pelajaran MIPA. Terima kasih telah membuat otakku terbuka atas pelajaran sehari hari, yang ternyata baru ku sadari akhir akhir ini teman, wajar selalu ada masalah, karena kita berdua masih sama sama belajar... karena sebelum nikah waktu belajar sangatlah pendek untuk saling mengenal satu dengan yang lain, apalagi setelah nikah kita dihadapkan untuk berjauhan...
Dari situ pula aku kembali belajar dan terus belajar, tidak semua yang kita mau harus tersedia waktu itu juga krn semua pasti butuh proses, disini pula ucapan terima kasih itu muncul, karena telah mengajarkanku untuk selalu bersyukur, bersedekah dan isiqomah dalam beribadah. Pasanganmu bukanlah pasangan yang sempurna, tapi Yang Maha Kuasa mempertemukanmu untuk saling melengkapi yang tidak sempurna itu..
Terima kasih telah hadir bersamaku menuliskan cerita aneh lucu senang bahagia sedih menangis dan masih banyak cerita lain yang patut dirangkai dan ditulis dan diceritakan untuk pelajaran dalam kehidupan...
Untuk yang akan menikah, menikah muda itu bukan solusi dan untuk yang akan berpisah setelah menikah, berpisah bukanlah solusi, semua langkah yang kita ambil akan menimbulkan masalah lain. Perbaiki komunikasi itu yang penting untuk bisa saling menerima satu sama lain (efek keseringan nonton gosip artis)



















