What a cool wristband. You're a great creator Reuben! Thanks @TheOvertunes. walaupun kebesaran bnget ditangan aku haha! #jagger

Janaina Medeiros
TVSTRANGERTHINGS
macklin celebrini has autism
d e v o n
Keni
🪼

PR's Tumblrdome
styofa doing anything
Mike Driver

if i look back, i am lost

pixel skylines

roma★
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH

tannertan36
he wasn't even looking at me and he found me
art blog(derogatory)
I'd rather be in outer space 🛸
DEAR READER

Kiana Khansmith
Claire Keane
seen from Netherlands

seen from United States
seen from Panama

seen from United States

seen from Canada
seen from United Kingdom

seen from Japan

seen from United Kingdom

seen from Australia

seen from Malaysia

seen from Canada
seen from United States
seen from United States

seen from Singapore

seen from United Kingdom
seen from Sweden
seen from Netherlands

seen from Canada
seen from United States

seen from United States
@meithaas
What a cool wristband. You're a great creator Reuben! Thanks @TheOvertunes. walaupun kebesaran bnget ditangan aku haha! #jagger

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
TheOvertunes
The Overtunes are an Indonesian newcomer band where the siblings have been bond as a group. Formed in 2010, but they gained the popularity in 2012 since one of the member; Mikha Angelo, was joining a talent show "X-Factor Indonesia" and spotted to be the 4th winner on that talent show.
The Overtunes used to have 4 members, Mada Emmanuelle as the drummer, Reuben Nathaniel as the guitarist, Mikha Angelo as the vocal, and Jeremy Tobing as the bassist. But Jeremy decided to resign from the band because he wants to focus on his study.
The Overtunes named their fans as a Tunist and each member also named their own fans. The fans of Mada called Madness. The fans of Reuben called Reulette. The fans of Mikha called djimba. I'm personally the admire of three of them, so I proudly called myself as a Tunist.
The Overtunes likes to do a cover. Here are the links where you can listen to some of their covers :
https://soundcloud.com/theovertunes-sound/
http://www.reverbnation.com/theovertunes
http://www.youtube.com/user/ToTheOvertunes
My love for this band is infinite. They're so multitalented. Apart from their talent in music, they're also good at playing soccer. They're also brilliant because three of them are collegers, while teens in their ages are still study in high school. They're so kind and humble to everyone, include their haters.
My favorite motto of them is "Write music to shine positive light and messages."
So, that's all my brief introduction about The Overtunes. Let's keep an eye on their tumblr : http://theovertunes-blog.tumblr.com/
Mada, Mikha, Reuben
Mada Emmanuelle / Rizky Pelu?
Gokart with Jeremy :)
Make a fanbase, why not?
Jadi ceritanya dulu sebelum aku tergila-gila sama TheOvertunes, aku cuma fans karbitan dari beberapa artists. Mereka yang aku gandrungi secara karbitan aku ketahui dari beberapa accounts yang aku follow di twitter yang tak pernah hentinya untuk ngetweet tentang artist idolanya tersebut. But in this case, I didn’t do the same thing. I used to not tweet to much about them. That’s why I called myself as ‘fans karbitan’.
Tanpa kita sadari, dengan melihat tweet seseorang yang sedang fangirling kita bisa menjadi penasaran dan kemungkinan bisa menjadi pecandu. Kenapa kita enggak menggunakan metode ini dalam merealisasikan TheOvertunes?
Ngetweet tentang artist idola kita sih sebenarnya gak masalah ya. Tapi kalo kebanyakan ngetweet, it’d be a big problem. Why? IMO, orang ngefollow kita karena mereka ingin membaca tweet dari kita. Kalo mereka membaca 1-3 tweets yang sebenarnya mereka kurang ‘interest’, that’s (still) okay. Tapi kalo mereka membaca puluhan tweets seperti itu, aku yakin mereka pasti terganggu.
Oleh karena itu, daripada kita mengganggu kenyamanan orang lain saat hasrat ini ingin berfangirling ria, kenapa kita enggak buat fanbase?
Most of you pasti udah tau kan fanbase itu apa? Fanbase itu semacam wadah untuk para penggemar artist tertentu. Buatnya sih mudah, tapi mengendalikannya itu yang susah.
Menurut aku, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam membuat fanbase.
1.Jelas tujuan dibentuknya fanbase tersebut.
Akhir-akhir ini aku sering melihat beberapa fanbase yang udah out of line. I mean, mereka lebih melakukan hal-hal yang menurut mereka menyenangkan tetapi sama sekali tidak mengandung unsur memperkenalan TheOvertunes.
2.Manner
Aku juga sering melihat beberapa admin yang mannernya kurang bagus. Contohnya kayak menggunakan bahasa mereka sendiri. Mungkin menurut mereka dengan menggunakan bahasa seperti itu bisa lebih mendekatkan diri ke fans lainnya.
3.Sebarkan virusnya
Daripada kita keseringan bersenang-senang dengan bermain #hbu, #whatif, #askadmin, dan lain sebagainya, kita sebarin virusnya dulu yuk! Sebarin karya-karya yang udah dibuat oleh TheOvertunes. #TunistBlog merupakan project yang bagus untuk mennyebarkan virus ini. Kita juga bisa mengasah kreatifitas kita dalam membuat suatu post agar post tersebut tidak terlihat mainstream.
Segitu aja pendapat aku mengenai bagaimana seharusnya mengontrol suatu fanbase. Everyone has their own opinion, right?
Be a smart Tunist.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Mikha's troll face.
Consider the blameless, observe the upright; there is a future for the man of peace. (Psalm 37:37)
Mikha Angelo's First Gig in Palembang
Semua orang sudah dipastikan memiliki impian. Salah satunya adalah bertemu idola.
Aku pernah mikir, kalopun suatu saat nanti aku bertemu The Overtunes, pastinya bukan di kotaku (Palembang). And yaknow what? Tanpa mimpi apapun, aku ngeliat tweet Mikha kalo dia sama Reuben mau perform di Palembang! No billboard or flyer on the street! Aku pertamanya mikir itu hoax. Dan setelah aku liat tweet Om Lans, baru aku percaya. I was over the moon on that time!
Aku minta izin ke orangtua buat nonton. Pertama gak diizinin. Soalnya: 1) itu hari minggu. 2) itu malem banget. 3) besoknya sekolah. 4) gakada temen (aku sama sekali gatau tunist palembang karena di twitter fanbasenya kurang aktif gitu).
To persuade my parents, I was looking for another tunist. Dan yak, ketemu beberapa tunist yang bakal ngelive. Singkat cerita aku udah pegang izin dari orangtua \(^_^)/. Kata orang sih, segala sesuatu yang dilakukin tanpa restu orangtua tidak akan berbuah baik :)
Pas hari-H, aku pengen banget bisa nyambut Reuben sama Mikha di Airport. Tapi berhubung aku ada ibadah, jadi aku cuma bisa mantau mereka dari twitter. Ketawanlah tempat mereka menginap, Maxone Hotel. Aku cek di twitter, barangkali ada tunist yang mau nyerbu mereka di hotel. Dan hasilnya, tetot! No one. Jadi aku inisiatif sendiri, ngeshare di twitter, barangkali ada yang mau ikut aku ke hotel. Dan syukurnya ada :')
Kita ketemuan di hotel jam 3. Malangnya, aku kena macet dan jadinya telat. Pas aku nyampe di hotel, ternyata ada 3 tunists yang udah dateng dan dengan histerisnya mereka cerita kalo beberapa menit sebelum aku dateng, Reuben keluar hotel menuju tempat perform. Mereka kaget, Reuben pun juga kaget. No 'say hi', no 'foto-foto'. Berakhir tragis. Kebayang kan apa yang aku rasakan pada saat itu? #kratak but #izokay :'(
Sambil nunggu keajaiban Mikha turun ke lobby hotel, kita chit chat gitu antar sesama tunist. Salah satu crew nyamperin kita, dia bilang kalo Mikha lagi istirahat dan gak bakal keluar. Pupuslah hati kami. Singkat cerita, sekitar jam 5, aku ngeliat keluar hotel, dan mataku tertuju pada sosok pria tinggi putih beralis tebal membawa tas dipunggung layaknya dora. Yap! Reuben! Reuben yang kita liat itu bukan Reuben yang turun dari mobil, melainkan Reuben si #PejalanKaki!
Speechless? Banget! Jarak dari tempat perform ke hotel bisa dibilang cukup jauh. Dan Reuben jalan kaki bersama crew. Kita langsung foto-foto gitu, chit chat dikit. Satu percakapan yang masing aku ingat sampai detik ini. A:”Reuben, aku ada dm kamu. Kamu gak baca ya? Reuben:”sorry banget, signal disini jelek jadi gak bisa update. Wifi-nya juga jelek.” Dan ekspresi mukanya ituloh kayak merasa bersalah. Setiap ekspresi Reuben kayaknya masih terekam diotakku. Pas dia senyum, pas dia ketawa, pas dia ngejawabin pertanyaan kita. He's suppa kind and humble.
Berhubung tunist pada puasa, kita bukber di mall tempat performnya Mikha. Kita nunggu giliran performnya Mikha, kira-kira sampe jam 9. Munculah bambang dipanggung. Kita langsung excited menikmati 8 lagu yang dibawain Mikha. The best part of the show itu pas Mikha minta 3 tunists untuk naik keatas panggung dan nyanyi lagu Soulmate bagian Reff. Unfortunately, aku gak kepilih :(
Singkat cerita, show selesai jam 10an. Aku langsung balik ke hotel. Ngarepnya bisa foto sama Mikha nantinya. Nunggu 10menitan, munculah mobil yang udah ditungguin kedatangannya. Mikha turun dari mobil, dan tunist langsung pada nyerbu minta foto. Sampe akhirnya crew nyuruh Mikha dan Reuben masuk ke hotel karena besok masih ada kegiatan. Dan aku nyamperin Mikha memasang muka semelas mungkin agar Mikha iba dan mau foto sama aku. And he said : "yaudah yuk foto dulu sekali lagi".
It was the best night ever. Mungkin malam itu bakal menjadi lebih sempurna kalo ada Mada. I believe that someday The Overtunes yang bakal perform di Palembang :D
Buat tunist yang belom bisa ketemu The Overtunes, inget aja kata mereka, "Dream. Believe. Achieve.".
If I were malibu, I would be so happy..
Photoshoot: Done #MadaSpecial

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Perspektif Seorang Overtunist terhadap The Overtunes
Di post ini aku mau share pengalaman aku semenjak jadi djimba dan berevolusi menjadi sepenuhnya tunist :D Semenjak aku liat Mikha Angelo di audisi X-Factor Indonesia, aku langsung googling semua tentang dia. Sampe dipertemukanlah aku dengan channel youtube-nya The Overtunes. Video pertama yang aku liat itu yang cover Lights (pas itu aku juga lagi suka banget denger lagu itu). Kesan pertama yang didapet itu gini: "gila, keren abis. Baru kali ini denger coveran orang Indonesia seniat ini. Sampe-sampe suara di earphone kiri sama kanan bisa beda. Thumbs up!". Dari semenjak itu aku bener-bener jatuh hati dan tak bisa bangkit lagi :p
Aku mulai belajar gitar lagi, termotivasi gitu lah sama permainan gitarnya Reuben. Finger styling dia udah mendekati John Mayer! Sampe sekarang lagi ngumpulin duit buat beli gitar fender, kalo bisa sih yang malibu. Entar gitar itu aku namain markonah, kali-kali bisa dikawinin sama bambang :p. So far so good. Udah beberapa lagu bisa aku mainin. Aku biasanya belajar lagu yang di-cover sama The Overtunes. Saat ini aku lagi suka dengerin Derai-derai Cemara. Siapapun yang punya chords-nya, aku minta dong! :p
Aku juga jadi suka liat video-video yang dimasukin tunist ke youtube, dan yang terfavorit itu yang Reuben with British Accent. Darisitu aku mulai suka ngelatih accent aku, sekali lagi yaa kayak termotivasi gitu :D Kadang suka iri sama tunist yang udah pernah ngelive dan bisa meet up sama The Overtunes. Apalagi sama salah satu tunist yang udah deket sama Mada, sangkin deketnya sampe suka dijahilin di twitter :')
Menurutku pencapaian ter-wah yang udah dicapai The Overtunes adalah ketika mereka cover lagunya Avril Lavigne - Complicated, besoknya aku denger announcement dari Mikha kalau dia dipilih oleh Sony Music Indonesia untuk meng-interview Avril di Hongkong. One step closer to be known in the worldwide. Aku juga dengar kabar bahwa Mikha sudah resmi menjadi brand ambassador for Fender. Dari situ udah kebayang dong gambar Mikha (aku harap bersama The Overtunes) akan ada di berbagai Fender Store.
Band ini juga termasuk band yang netral. Baru kali ini liat band yang sebegini baiknya. Walaupun banyak orang yang bilang "mereka band baru. Kalo baru aja udah sombong, gimana mau tenar." Banyak kok band baru yang udah nuntut ini itu ke managementnya. And in my opinion bukan masalah mereka pendatang baru makanya gamau nuntut banyak, tapi udah keliatan kok mereka itu orangnya down-to-earth, engga minta pengamanan super ketat dan transportasi yang wah, dan emang style mereka itu simple. Harapan aku buat The Overtunes, tetep jadi diri sendiri, tetep pada misi & visi mereka yaitu menciptakan perdamaian, cinta, dan kasih melalui musik, dan sukses dalam menyebarkan lagu-lagu yang berbobot bagi masyarakat indonesia dan dunia. I'm rest assured, sooner or later the whole world will know who The Overtunes are. :)
Ini harapanku, apa harapanmu? @TheOvertunes
Photoshoot. #TheOvertunes
First gig of Mikha Angelo in Palembang.
Mikha Angelo spotted on today's Jawa Pos

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Join #AskReuben on twitter now! Mention @Reu_Nathaniel and tweet your Qs
old photo of Reuben Nathaniel with... malibu? is that true?