LIFE MUST GO ON
Semua orang mempunyai aspek kehidupan yang berbeda-beda kesulitan yang berbeda-beda, tinggal dengan keluarga yang mempunyai ekonomi seperti apa, apakah dia hidup sebagai generasi pewaris yang tinggal melanjutkan apa yang sudah di jalan kan oleh pendahulu nya atau hidup sebagai generasi perintis  yang mulai dari dalam jurang. Mungkin ada beberapa orang yang ingin lahir sebagai generasi pewaris namun apakah yang lahir sebagai generasi pewaris bisa melanjutkan warisan yang ditinggalkan pendahulu nya, bisa jadi dia gagal dan tidak bisa bangkit lagi dari kertepurukan atau ada juga yang berhasil melanjutkan warisan yang di tinggal kan pendahulu nya semua tergantung dengan hidup yang dijalankan nya, Seseorang yang lahir sebagai generasi pewaris mempunyai modal awal sehingga ia tidak bingung harus memulai dari mana berbeda dengan seseorang yang lahir sebagai generasi perintis
Seseorang yang lahir sebagai generasi perintis ia memulai semuanya dari nol persen, tidak ada privilege, tidak ada modal, tidak ada jaminan, seseorang yang lahir sebagai generasi perintis pasti mengiinkan hidup yang sukses juga semua orang juga mempunyai tujuan yang sama yaitu  hidup sukses, Namun bagaimana dengan seseorang yang lahir sebagai generasi perintis, lalu di usianya yang masih di bilang muda sudah harus menjadi peran kepala keluarga untuk menafkahi keluarga kecil yang ia miliki apakah hidup seseorang itu ceria terus menerus atau terkadang ia merasakan ingin menyerah tapi tidak bisa???
Seorang pria yang masih ber usia 18 tahun yang baru saja lulus dari bangku SMA mempunyai cita-cita yang sama dengan teman-teman sebaya nya, kuliah, kerja enak, hidup tenang, namun apakah hidup semulus itu??, banyak belokan atau rintangan yang di Jalani hidup nya, pemuda yang baru saja lulus SMA langsung berniat untuk mendaftar sebagai pegawai negeri namun kenyataan yang diterima adalah, dia gugur dalam tinggi badan sehingga tidak bisa melanjutkan pendaftaran nya, apakah dia berniat untuk berjuang lagi dan mendaftar lagi?? Tidak dia tahu dia harus menjalani kehidupan nya sebagai kepala keluarga untuk menggantikan peran orang tua yang usia nya sudah tidak bagus untuk bekerja lagi.
Di dalam hidup terkadang yang kita inginkan tidak sesuai dengan kenyataan hidup yang ia Jalani, kita harus merubah rencana awal, mengganti strategi yang harus dijalankan begitu juga yang dialami oleh pemuda itu, ia harus mengganti semua yang ia rencanakan dari awal dan berjalan menyesuaikan kenyataan hidup yang diberikan, usia nya yang muda ia harus menjadi kepala keluarga ia harus sesegera mungkin mendapatkan pekerjaan untuk keluarga nya yang menanti di rumah, hidup tidak semuanya penuh pencobaan ada kalanya juga hidup mendapat kan keberuntungan.














