Ketika kau tunjukkan rasa yang tidak pernah berubah, maka akan kau dapati seluruh aku yang siap untuk berdarah.
AnasAbdin
styofa doing anything

titsay

⁂
Claire Keane
wallacepolsom
tumblr dot com

blake kathryn
Jules of Nature
I'd rather be in outer space 🛸
Mike Driver

shark vs the universe

ellievsbear
taylor price
Monterey Bay Aquarium
he wasn't even looking at me and he found me

Love Begins
RMH
KIROKAZE
Stranger Things
seen from France

seen from Malaysia

seen from Lithuania
seen from United States

seen from United States

seen from Singapore
seen from United States
seen from Germany
seen from Türkiye

seen from India

seen from Malaysia
seen from United States
seen from Romania

seen from United Arab Emirates

seen from Türkiye
seen from Poland

seen from Singapore

seen from Türkiye
seen from United States
seen from United States
@kingdomrandom
Ketika kau tunjukkan rasa yang tidak pernah berubah, maka akan kau dapati seluruh aku yang siap untuk berdarah.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Menakar
-"Kalau dunia mengecilkanmu, jangan percaya. Sebab di mataku, kamu seluas semesta."
Kalau dunia mengecilkanmu, jangan mengiyakan. Mereka sering menakar dan menimbang manusia dari angka dan pujian, agaknya mereka lupa bahwa tidak semua yang berharga lahir dari sorak perayaan.
Kalau dunia mengecilkanmu, datang saja padaku. Aku tau lelah yang kau sembunyikan, luka-luka yang kau rapikan, dan harapan yang tetap kau hidupkan.
Jadi kalau dunia mengecilkanmu, jangan jadikan itu keyakinan. Buat kepalamu tetap mendongak, dengan mimpi yang menyalak-nyalak. Bagiku kau tetap angkuh dengan kepalan penuh peluh.
Dan jika dunia bersikeras memberimu ukuran yang mengecilkan, biarkan aku menjadi pengingat bahwa nilaimu tak pernah ditentukan oleh penilaian.
Datang saja padaku, mari rayakan segalamu.
Hey, dia yang memujamu layaknya malaikat, apa sudah kau kenalkan dengan iblismu yang paling laknat?
Dia jatuh cinta pada cahaya yang kau beri, apa sudah tau terkadang kau menemani setan menari?
-hehe, apa hanya aku yang tau gelapmu, atau aku salah satu iblismu?
Iman
Aku hidup di antara 2 iman:
Percaya Tuhan itu ada, dan percaya pada lelaki yang pandai membangun surga di kepala, lalu meninggalkan nerakanya di dada.
Aku menghamba pada dia yang kujadikan agama, membuatku menutup rambut hingga pangkal paha.
Sial, terjepit diantara kedua kakimu membuatku lupa punya nyawa, dan seketika juga aku lupa Tuhan itu ada.
Obrolan Setengah Mabuk
- Kadang, obrolan-obrolan yang tanpa makna justru menetap di kepala.
"Jadi, mau kau apakan dia?"
"Ga perlu diapa-apain. Asal kamu tau, laki-laki itu punya panggung sendiri-sendiri untuk perempuan."
"Oh ya, seperti apa?"
"Ada yang berperan sebagai partner bertukar pikiran, ada yang hanya untuk senang-senang, ada pemuas selangkangan, dan beberapa untuk cadangan. Hahahaha"
"Lalu aku, di panggung yang mana?"
"Kalau kamu, bebas pilih sendiri panggungmu"
"Kalau begitu, mari ku tunjukkan seperti apa pertunjukan yang sulit dilupakan"
Hahahahahaha
dan kita berdua tertawa seperti manusia yang setengah mabuk. Terlalu lelah untuk sadar, bahwa dunia memang bekerja seperti itu, jadi terima saja.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Menjadi bajingan
Mungkin, jika seseorang berubah tabiat, itu karena mengalami luka yang hebat.
Kau bilang, aku terlalu angkuh untuk pura-pura sederhana.
Aku terlalu tinggi untuk membumi.
Menjelma langit yang lupa caranya rendah hati, seolah aku hanya tercipta hanya untuk dipandangi.
Tentu saja, sambil menyeduh kopi, dan menyilangkan kaki.
Seksi, itu katamu.
Ah, tapi mulutmu pun sama busuknya dengan mereka yang kau sebut dungu itu.
Lelaki-lelaki yang datang seperti jamaah tanpa kitab, yang merubah kagum menjadi agama, dan yang diam-diam merubah arah sujudnya.
Menyembah, memuja-muji tanpa tapi.
Ya, dan sama sepertimu, mereka menjadikan vagina sebagai gerbang kemenangan, menjadikan orgasme sebagai piala tertinggi kehidupan.
Lucu bukan, aku berdiri congkak, diatas hasrat-hasrat serupa anjing yang menyalak.
Karna sesekali, aku ingin menjadi bajingan. Melihat mereka berebut kupanggil "sayang".
Jadi, jika kau masih menginginkan singgasana itu, maka datang saja. Bawa semua kesombonganmu yang paling mahal. Mengemislah bersama mereka. Mereka yang sedikit kupuji, sudah rela menjilat kaki.
Tidak usah membawa omong kosong cinta, karena kali ini aku ingin kau sembah sampai lututmu patah.
Malang, 8 Juni 2026
Gemas
Aku mencintaimu dari gemas hingga ganas
Dari kecupan manis sampai kata-kata pedas
Dari tawa lepas sampai amarah yang buas
Kau tak selalu indah, kadang bengis dan keras
Dua manusia yang pernah hancur lalu bertemu dalam satu ruas
Empati tumbuh dari kita yang sama-sama bekas
Memilih bertahan meski saling tahu di mana luka paling ganas
Jika cinta harus selalu terlihat waras,
maka aku rela dianggap gila karena kau adalah alasan yang pantas.
Pengen konsisten nulis disini tapi ga terlaksana.
Soalnya sibuk dan bahagia.
:p
Pola yang Terbaca Kepala
Katamu, aku terlihat tenang.
Ya memang.
Sudah tidak ada yang membuat aku tumbang. Hidup kan hanya tentang pola yang berulang. Aku hanya perlu sedikit berulah agar menang.
Tidak ada yang membuatku iri. Kursi yang sekarang terisi, silahkan dinikmati. Karena aku tahu, mereka tidak akan duduk, jika aku tidak berdiri.
Menyentuh secara fisik itu mudah ditiru wanita lain.
Tapi menyentuh "bawah sadar", akan membuat tinggal di kepala dan di batin.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Seiring waktu, aku merubah caraku mencintai.
Cintai orang lain sebagaimana manusia utuh yang bertanggung jawab atas dirinya.
Keintiman bukan lagi tentang membuka baju, tapi tentang membuka isi kepala. Membiarkan dia di sisi paling kacau, paling tidak rasional, paling egois, paling tidak logis.
Dan isi kepalamu, bukan menunjukkan sebagaimana kau hebat. Tapi aku melihat betapa Tuhan Maha Segala. Lewat isi kepalamu, aku bersimpuh tanpa perlawanan. Aku disekap, tanpa minta dibebaskan.
Ruang Kosong
Aku suka menulis asal-asalan.
Kata-kata lahir tanpa niat untuk dimaknai secara tunggal. Menciptakan banyak makna, bahkan kadang janggal. Tak apa, ia seperti ruang kosong.
Nirmakna.
Nirmakna bukan berarti hampa. Netral. Tidak memihak, tidak mengarah. Ia seperti kanvas yang sengaja dibiarkan putih. Bukan karena tak punya isi, tapi karena memberi ruang bagi makna untuk datang dari luar, dari kepala yang membaca, dari pengalaman yang diam-diam ikut bicara.
Apa yang tertulis tidak melulu tentang saya, bukan juga tentang siapa pun secara spesifik. Ia hanya serpihan, yang bisa jadi cermin, bisa juga sekadar bayangan yang lewat tanpa arti.
Terserah pembaca, mau mengartikan seperti apa.
Ruang Obrolan pada pukul 1 malam.
Obrolan-obrolan sederhana, dengan jari yang berbicara, bukan lagi indra. Dengannya, kata-kataku menemukan jalan pulang.
Menemukan ruang yang lapang, tak sekadar mendengar, tapi benar-benar menangkap gelombang.
Saling menyamakan frekuensi tanpa perlu banyak definisi.
Disana, semua yang pernah samar menjadi terang, semua yang terasa berat menjadi ringan.
Karena tiap emosi tak lagi ditahan, melainkan diterima dengan lapang.
Utuh, tenang, dan dimenangkan.
Terimakasih, karena perihal menyamakan sudut pandang, selalu menjadi momen yang paling membuat senang
Malang, 00.33
Aku tidak sedang mencari seseorang untuk membuatku utuh, karena utuh itu sudah kupelajari sendiri. Pelan, sepi, dan tanpa bergantung pada siapa pun.
Jadi jika kamu ingin masuk ke dalam ceritaku, pahami dulu: aku bukan kekurangan yang butuh dilengkapi. Aku bahagia karena aku memutuskan bahagia. Karena bahagia yang paling aman, adalah yang tidak runtuh saat seseorang memilih pergi.
Yang terasa rumit belakangan ini,
bukan sekadar masalah.
Tapi cara semesta ngajarin
apa yang layak diperjuangkan,
dan apa yang seharusnya dilepaskan.
Thank God, i can't believe this was real. Reconnecting again with the magic of life.
🤍🤍🤍

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
"Gigi pun menggigit lidahmu sendiri, saat kau hilang kendali."
Siapa sih yang layak kita percayai?
Manusia terlalu sering butuh pegangan, menipu otak hingga kita selalu merasa aman.
Dalam Psikologi menyebutnya bias: kita percaya karena ingin, bukan karena benar. Hari ini seseorang terdengar tulus, besok nadanya berubah halus.
Hari ini kita yakin pada pilihan, besok tiba-tiba merasa plin plan. Hari ini setia, besok bisa berubah arah tanpa aba-aba.
Jadi jangan terlalu khusyuk menaruh percaya pada apa pun dan siapa pun, karena yang tampak stabil pun bisa retak perlahan, yang terasa pasti pun bisa hilang arah diam-diam. Semua bergerak, semua bergeser, dan pada akhirnya yang kau genggam erat pun bisa lepas, pelan tapi tegas.
Jadi, siapa yang bisa kita percaya?
Negosiasi dengan Kepala Sendiri.
Hampir tiap sore di kopian, duduk diam seperti paham arah jalan.
Isi kepala sedang ramai, berisik tanpa aturan. Seolah tenang itu gampang dibeli dari secangkir minuman.
Katamu ini menjaga kewarasan, untuk tidak runtuh di tengah keramaian yang pura-pura aman.
Inhale.
Exhale.
Mengambil jeda biar tidak tenggelam terlalu dalam.
Kau bilang, isi kepala itu jangan terlalu diberi makan. Dia pandai bersandiwara, membesar-besarkan luka, menggemakan takut sampai terdengar seperti kebenaran. Mungkin benar, isi kepala seperti ombak yang akan datang, padahal sebenarnya laut sedang tenang.
Jadi aku pause sebentar, bukan untuk kalah, tapi supaya saat lanjut nanti, langkahnya masih bisa diajak pulang. Meski bising itu tetap tinggal, menetap, dan pelan-pelan jadi teman.