Satu yang aku tahu, dia akan mengasihiku tanpa tapi pun seandainya. Dia tidak menuntutku sempurna. Lalu dimana letak raguku sampai hatiku tidak juga tergerak padanya? Dan bagaimana logikaku terus menolak untuk menyerah saja?
i don't do bad sauce passes
occasionally subtle
KIROKAZE
Not today Justin
Mike Driver
ojovivo

Discoholic 🪩
I'd rather be in outer space 🛸
Today's Document
sheepfilms
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year

@theartofmadeline

shark vs the universe
AnasAbdin
Cosmic Funnies
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
taylor price

Product Placement

#extradirty

⁂
seen from Malaysia

seen from Singapore

seen from Germany

seen from Türkiye

seen from Brunei
seen from United States

seen from Türkiye
seen from Malaysia
seen from Romania
seen from United States

seen from United States

seen from Russia
seen from United States
seen from Philippines
seen from Malaysia

seen from Italy

seen from Malaysia
seen from United States
seen from United States

seen from Singapore
@kembangayu
Satu yang aku tahu, dia akan mengasihiku tanpa tapi pun seandainya. Dia tidak menuntutku sempurna. Lalu dimana letak raguku sampai hatiku tidak juga tergerak padanya? Dan bagaimana logikaku terus menolak untuk menyerah saja?

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
I wish you love me less.
Aku patah separuh.
It's my 10 year anniversary on Tumblr 🥳
Aku menyesal. Tapi penyesalanku tidak membawamu kembali padaku. -Aku menyerah-

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Tuhan, malam ini saya menyerah sebentar.
Sekali lagi, tahun ini, aku patah.
Hatiku patah berkali-kali untukmu. Dan akan kupeluk setiap remahnya, selama kau tidak pergi dariku.
Mimpi malamku pun berubah serupa penjara ketika menyertakanmu di dalamnya. Menghadirkan kembali kuncup yang aku tahu harus kembali kupatahkan sebelum memekar. Memberi sesak diujung pagi, dan membuatku enggan membuka mata. Membelenggu pada cerita yang memang tidak akan pernah ada. Hatiku terlalu pamrih untuk semua tentangmu. Akalku berkabut dan buta.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Katamu, aku serojamu. Lalu dimana kamu?
Pada akhirnya dia menawari untuk membersamaiku dan berjanji tidak meramukan topeng baru pada wajahku. Ada puluh ragu dan sendu beradu jadi satu, mengaduk perut dan dadaku. Setiap katanya lugas tanpa sisipan paksa. Setahuku tangannya tidak akan merenggutku. Tapi iblisku bersemayam dalam ceruk gelap nan dangkal, tidak terbelenggu. Mengoyak apapun yang berkilauan.
Akhir-akhir ini aku memimpikanmu terlalu banyak. Semua tercampur aduk. Lalu berbagai andai tumbuh memenuhi dadaku. Aku harus menyisihkan banyak waktu untuk memangkasnya satu demi satu.
Ku kira, tidak apa-apa menyimpan beberapa keping bagianmu untukku sendiri. Tapi itupun tidak diijinkan.
Saya pernah menyaksikan matahari meredup kehilangan kemegahannya. Tidak ada yang mempertanyakan. Hanya begitulah menjadi dewasa, kata mereka. Mahal sekali harganya.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Bertahan atau (Hanya) Keras Kepala
Saya percaya bahwa ujian-pun, beberapa kita yang memilihnya sendiri. Karenanya, untuk yang masih dalam kuasa saya, saya berusaha lebih selektif dan berhati-hati. Tidak semua ujian yang kita ambil dengan suka rela itu menyenangkan atau membawa perubahan baik dalam hidup, beberapa juga bersifat destruktif dan tidak memilki jalan keluar selain ber-evolusi. Bukan berarti semua berakhir buruk, tidak ada yang selalu hitam, abu-abu pun juga bagian dari warna. Tapi selama opsi-opsi lain tersedia, kenapa harus merusak diri sendiri terlebih dahulu?
Kepalang tanggung juga bukan alasan kuat untuk menetap pada situasi merugikan ketika sebenarnya kita sendiri yang menutup pintu keluarnya. Saya selalu penasaran dengan orang-orang yang memilih menetap pada situasi dimana setiap detiknya yang meraka lalukan adalah "berusaha bertahan" ketika mereka bisa saja memotong bagian yang lapuk dan menumbuhkan cabang baru. Apakah seberat itu melepaskan sesuatu? Apakah sangat menyakitkan untuk mengakui kekalahan? Apa mereka orang-orang yang sangat teguh atau (hanya) keras kepala? Apa saya yang terlalu skeptis atau mereka sangat beriman pada takdir? Pertanyaan-pertanyaan itu terus menumpuk tanpa sekalipun menerima jawaban yang menghapus rasa penasaran saya. Saya akan menambahkan beberapa lagi di waktu mendatang.
"Sepertinya, dia mencoba membuka pintu itu", keluh saya pada seorang sahabat
"Lalu, biarkan dia masuk", katanya
"Bukan tidak mau, tapi tidak bisa", jelas saya
"Kenapa? Bukannya tidak apa-apa?", tanya-nya pada saya
"Saya merasa terjebak pada pusaran gelap yang siap menenggelamkan saya jika ini bukan sedekar prasangka, hati saya sesak hanya dengan memikirkan sebuah kemungkinan, bagaimana saya menjalaninya?", kata saya lirih
"Kamu membuang kuncinya?", tanya sahabat saya kembali
"Saya tidak ingat dimana meletakkannya, mungkin berkarat diantara tumpukan duri, mungkin disuatu kolong berdebu. Dan dia cukup berharga untuk saya biarkan mengais-ngais sesuatu yang saya sendiri tidak ingat apakah masih memilikinya", jawab saya semakin lirih, semakin tidak yakin
"Bukankah kamu hanya perlu mengatakan 'tidak' sekali lagi", tegasnya
"Apakah 'tidak' pernah mudah?", tanya saya
Kami lalu diam, dan berhenti membicarakannya.
Hal seperti ini berulang beberapa kali dan tidak pernah sekalipun terasa mudah atau menjadi lebih ringan. Saya tidak menyukainya, semua ini merenggut kedamaian saya dan menyesakkan.