Semua orang bisa taubat, tapi proses jatuh bangun dalam dunia pertaubatan itu gak mudah. Apalagi mereka yang punya ujian SSA (same Sex Attraction).
Dari penjelasan mba itu, beliau bilang ada yang walau udah nikah masih punya SSA tapi dia udah punya habits untuk tidak melampiaskan apa yang dia rasakan tersebut jadi walau masih struggle dengan SSAnya dia sudah tidak punya lagi pemikiran untuk menyalurkannya.
Kalo anda punya SSA, ini tips yang saya rangkum dari penjelasan si mbak psikolog.
1. Perbaiki mindset anda, memperbaiki mindset artinya mengganti source of information anda, karena informasi dapat mempengaruhi pemikiran, pemikiran dapat mempengaruhi pemahaman dan pemahaman dapat mempengaruhi tingkah laku.
Mindset yang paling awal harus anda miliki anda hidup didunia untuk apa? darimana dan akan kemana? ketika ini clear, maka langkah selanjutnya akan jadi mudah.
Ambil contoh seseorang yang punya SSA telah selesai dengan pertanyaan hidup ini darimana dan akan kemana? dan yang dia dapatkan adalah dari Allah dan untuk Allah dengan keyakinan yang pasti tanpa bisa dipatahkan atau dibuat ragu.
Maka dari pemahaman ini dia akan mengetahui bahwasannya Allah hanya menciptakan dua jenis makhluk yaitu kalau bukan laki-laki ya perempuan.
2. Terima diri anda mempunyai SSA, menerima bukan berarti akan bergerak sesuai dengan perasaan SSA anda, menerima berarti tau diri punya kekurangan dan kelemahan, menerima berarti tau SSA merupakan bentuk ujian dari Allah, jalan Jihad untuk mendapatkan kasih sayang Allah, dan mungkin dengan menerima dan tidak melampiaskan bisa memasukkan anda kesurga karena Allah ridho dengan apa yang anda lakukan.
3. Setelah menerima otomatis tau dong kekurangan anda dibagian seperti apa, maka kontrollah hal-hal yang dapat membuat SSA anda bangkit, karena sejatinya manusia itu memiliki fitrah untuk menyalurkan gharizah naunya (naluri berkasih sayang, pembahasan lain gharizah nau nanti saya bahas).
4. Kalau anda sudah menjadi bagian dari part of lagibeteq dan mau sembuh, gak ada jalan lain selain keluar dari dunia itu, minggat pergi jauh-jauh. Inget banyak orang mati gegara penyakit menular yang mayoritasnya adalah LSL.
Nanti jadi gak punya temen? kalo anda percaya hidup ini untuk Allah, Allah yang akan gantikan temen-temen anda itu, asal kan anda mau berusaha.
5. Selalu minta pertolongan Allah, karena penyakit SSA anda tidak akan pernah sembuh tanpa pertolongan Allah kalo sudah kumat karena kebodohan anda dan si SSA anda kumat maka langsung bersimpuh dihadapan Allah.
6. Yang belum pernah come up mendingan gak usah come up, yang udah terlanjur gimana? taubat kalau masih percaya Allah maha penyayang dan juga maha adil.
6 itu aja yang bisa saya tuliskan poitnnya sebenarnya point paling penting ada di point nomor 1, source of information karena ini yang mempengaruhi langkah kita.
Untuk hal-hal teknisnya ya kalo anda perempuan bergayalah seperti perempuan, kalo anda laki-laki bergayalah seperti laki-laki, ini gak nyembuhin tapi paling tidak mengingatkan anda itu laki-laki jadi keliru kalau keinginan seksualnya sama laki-laki dan begitupada dengan perempuan, selain itu rajin-rajin dzikir pagi petang, karena beberapa orang memang menyukai sesama jenis karena persoalan jin, percaya gak percaya tapi itu terjadi.
Udah diruqyah masih aja gak sembuh? artinya ujian anda itu, berusahalah semoga dari usaha anda untuk tidak menyalurkan SSA anda itu bernilai pahala disisi Allah.
Tersiksa? bersimpuhlah dihadapan Allah kalo tersiksa, ketenangan hati itu Allah yang kasih, Allah yang beri. Jadi mintalah kesembuhan itu pada Allah.
Masih digangguin mantan? blockir, kalo punya duit pindah kota aja.
Tips terkahir yang perlu diingat, Gak usah berharap harus mutlak sembuh karena itu mutlak Hak Allah kapan mau nyembuhin SSA anda, tapi paling tidak jangan sampai perasaan itu diikuti oleh tindakan, karena yang dihisab adalah tindakan bukan perasaan.
Anda berjuang bukan untuk sembuh tapi untuk berporggres, mungkin kalo dulu setiap kali liat yang menarik langsung dideketin, kalo udah taubat kan bisa dengan menundukan pandangan.
Jangan jadikan berjuang sebagai beban yang gak berujung, jadikan itu sebagai ladang nyari pahala, apalagi kalau selama ini anda sudah banyak berbuat dosa gegara SSA anda.
Dan yang belum pernah come out, stop it. Gak usah.
Lah enak nio ngomong doang ngerasain gak, saya memang gak diuji disoalan itu, tapi selama perjalanan saya nemenin orang hijrah.
orang taubat lalu hijrah itu punya ujian yang berbeda-beda dikiranya sekali dia taubat dan masuk komunitas hijrah punya temen taat, dia automatically jadi bener gitu? gak,
kalo kalian ngeliat anak hijrah yang sekarang jadi hebat ibadah dan pertahanan dirinya, jangan salah disana selain ada pertolongan Allah, ada air mata, energi, dan pengorbanan para guru-gurunya, dan usaha dia jatuh bangun dalam istiqomah dan meningkatkan amal ibadah.
Apalagi dijaman ini karena beberapa kali berhadapan sama orang begituan, akhirnya saya nyadar didunia ini gak ada orang normal, semuanya pada sakit, tinggal diingat aja mau berjuang mengobati atau menderita karena itu?
Saya sudah 3 kali berhadapan sama orang yang punya ujian SSA, dari 3 orang itu belum ada yang sembuh sama sekali sampe sekarang makanya saya bilang gak usah berharap sembuh.
Tapi, mereka semua berjuang untuk tidak menyalurkan perasaan mereka, dan lucunya 3 orang ini punya latar belakang yang berbeda-beda, yang 1 punya SSA karena keluarganya hancur banget pola asuhlah bahasanya, yang kedua dia punya SSA karena pengaruh lingkungan, yang satunya bawaan lahir keknya, soalnya ditelisik keluarga normal, lingkungan normal, tapi ada SSAnya.
Alhamdulillah mereka pelan-pelan berusaha untuk tidak dikontrol perasaan SSAnya, kadang saya iseng nanya kalian kalo liat cewe cantik tertarik gak? ada yang jawab iya, ada yang bilang bukan seleranya (wkwk),
Kadang saya kasian kalau mereka di suudzonin, tapi ya mau gimana, saya cuma suruh mereka terima aja itu bagian dari perjuangan, gak semua orang harus nerima kita, gak semua orang harus memahami kita, dan gak semua orang harus mengerti kita.
dari 3 orang itu 1 udah pernah berhubungan badan, jadi emang dia ini sulit banget untuk bisa ngontrol nafsunya, kadang kek bunglon karena diam-diam masih sering gaul sama komunitas pelanginya, tapi ya begitulah dunia hijrah itu masing-masing berjuang, yang paling penting emang sebanyak apapun drama, Allah yang harus jadi tujuan.
Sebagai manusia mereka gak patut dibenci, tapi kalo sudah kampanye dan minta diterima, ini udah cerita lain, udah hal lain.
Orang yang punya SSA kalo udah terlanjut come out hanya perlu diarahkan dan memang harus ada yang ngarahin, tapi kalo belum silahkan diskusikan masalah anda itu hanya kepada Allah.