ini cerita tentang “episode ini” . yang merasa kering, gak terarah , ga ada pencerahan . seneeng iya. rejeki adaa. tapi gak maju-maju ? (istidraj?? naudzubillaah)Â
-, malam menjadi benar-benar malam di tanah perantauan .Â
secangkir kopi berteman suara AC , di Kota Berkabut Asap
seperti magic-magic sebelumnya
yang puluhan kali , ratusan kali, bahkan ribuan kali berulang
magic yang Engkau tunjukan .
aku sebut itu “pertanda” . aku sebut juga “bimbingan”
,-malam ini kopi benar-benar mengantarku pada tahapan evaluasi langkah.
ini pertanda aku untuk mengurai episode, agar tahu sedang ada di episode mana aku ,Â
setiap  orang punya eposidenya. tak mungkin sama
episodeku sekarang. tentang bimbingan setelah lama tak minta di bimbing.
aku fikir setiap kita pasti melewatinyaÂ
rasa dimana semua lancar-lancar saja
masalah bisa diselesaikan begitu saja
dan hati merasa bahagia-bahagia aja .
tapi terasa hambar, tujuan tidak tecapai, jalan ditempat, gak terarah .
-, kembali lagi ke topik pertanda dan bimbingan .
boleh lah kita analogikan dengan penulisan tugas akhir kampus atau skripsi, semakin malas bimbingan dengan dosen, semakin jauh jadwal sidang .Â
semakin lama so’ tau dalam pengerjaan dan tanpa melakukan bimbingan, semakin jauh dan tinggi pula presentasi kesalahan penyelesaiannya
meskipun dengan setumpuk alasan ini-itu, bisnis lah, karya lah, kegiatan social lah, semua tidak dipahami sang “result” . kamu tidak bimbingan, maka pekerjaan tugas akhir/ skripsi mundur untuk selesai.
begitu juga dengan pilihan hidup . (ciee berat amat pak.)
begitu juga dengan pilihan kita , mau minta bimbingan sama yang Empunya kuasa , atau kaga . teserah kita . yang pasti “result”nya berbicara .
hebatnya Allah, dan baiknya Allah, selalu kasih bimbingan dan pertanda , yang efektif dan efisien . asalkan kita minta . (hueehehe)
begitupun dengan aku . yang minta sama Allah ketika diperjalanan menuju padang (waktu itu nganter mentor ke padang, tujuannya jakarta, harus ke padang,karena di RIau berasap dn ga ada pesawat yg bisa terbang), katanya nihhh, kalo kita ngarep doa ingin di kabul, salah satunya ketika kita lagi ada di perjalanan , dan hujan.Â
-kebetulaaan banget, hari itu hujaan . dan lagi dalam perjalanan . kompleet kan . singkat cerita , doa pun dipanjatkan . pada kondisi yang diriwayatkan doa mustajab di kabul .
dalam hitungan jam doa terkabul
dengan cara Allah yang paling efektif dan efisien .alhamdulillah. rasanya sakit dan penyebabnya  sangaaaat gak logis .
mari coba aku deskripsikan rasanya , deskripsi singkat saja,
kondisinya sama ketika panas terik , uang pas-pasan, bela-belain beliÂ
susu soda, susu sodanya di bawa ke kosan, pas buka pintu kosan pelastiknya jatoh dr tangan karena jari “pabeulit” antara megang kunci atau cantelan keresek. susu sodanya  menghilang, pecah, dan kita cuma bisa masuk ke kosan, dan berharap menghilangkan haus dengan air mineral galon di dalam kosan
tapi alhamdulillah nya , tepat setelah sakit nya, setelah gondoknya , setelah cape hati nya .... tepat setelah itu , ceritanya berubah, menjadi cerita yang lebih teraarah  dan banyak dapat pencerahan.Â
“Allah punya jalanNya untuk mengingatkan kita”
ketika kita sedang konsen, suggest diri kita, bahwa air galon mineral bisa menghilangkan dahaga, dan berencana langsung menidurkan diri agar lupa haus nya , tiba-tiba... ibu kosan mengetuk pintu , ngasih sop buah kebetulan baru beres acara arisan di rumah nya. sop buah yang es nya masih gede-gede, di atas mangkok , ada sendok yang gagang nya masih kerasa dingin. tinggal bilang makasih ke bu kos. lalu tinggal llllleup  di minuuuuuum sampai habiis..
 ketika ketentuan sudah bicara. jeng-jeng-jeng. beres semua . berees semua , beres semuaa. begitulah ceritanya . semoga bisa mengambil hikmah . :)Â
laluu? ini cerita aapa? kisah apa? tujuan nya apa? sop buah?
coba sharing saja,  siapaa tauu nih. siapaa tauuu... ada yang lagi berada 1 episode sebelum “episode bimbingan” . yang mana ceritanya perasaan lancar-lancar mulu, rejeki ada mulu , tapi karena ga minta bimbingan , jadi jalan di tempat . rejeki jalaan, hati seneeng, tapi jalan di tempat. kagak maju-maju. siapa tau ada yang sedang berada di episode tersebut . mau sharing . ternyata , setelah itu... ada episode bimbingan, sakit duluu lalu setelahnya ada percepataaan .dengan syarat  minta di bimbing. minta dulu.
jujur aja, setelah masuk ke episode bimbingan, semua nampak terbuka lagi, lebih cerah lagi, lebih terarah lagi .Â
alhamdulillah , wasyukrillaah .Â
“Ya Raab, berikan kami rezeki yang berlimpah, dan ilmu yang memumpuni “
bila rezeki itu ada di langit, maka turunkanlah
bila rezeki itu ada di bawah bumi, angkatlah
bila rezeki itu jauuh, dekat kanlah
bila rezeki itu lama datangnya, percepatlah.
jangan tanggung untuk meminta . karena Allah memerintahkan untuk meminta banyak . jangan minta yang kecil-kecil , seolah kau meremehkan Allah . minta yang besar-besar. minta kompetensi untuk mendapatkan yang besar .Â
jangan lupa , ingat, minta kemampuan untuk mencapai aa yang kita pengenÂ
“ keberhasilan itu bisa dicapai setiap orang, asalkan syaratnya terpenuhi “