Kalila masih terdiam. Mencerna kaliamat yang baru saja diucapkan Ubay. Saling mengenal sejak lima tahun terakhir, kali ini Ubay benar-benar membuat kejutan.
K : (ragu, namun akhirnya mengeluarkan suara) "Jangan becanda lo..."
U : "Trus, lo gak mau nikah sama sahabat lo yang gila ini?"
K : "Bay...." (nada suara Kalila sedikit naik)
U : "Mungkin lo kaget. Tapi gue benaran, gak becanda. Kalau lo butuh waktu mencerna ini, silakan. Lo punya kesempatan seluas-luasnya..."
K : (terdiam dan semakin kehilangan kata-kata)
U : "...Tapi jangan lama-lama. Karena lo tau kan rasanya diabaikan? Gak enak!" (Ubay tersenyum menutup kalimatnya dengan santai)
Kalila menarik nafas panjang. Ia berdiri dan menyambar ranselnya.
Ubay lekas menyusul langkah sahabatnya. Ia melupakan benda-benda miliknya yang masih terhampar di sekitar tempat mereka duduk.
K : "Lo lupa? Gue bawa mobil sendiri.
U : "Yaaa.... kalau lo mau bisa aja gue anter."
Kalila menghentikan langkah.
K : "Lo jangan makin aneh deh. Kalimat lo yang tadi aja belom bisa gue cerna. Sekarang sikap lo malah gini. Tolonglah Bay.... stop bikin gue bingung. Daaan...."
U : "Okay... Okay... gue gak akan nambah kebingungan lo. Silakan lo pulang. Sendiri, karena lo bawa mobil. Seperti biasa. Okay... dan gue... akan balik lagi ke dalem."
K : (menghembuskan nafas, kesalnya tampak tak juga reda)
U : "Gue paham, lo kaget. Tapi gue gak pernah bisa menemukan waktu yang tepat untuk ngomong ini supaya lo gak kaget Kal. Jadi gue minta maaf udah bikin lo gak nyaman. Tapi sekali lagi gue tegaskan, gue gak becanda."
Ubay menatap Kalila. Tatapannya dalam dan tajam. Kalila menyelami tatapan itu. Ia melihat keseriusan dan ketulusan disana. Namun ia masih belum mampu menimpali ucapan-ucapan Ubay.
K : "Gue balik." (Kalila beranjak menuju parkiran)
U : "Gue sayang sama lo dari dulu Kal..."
K : (menghentikan langkah namun tidak menoleh)
U : "... Dan gue yakin lo tau itu. Entah itu sebagai sahabat atau sebagai lelaki dimata lo."
Kalila melanjutkan langkahnya.
Sebuah Cerita Pendek yang sengaja dipotong menjadi beberapa bagian. Ditulis oleh seorang pengangguran pada Juli 2021.