Kunjungan ke Wanakerta, Garut. Alhamdulillah disambut baik sama warga dan kepala desa di sana. Tapi bingungnya, kita megang 5 RW!!! Dan satu RW ada beberapa RT!!! 😅 Bismillah.
Not today Justin
Today's Document
🪼
I'd rather be in outer space 🛸
Monterey Bay Aquarium
cherry valley forever

tannertan36
Stranger Things
$LAYYYTER
we're not kids anymore.

KIROKAZE
h
todays bird

ellievsbear

pixel skylines
NASA

JVL
RMH

izzy's playlists!
seen from Pakistan
seen from Ukraine

seen from Brazil

seen from United Kingdom

seen from Paraguay

seen from United Kingdom

seen from France

seen from Brazil
seen from Bosnia & Herzegovina
seen from Bosnia & Herzegovina
seen from Brazil
seen from Philippines
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
@haniwidiani
Kunjungan ke Wanakerta, Garut. Alhamdulillah disambut baik sama warga dan kepala desa di sana. Tapi bingungnya, kita megang 5 RW!!! Dan satu RW ada beberapa RT!!! 😅 Bismillah.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Tentang Wathever 20th
Awal ikut kumpul KKN bareng kelompok, kira-kira seminggu yang lalu, aku datang terlambat. Itu pertama kalinya juga aku bertemu wajah baru dan tentu saja ada beberapa kekhawatiran dalam diriku untuk mereka. Apa aku bisa berbaur dengan mereka? Bagaimana aku harus bersikap? Apa bercandaanku akan satu rel dengan mereka? Apa mereka bisa menerimaku? Aku hanya diam, mengangguk dan tersenyum saat itu. Mendengar masukan mereka, titah mereka, dan candaan mereka. Jujur, aku tipe anak yang susah untuk berbaur di lingkungan tertentu. Walau tidak selamanya aku seperti itu. Kumpulan kedua, aku sudah bisa tertawa dengan mereka, memberi vote untuk pertanyaan pilihan mereka yang diajukan untukku, juga mereka yang tidak segan untuk bercanda dan bertanya padaku lebih dulu. Teman kelompokku sekaligus teman baikku bilang, "Tau nih si Hani diem ajah gera ih. Tapi lumayanlah hari ini dia udah ketawa-ketawa." Pertemuan ketiga, kami sekelompok (tidak semua) survey ke Garut. Ya sekedar silaturrahmi dan memperkenalkan bahwa akan ada anak UIN Bandung yanh KKN di sana nantinya. Di sanalah, aku mulai berbicara dan bercanda -sedikit- dengan mereka. Aku yang mulai bisa berbaur, aku yang kulai bisa mnegerti situasi, aku yang mulai mengerti seperti apa tingkah mereka, juga aku yang mulai mengerti bahwa aku boleh bersikap sebagaimana aku.
Apakah Menarik untuk Diteliti?
Selamat sore.
Dimulai dari sekarang, pukul 16.04 WIB, aku berpikir kembali tentang sesuatu.
Sudah 2 hari ini aku disibukkan dengan pencarian bukti kuat atas permasalahan yang akan kuajukan untuk judul proposal nantinya.
“Kamu harus cari dulu buktinya.”
Kata-kata itu membuatku, hari ini, mencari bukti benar adanya isu permasalahanku yang ingin kuangkat nantinya. Aku mencari bukti di google. Oke, sudah ada beberapa yang akan kupakai untuk pembuktian. Tinggal besok aku mencari bentuk nyata dari kasusku.
Tapi entah kenapa, aku berpikir, apakah sebuah penelitian itu hanya dilihat dari sisi menarik atau tidaknya saja?
Aku mengangkat masalahku, karena aku ingin pecinta salah satu rubrik dalam koran tidak kecewa. Makanya aku ingin mengeluarkan pembuktian dengan hadirnya penelitianku nantinya. Entah apa hasilnya nanti, semoga itu bisa membantu menjawab pertanyaan khalayak selama ini.
Sedangkan temanku, dia mengajukan permasalahan minat menulis mahasiswa di media kampus. Tapi dosenku mengatakan, “Sudah banyak itu. Tidak terlalu menarik.”
Ucapan dosen itu sebelumnya masuk ke dalam otakku dengan cara aku membenarkan hal tersebut. Iya, penelitian itu sudah biasa.
“Pokoknya gue mau neliti itu. Gue mau neliti tentang minat menulis mahasiswa,” ujar temanku setelah kita pergi dari hadapan sang dosen.
Dari perkataannya, aku berpikir kembali, apakah penelitian itu tidak bisa dilihat dari seberapa kita ingin memberitahu khalayak tentang suatu kasus?
Mungkin temanku itu ingin melihat bagaimana minat menulis mahasiswa menjadi seperti itu? Apakah bobrok atau malah melonjak tinggi, kenapa itu bisa terjadi, dan lain sebagainya.
So, apa sebenarnya tolak ukur menarik atau tidaknya sebuah penelitian?
Boleh dijawab kebingungan saya ini :)
Perjodohan, Nikah
Jika orang lain membaca di perpustakaan atau tempat nyaman seperti taman, cafe, atau apapun itu yang sifatnya menenangkan hati, aku lebih senang membuka media sosial seperti blog atau tumblr di bis.
Perjalanan Bandung - Tangerang membutuhkan 5 sampai 7 jam (kalau macet bisa lebih). Tak ada yang bisa kulakukan selain mendengarkan musik atau membaca sesuatu di sini.
Hampir semua blog teman-temanku, tulisan tumblr teman-temanku pun aku baca di sini.
Hari ini, ketika bis yang kutumpangi sedang berhenti untuk istirahat, aku membuka beberapa blog dan tulisan tumblr teman-temanku. Semuanya hampir tentang nikah, pertemuan, dan jodoh. Sesekali aku tersenyum membacanya.
Pertama, aku membuka blog milik temanku yang kini sudah menikah. Ia menikah dengan laki-laki keturunan Jepang-Pakistan. Kubaca dan sesekali mengulum senyum. Dia menceritakan awal mula ia kenalan dengan laki-laki soleh itu karena memang ini sudah diatur oleh-Nya.
Kedua, aku membaca juga di blog tentang hakikat dari jodoh
Ketiga, keempat, kelima. Semua tentang nikah dan perjodohan.
Lucu, tapi mungkin memang sudah saatnya mereka bertanya, kapan mau bawa imam ke rumah?
Jangan lupa, berbukalah dengan yang manis 😊 (at Binong Permai, Curug-Tangerang)

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Pindah itu butuh perjuangan. Mencoba melupakan yang lama, lalu menemukan tempat baru untuk singgah. Paypay 👋 (at Bandung, Indonesia)
Merem begini cuman mau gaya sambil nunjukin hasil karya 😁 (at Chingu Cafe)
Congratulation for our lilsist!!! Dua kali ga keterima, akhirnya waktu keterima pun tiba. Selamat menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi di STIT Islamic Village Tangerang. Semoga nanti bisa jadi guru PAI yang baik 😁 (at Stit Islamic Village)
Ceritanya mau nemenin aku buka shaum. Makaciiiwww 😁 (at Bandung, Indonesia)
Make up??? Iya, da disuruh sama dosennya kalo ujian announcing and presenting (hari ini) harus dandan 😂 (at Kampus UIN Sunan Gunung Djati Bandung)

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Kata mamah, Abid ganteng pake baju itu. Kata bapak, Abid kaya tukang katering kalo pake baju itu 😅
Dari hobi nulis di blog aja bisa dapet materi keren tentang menulis kece sama makan gratis 😍 . . . Kalo kata Bang Aswi (Blogger Bandung), mainkan tulisan. (at Bandung, Indonesia)
Lagi dan lagi kita nyari makan gratis 😅 ( @RoadBlog 2016) (at Best Western Premier La Grande Hotel)
Sesuai yang dijanjiin, ini dia vidgram hari ini.. . . . . . Happy Anniversary Jurnalistik 18!!🎉🎊🎂 (at Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung)
Jauh-jauh ke Cimol cuma buat makan bakso gratis sama cilok telor. Fix!! Si ibu tokonya balas dendam ke aku! Hahaha . . . . @giovanydewia @gina.oktaviani (at Cimol)

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Penulis : Ratna Sarumpeat Penerbit : Naura Books ( PT Mizan Publika) "Kita ini korban, Wan. Korban dari kebencian dan kemarahan orang lain. Buka mata kamu. Tanyakan di luar sana kenapa saya dilahirkan sebagai anak Maluku dan beragama islam? Tanya! Tanya kenapa Melky yang sekarat itu lahir beragama kristen. Tanyaaa!" -Ali (168)- Berkisah tentang bagaimana sekelompok intelektual muda (Ali, Melky, Ridwan, Mey, dll) dalam menolong korban dan menyuarakan damai melalui organisasi Pemuda Maluku Baku Bae (PMBB), bagaimana mereka dimusuhi dan diintimidasi oleh pihak bertikai termasuk aparat, mengikuti dengan sedih petualangan cinta Ali dan Mey yang notabene beda agama, memahami betapa pertikaian antaragama mampu mengobarkan api kebencian. Novel ini membuka mata kita, betapa kerusukan maluku yang selama ini diasmsikan sebagai konflik horizontal (umat islam dan kristen), sebenarnya memiliki kompleksitas yang hingga hari ini balum juga terungkap. (at Bandung, Indonesia)
Es Kuwut Kuta Bali. Kuliner Serang, Banten.