quarter life crisis
who would think that our quarter life crisis will be an actual pandemic crisis?!
Be strong, self.Â

Product Placement
hello vonnie
Jules of Nature
dirt enthusiast
$LAYYYTER
d e v o n
Xuebing Du

Kaledo Art

Discoholic đŞŠ

noise dept.
NASA
YOU ARE THE REASON

pixel skylines
Monterey Bay Aquarium

â
wallacepolsom
taylor price
styofa doing anything

JBB: An Artblog!
seen from TĂźrkiye

seen from Malaysia

seen from Malaysia

seen from Austria
seen from Spain

seen from Malaysia
seen from Japan

seen from Singapore
seen from United States

seen from Malaysia
seen from Germany

seen from Malaysia
seen from TĂźrkiye

seen from Italy

seen from Malaysia

seen from TĂźrkiye
seen from United States
seen from Malaysia

seen from United States

seen from Japan
@halomut
quarter life crisis
who would think that our quarter life crisis will be an actual pandemic crisis?!
Be strong, self.Â

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Pernah ga mikir, apa gue selama ini salah langkah ya.. apa harusnya dulu ga ambil yg ini ya. Kenapa gue jadi ga punya mimpi gini, dulu perasaan punya mimpi. Tapi sekarang, hidup rasanya jalan aja apa adanya, yg penting gajian, tapi tanpa tujuan...
Otak
Travelling is a blessing : South Korea
Alhamdulillah bisa balik lagi log in tumblr (lupa password dan email yg dipake  cuy)
Kali ini mau cerita tentang perjalanan ke negeri para oppa yaituuuâŚ. Korea!!! Yap. Buat yang penasaran ngapain sih si Muti ke Korea minggu lalu, yak boleh dibaca post tumblr ini ampe kelar yak.
Travelling is a blessing. Menurut gw perjalanan itu merupakan nikmat luar biasa yang patut disyukuri. Entah itu jalannya pake uang tabungan sendiri, atau dibayarin (apalagi ini mah). Bisa berangkat ke Korea sebenernya bukan suatu hal yang muti rencanakan, kalo dipengenin sih iya pasti.
Perjalanan ini bermula dari email UI yang menyatakan kewajiban penerima beasiswa Daewoong Foundation batch 2015/2016 untuk mengirimkan kelengkapan berkas yang selanjutnya akan diseleksi untuk berangkat ke acara Daewoong Foundation Scholarship Gathering di Korea 2017. Niat awal hanya untuk menuntaskan kewajiban sebagai penerima beasiswa, akhirnya kirim lah berkas. Sambil kirim berkas ya sambil di shalawatin jugaa, terus sambil nonton variety show korea sambil shalawatan juga :âD (kan siapa tau kan bisa berangkat beneran). Eh  Alhamdulillah, Allah Maha Baik, dapet pengumuman kalo lolos ke tahap interview. weew!. Pas di interview ya gitu2 aja sebenernya standar, justru awalnya gabakal nyangka bakalan seorang muti yang lolos buat berangkat, karena ada kandidat lain yang menurutku lebih excellent. Tapi sekali lagi, rejeki emang ga ada yang tau datangnya dari mana, lewat siapa dan kapan. Alhamdulillah, dari 20 penerima beasiswa, muti yang diberikan kesempatan untuk diberangkatkan ke Korea untuk acara tersebut. Jadi buat kemaren yang nanya âMut lanjut S2 di Korea ya?â (aamiin), âMut, jalan-jalan sendirian di Korea?â atau âMut itu dibayarin tempat kerja nya muti yah ke Korea?â Jawabannya udh jelas ya guys, me ke Korea sebagai wakil dari Indonesia (berdua sama Citra anak ITB) untuk dateng ke Scholarship Gathering :)
Schedule utama dari Daewoong mulai tanggal 20-22 Juli. Peserta yang ikut gathering ini ada 5 negara (Indonesia, Thailand, Vietnam, Phillippine, China), masing-masing negara diwakilkan oleh 2 orang dan 1 orang staff Daewoong masing-masing negara tsb. Muti dan Citra flight tanggal 18 Juli malam, dan sampe di Incheon tanggal 19 pagi.
19 Juli 2017
Sampai di Incheon sekitar jam 8 pagi, riweh2 imigrasi dan nungguin koper ya kira-kira kelar jam 9. Udah ditunngu sama Khansa di gate 9 pintu keluar. Khansa adalah yang nge-guide dan nemenin kita selama acara daewoong gathering, dia juga lagi intern di daewoong korea, dan dia udh 4 tahun tinggal di Korea, ngomong bahasa korea nya udah fasih banget lah gausah diragukan lagi. Langsung deh cus ke hotel di daerah Gangnam. Karena hari pertama ini acara resmi dari daewoong belum dimulai, jadiii free time yey!. Nyampe hotel, istirahat bentar dan mandi terus langsung explore seoul. Kali ini ditemenin juga jalan-jalan nya sama seniornya Citra dari ITB yang kuliah S2 di Korea University, namanya Ka Dimas. Pokoknya Khansa dan Ka Dimas penyelamat banget lah dan kombo terbaik! Hari pertama kita full jalan-jalan ke tempat iconicnya Korea kayak Gyokbukgung palace (lewat depannya doang, kagak masuk wkwk), Insadong,Myeongdong, N Seoul tower, dan Line store Cafe. Ke tempat-tempat itu semua kita bolang naik subway dan busse.
[Line subway yang kalo diliat bikin pusing, garis kemana-mana]
Sistem transportasi di Korea emang beda jauh, jauh bangettt sama Jakarta punya. Subway nya nyaman, aman, dan teratur. Terus juga, kan tiap stasiun subway ada eskalator yah, kita harus standing still di sebelah kanan, karena sisi kiri hanya untuk yang mau jalan cepet alias lagi buru-buru. sip. Hal lain yang gw perhatiin dan awalnya nganggep aneh adalah, jarang ada tempat sampah di sepanjang jalan. Jarang banget ada tempat sampah, tapi hebatnya adalah ga ada sampah samsek di jalanan. Luar biasa sih orang-orang korea, kayaknya mereka punya kebiasaan ngantongin sampah sampe ketemu tempat sampah atau ya kalo ga ketemu di bawa pulang sampahnya.
20 Juli 2017
Jam 8.00 pagi kita harus udah siap2 dan check out dari hotel. Naik bus bentar, terus sisanya jalan kaki buat ke Daewoong Headquarter. Dengan gerek2 koper di jalan ditambah panasnya Seoul yang panas dan engeb bangetz, pokoknya combo lah! Sambil gerek koper sambil ngobrol dan kenalan juga sama peserta lain, karena itu hari pertama kita semua dipertemukan #ciee
Acara Daewoong Foundation scholarship gathering pun resmi dibuka. Disini kita perkenalan diri satu-satu terus juga ada introduction dari PT Daewoong Pharmaceutical Korea.
Ahiya, sebagai perkenalan, PT. Daewoong Pharmaceutical ini pusatnya jelas di Korea, dan sebagai global healthcare industry, Daewoong juga ada di Indonesia, Vietnam, Thailand, China, Philippine, India. Di Indonesia sendiri kantornya ada di UOB Plaza, Jalan MH Thamrin terus factorynya ada di Surabaya. Salah satu divisinya ada Daewoong foundation yang memberikan scholarship/beasiswa ke mahasiswa. PT. Daewoong Pharmaceutical ini udh well known dan well established banget lah di Korea, perusahaan besar dan leading di industri farmasi korea. Info lengkapnya bisa kunjungi website www.daewoong.com ya.
Oke, sekitar jam 11 siang kita semua dibawa ke Healience semacam  tempat pengasingan enggak deng itu di desa gitu nama daerahnya kusendiri lupa apaan. Pokoknya naik-naik kepuncak gunung. Sekitar 1,5 jam dari pusat kota. Sampe disana bodohnya muti ngira bakalan agak dingin sejuk gitu kan (kayak puncaknya jakarta), eh tau nya saudara-saudara⌠sama aja panasnya, bahkan kayaknya lebih panasss hiks.
Healience ini salah satu fasilitas punyanya Daewoong, tempat dimana karyawannya bisa nge-heal pikiran, badan dan semuanya pokoknya. Di healience ini ga ada sinyal, terus makanan di restaurannya juga no salt! (alias hambar) tapi sehat, terus juga penginapannya gapake AC (kebayang gaak panasnya udh kayak apaan tuh di dalem). Ohiyaa, semua peserta di healience ini pake baju seragaman gitu ala-ala spa/sauna yang kalian liat di drama-drama korea atau variety show. seru yak? Kegiatan kita di Healience ini ada Forest Theraphy, semacam yoga (lupa nama terapinya apa), Healing kiva (ini magrib2 sambil duduk disekitar api unggun makan sweet potato yum), spa/sauna juga ada.
                      [Forest Teraphy]
[Semacam yoga, tapi kayak massage diri sendiri gitu, lupa nama teraphynya apa]
21 July 2017Â
Bertolak ke Osong Factory. Ini semacam studek farmasi gitu sih. Kita kayak touring gitu ke QA departement, QC dan juga productionnya. Slightly the same kayak yang di Pfizer atau taisho gitu. Terus lanjut ke DMD center yang ada di daerah Yongin. Nah DMD Center ini kayak satu komplek isinya punya Daewoong semua. Ada HRD Center, Bio Research Center, bahkan ada kandang beruangnya juga!! Kita juga touring di Bio-Research Centernya tapi cuma 10 menit. Karena emang hanya sekitar lihat gitu kalo ini loh instrument yang dipunya, terus ruangan-ruangannya juga ditunjukin. Terus ya ada smart screen lebar gituuu disana (keren abis sih ini, maapin muti norak).Â
                        [Osong Factory]
[Bio research center]
                         [DMD Center]
Setelah touring fasilitasnya Daewoong, sore nya ada team building peserta. Yang ini aku ga ikut acaranya, karena demam dan flu, cupu emang akhirnya kumemutuskan untuk tidur dulu sejenak. Nah terus malemnya, kita BBQ Dinner satu meja bareng sama mister2 Daewoong korea yang akan dikirim ke Indonesia. Jadi peserta indo, duduknya bareng sama mister2 yang akan dikirim ke indo; peserta thai duduk bareng sama mister yang akan di kirim ke thai danselanjutnya. Ngobrol sama mister2 itu awkward sih awalnya, tapi seru juga wkwk. Mereka ngeluh belajar bahasa indonesia yang ribet dan susah katanya. BBQ dinner ini enak banget sih asli. Ahiya makan beef nya pake bismillah aja daripada nambah sakit kan kalo ga makan.Â
22 July 2017Â
The last day
Hari terakhir rangkaian acara Daewoong scholarship gathering ini full diajak jalan-jalan dan ngerasain korean culture oleh pihak Daewoong. Masuk Korean Culture Village pake Hanbok, terus bikin stamp dengan nama korea sendiri, dan yang daebak sekali adalah diajak naik Han River Cruise + Firework!! Romantis banget dah ini emang.Â
Ahiya, di hari ini juga kita rasanya makan banyak bgtt! makan siang dengan menu samgyetang (chicken soup) porsi super banyak gapaham lagi, dan enak bgtt! (sekali lagi makannya pake bismillah) terus sore nya dikasih makan beef lagi dan juga enak banget tapi perut masih kenyang haha.
Having fun all day pokoknyya super!Â
Kembali ke hotel, terus baper sama peserta lain karena ini hari terakhir bareng-bareng dan besoknya udh flight pulang :(. Peserta dari Philippine, China, Thai dan Vietnam semuanya friendly, baik dan asik banget diajak ngobrol. Bakalan kangen banget sama mereka pokoknya
23 July 2017
Hari terakhir di korea
Hujan derassss bgtt dari pagi, badai! yak, langitpun menangis karna hari ini hari muti dan citra balik ke Indo well lebay abaikan
Biarpun hujan, muti dan citra (anak yang baru pertama kali ke korea dan demen kpop ini) tetep nekat berangkat ke SMTOWN @Coexartium, untungnya ditemenin Khansa dan anak Philippine sama Thai. DI SM cuma sekitar 45 menit terus langsung balik ke hotel karena harus flight soree.Â
Sejujurnya ini pertama kalinya mepetttt bgt dateng ke bandara. bayangin aja, flight jam 4 tapi abis zuhur baru jalan dari hotel naik airport travel. Untungnya Seoul-Incheon ga macet kayak jkt-cgk yah.Â
5D4N in South Korea was an unforgettable moment in my life sih, like really!! Bahkan awalnya udh sampe di Korea pun muti masih gapercaya kalo beneran udh menginjakan kaki di Korea.Â
Alhamdulillah ya Allah, dan Terimakasih banyak Daewoong Pharmaceutical Indonesia & Daewoong Foundation atas kesempatan dan pengalaman berharga yang sudah diberikan. Kapan-kapan kalo ada program ke Korea gratis lagi aku mau lagi dong, wkwk.
Untuk temen-temen yang punya kepengenan apa gitu, jangan lupa dishalawatin yahâŚ. siapa tau insyaAllah bisa dapet. Entah itu rejekinya darimana, lewat siapa dan kapan.Â
âDialah yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebahagian dari rezki-Nya. Dan hanya kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan (Al-Mulk ayat 15)â
 Next travelling destination kemana ya?
pkpa-life-mahasiswa-apoteker
Sekitar 2 minggu-an lagi menuju bulan suci Ramadan, dan jakarta masih rame sama masalah yang itu. Rasanya pengen cepet2 liat berita tipi ganti sama semarak ramadhan, atau iklan sirop, iklan bedug, pocari sweat sama iklan promaag......
sekedar intermezzo ya guys, gw ga bakal dan ga capable juga buat ngomongin masalah itu. Cuma bisa berharap semoga bapak yang bersangkutan tetap diberi semangat dan kekuatan. Gw sendiri sebagai warga Jakarta, sangat amat menghargai dan salut dengan kerja keras dan ketegasan beliau selama memimpin warga Jakarta, yang isinya lebih banyak orang yang naro otak di dengkul daripada di kepala, kebanyakan mentingin nafsu/perut daripada hati.
oke intermezzonya udahan.
Kehidupan PKPA gw dari bulan april ini cukup bikin stress dan sakit kepala. Masalah birokrasi nya lah gajelas, sampe akhirnya PKPA gw terpaksa mundur. Malah tempat jauh-jauh, di kebayoran astaga. Jarak tempuh dari cibubur bisa 2 jam. Ngegojek-busway-transit-busway-jalan kaki-sampe Puskesmas.Â
 Terlepas dari perjalanan PP yang melelahkan, gw merasa bersyukur bisa ditempatkan di puskesmas setiabudi. Kehidupan PKPA alhamdulillah bisa membuka mata gw tentang apasih yang bakal gw hadapin secara real saat nanti kerja. Salah satu contohnya ketika berperan di Puskesmas, yang tujuannya adalah menyehatkan masyarakat. Dulu ya singet gw kalo ke Puskesmas tuh, dokternya galak2, susternya apalagi, tapi ga engeh sih gimana kalo pas bagian farmasinya. Nah Puskesmas masa kini tuh udh keren, dokter, perawat, apoteker dan petugas kesehatan lainnya ramah-ramah, baik. Resepnya udh pake elektronik, jadi pasien ga perlu bawa kertas resep lagi dari dokter. Pokoknya udh langsung ke print di apoteknya. Tiggal nunggu obatnya diserahkan aja. Serius ini ga boong. Jadi jangan pada sungkan lagi ya kalo ke puskesmas. Bayarnya juga murah, ke dokter umum aja cuma 2000, sama kan kayak jajan chiki.Â
Ahiya, lucunya ya tapi, kalo lagi penyerahan obat ke pasien, pasti pasiennya bilang . âMakasih ya dok, atau makasih ya susâ. Belum terlalu familiar mereka sama yang namanya profesi apoteker, hehe. Nah disitu tuh tugas kita. Mendekatkan ke masyarakat supaya kita juga dikenal sama orang.Â
Apoteker penanggung jawab di puskesmas setiabudi patut gw acungin jempol. Salut sih sama Mba nya. Beliau hapal sama pasiennya, sabar saat menjelaskan penggunaan obat ke pasien. Ada beberapa pasien poli VCT yang dateng ke apotek dan nanya â Ada Mba Tuti ga ya? (mba Tuti itu nama apoteker pj  di pkm), mau konsultasiâ. Wih jarang banget kan nemuin yang begini, pasien sendiri yang mau konsultasi. Dan berarti eksistensi apoteker sudah disadari dan emang berasa manfaatnya di beberapa pasien. Pernah juga gw ikut ke pusling di pasar manggis. Meskipun pasiennya cuma dikit, tapi kusenangg. ntah kenapa tiap ada yg bilang âiya makasih ya mbaâ seneng aja gituh heheÂ
Kalo kata Bu Okti, â nanti kalo kalian udh jadi apoteker, bekerja dengan hati ya. Harus ramah, sabar sama pasien. Pokoknya untuk bermanfaat ke orang lain. Nanti jadinya berkah. rezeki tuh yang bakal ngikutin kita nanti.âÂ
intinya, gw merasa nyaman dan seneng PKPA di puskesmas yang hanya 10 hari kerja sayangnya. Rasanya ketika lo nyerahin obat beserta penjelasannya ke pasien, dan pasienya bilang â Iya makasih banyak ya mbaâ dan gw menjawab dengan â sama- sama, cepat sembuh dan seat selalu ya buâ ada rasa ah se-heartwarming itu ternyata...
kelar cerita di Puskesmas, Kemarin tgl 10/5 itu hari pertama gw mulai PKPA di Apotek. PKPA di apotek yang ini ga ada partnernya, literally sendirian, hiks. Apoteknya juga ga kalah jauh, dan gw dapet shift sorre, masuk jam 1 pulang jam 9 malem, dan NAIK BUSWAY. Emang dari awal PKPA bulan februari sampai saat ini, modal utama transportasi gw adalah Transjakarta dan ojol. Meskipun gw harus berangkat nyubuh dari rumah buat ngejar TJ, kadang juga berdiri, dan masih kena macet, ya lumayanlah ya cuma 3500 gw udh bisa nyampe dari ujung ke ujung. Masih bisa napas lega juga ga kayak naik kereta. Ohiya, Transjakarta sekarang udh banyak banget perubahaan bagussnyaa. Makasi ya pak ahok, TJ nya jadi jauh lebih nyaman. Udah ada monitor yang menunjukan kapan si bus jurusan  ini nyampe di halte. Dan waktunya tepat, ga ngaret. Good job lah pokoknya, makanya, mau ga macet? naik TJ aja~ Â
Kalo di apotek, paradigma nya beda lagi sama puskesmas. ya jelas bgt lah ya bedanya. Apotek itu selain sebagai tempat pelayanan, ada unsur jualannya juga, jadi ya pasti cari untung. Kalau di puskesmas pasti melayani obat resep, nah kalo di apotek melayani obat tanpa resep atau dengan resep. Lebih random sih jadinya.Â
Di apotek, lo bakal nemuin yang â Mba saya bisulan nih, obatnya apa ya?â atau â Mba, koreng saya ga kering-kering nih, dikasih apa ya?â atau â Mba, saya sakit hati nih, ada obatnya gak?â ye kelaut aje y mbak mending. (Gadeng, yg pertanyaan terakhir gaada yg nanya begitu).
Intinya kalo di apotek, harus kenal dulu sama obat/barang yang lo jual ada apa aja. Biar enak nawarin ke pasien. Karena obat itu kan harganya bevariasi ya, ada yang murah ada yg mahal. Ohiya fyi, udah pada tau bedanya obat paten dan generik? Obat paten itu yang mahalnya istilahnya, jadi obat itu masih memiliki hak paten. Kalo obat generik itu obat dengan nama resmi INN yang ditetapkan dalam Farmakope Indonesia atau buku standar lainnya untuk at bekhasiat yang dikandungnya, atau biasanya lebih murah, tapi khasiatnya sama aja kayak yang paten.Â
Apotek adalah sarana pelayanan kefarmasian tempat dilakukan praktik kefarmasian oleh Apoteker (PMK 73/2016). Jadi kalau mau cari apoteker, dateng aja ke apotek. Apoteker yang baik pasti ada di Apotek soalnya.Â
btw, Mei-Juni-Juli ini bakal jadi bulan yang penuh dengan ujian, may the force be with you Mut.Â
Selamat menyiapkan diri juga untik meyambut Ramadhan.
Sekian dan terimakasih, bukannya nulis laporan malah tumblr-an.Â
Sebelumtidur
Bahagia bgt lah ya udh si (sebutsajamawar), udh punya bisnis sendiri coy. Maju lagi. Omsetnya udh berapa tuh. Gak ambil apt lagi juga woles . . Iya, si ini juga udh kerja kan di k***e, Mayan lah startup nya di atas 6an. . . â Kk apt kemaren tuh yg di S**fi, udh belasan kayaknya gajinya. Ya tapi ya gitu kerjanya, masuk jam 7 pulang jam 8 malem bisa dari kantor. . . Eh tapi tergantung juga tau industrinya, kalo kata senior gw, start up industri farmasi banyak an mah yg 4,5-5 gitu juga. . . Yah apalagi kali apoteker RS, gajinya eciill. Puskesmas Jakarta aja lah mending, gajinya belasan loh katanya beneran . . Mau jadi cpns aja lah gw langsung. Eh tapi lagi gaterima PNS baru tau selama 5taun. Yah. . . Nih ya, kalo apt RS itu gajinya kecil, tapi ilmunya berkembang. Terus Kalo kata orang mah, amalnya nambah. Nah Kalo yg di pemerintahan gitu gaji gede, cuma yaudah terbatas itu aja ilmunya yg di bagian dia. . .
Bentar lagi kita nyari kerja tau oy, takut masa gw. Fase hidup baru mau dimulai lagi . . Iya, temen gw ada yg udh sampe capek cari kerja gadapet2 . . Kalo kata temen gw yg udh lulus S1 kmrn tuh, ada saatnya dimana lo ngelamar ke tiap bank, dan nyebar CV oy, walaahh. . . Tapi ya, berdasarkan pengalaman nih. Misal gagal di 2 posisi, yaudah terima aja. Mungkin emang belum rejeki. Nah mungkin tiba2 aja ada rejeki lain lagi yg dateng. Justru yg ga kepikiran malah tiba2 dapet gitu loh. Bener deh . . . Yah kira2 begitulah potongan2 percakapan kegabutan hari pertama di Sudin Jaksel yg bener (karna banyak an gossipnya Dari pada benernya) yg jadi bikin mikirr keras. Worry? Iya bgt! Jujur nih ya, sebenernya status yg masih âMahasiswaâ itu jadi penyelamat sih, tapi di satu sisi pengen juga ngelepasin status mahasiswa terus berkarir biar bisa mandiri, terus nyenengin ortu, jalan2 lah,inilah itulah ya semaumu lah ya Kalo udh berkarir dan sukses. Tapi setelah lo melepas status sebagai mahasiswa, otomatis lo tanpa status dulu dong ya. Bener juga yg kata si gitasav bilang di vlognya doi, kalo di lingk sosial kita label tuh penting. Lo itu dokter, atau researcher kah, penulis, atau apalah yg dipandang bahwa wah itu mapan lah ya. Social pressure itu nyata banget. Mungkin temen2 seangkatan gw yg lain, yg udh lulus dan meyelesaikan studi S1 kemaren udh melewati masa2 ini kali ya.
Jujur gw sering bgt kepikiran karna misal nih, temen itu udh kerja disini, udh punya penghasilan sendiri ey. Nah gw masih jadi mahasiswa profesi yg masih bergantung sepenuhnya pada pemberian orangtua. Ngeliat orgtua gw yg masih teramat bekerja keras untuk menyekolahkan anak2nyaâŚga tega. Dan sebelnya trhdp gw sendiri adalah gw masih gabisa melakukan apaapa untuk membantu. Paling cuma bisa ngajar doang dikit2. Mungkin harusnya kemaren gw kerja dulu aja Kali ya abis lepas S1? Ah.
Lah Ini intinya apaan sih mut curcol doang.
Emang sih kaga ada intinya, cuma mengeluarkan apa yg ada di otak dan hati aja sebelum tidur (karna jadi gabisa tidur gw mikirin inian) hue.
. . . .
Semoga abis ini bisa tidur. Bismillah. Rejeki ga ketuker dan udh diatur kok, pasti ada aja jalannya.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Sebutan âJakarta adalah kota yg ga pernah tidurâ ternyata gacuma sebatas panggilan doang men, setelah 3 hari ngeshift sore dan pulang sekitar jam 8 malem dari Dharmais, gw ngerasain sendiri gimana pegelnya sama aja kayak pulang pas rush hour. Pilihan antara mau naik KRL atau busway itu sama aja kayak lo nginjek ee kucing atau ee ayam. Tapi kayaknya mending naik KRL deh huhu, hari ini gw tidak tepat memilih. Yg tadinya mau KRL malah jadi busway :( pegelnya dobel karna macet yg takunjung usai hiks.
Jujur ya awalnya nih yg ada di bayangan gw sebagai anak baik yg ga pernah pulang main malem dan anak yg emang blm pernah ngerasain nyariduit ampemalem di Jakarta sono (maklum rmh nya muti mah di cibubur pinggiran), busway/KRL kalo jam segini udh kosong gitu, eh ternyataaa saudara2⌠Ekspektasi emang ga semanis realita :(
Hal yg paling pertama dipikiran gw pas ngeliat realita yg begitu adalah : ya Allah, orang kerja nyari uang demi makan dan hidup, begini bener yak. Berangkat nyubuh, desek2an dikereta/ macet+berdiri di busway. Pulang sore gitu juga, pulang malem juga begituuu. Ga ada habisnya ya orang.. Super sih, perjuangan orang2 ini salut juga gw mereka bisa bertahan bertahun2.. Bikin mikir lagi, ya Allah kalo bisa minta nih, mau kerja di RS/puskesmas yg deket rumah aja. Kehidupan Jakarta keras hooy..
âPemberhentian berikutnya, Tebet BKPMâ Masih jauh :( masih macet. Duh maafin banyak ngeluh ya tumb. Kayaknya kalo gue naik KRL udh nyampe depok kali ya hiks.
20.45 Ditulis di busway, sambil berdiri, macet, pegel, wassalam.
Masa saya kalah
Hayoo gimana udh pada nyoblos kan kemarin? Kalo liat hasil quick count sih kek nya bakal ada putaran 2, and it means... Libur lagii ihiy! Haha. Ahiya btw post ini bukan tentang kalah-menang pilkada kok, tenang aja, saya mah buta politik wkwk, kemaren milih aja tangtingtung bismillah. Masa saya kalah? Hmm kalimat ini terkesan agak menyombongkan diri gasih. Awal nya iya, tapi ga selalu loh. Jadi ya 2 hari yg lalu, pagi sebelum jam masuk instalasi farmasi, duduk2 nih di kursi tunggu pasien. Nah dateng ibu2 duduk disebelahku. I : Siapa yg sakit dek? M : oh enggak Bu, saya lagi magang disini. Kalo Ibu lagii antar siapa? I : saya sendiri dek. Ga keliatan ya emang? (Sambil senyum) Muti bingung kan, Ibu nya keliatan sehat, seger gitu mukanya. I : nih dek (sambil liatin kepalanya yg allopesia) M : haa iya Bu? Ganyangka loh soalnya keliatan sehat, seger gitu. Ibu kena kanker apa Bu? Udh berapa lama terapi disini? I : kanker payudara dek, tapi udh pernah nyebar ke otak, tulang, nah sekarang ini lagii pembengkakan di hati. Makanya kontrol lagii ke dokter. Udh lama kenanya dari 200(aku lupa dari taun berapa ibunya kena kanker). M : hmm, tapi Ibu rajin kontrol ya? I : iya dek. Saya udh pernah sampai di vonis dokter umurnya ya maksimal 2 bulan lagii lah kalo diliat dari kondisi saya gitu. Pernah badan tinggal tulang aja keliatannya, lemes. Ah tapi saya lawan, MASA SAYA KALAH sama penyakit? Alhamdulillah kan dek ini ibu dapet bonus umur berapa lama coba bisa sampe hari ini. Kakak2 saya udh pada meninggal karna kanker juga. Kalo saya rajin kontrol nya, kemo dijalanin, jadi kan kankernya ga tambah parah gitu. Pokoknya saya harus bisa sembuh M : (cuma diem, dalem hati ya Allah....) Nah kira2 gitu, obrolan yg singkat tapi dalem. Bikin sadar harus banyak mensyukuri hidup. Bersyukur apa aja, sesederhana alhamdulillah yah bisa dapet duduk di transjakarta hari ini (curcol), alhamdulillah ya pas pulang jalanannya ga gitu macet, dll,dll. Harus semangat dan gaboleh kalah. Gaboleh kalah sama siapa? sama yg namanya males dan mager! (Ini #ntms bgt). Kalo ibu itu aja bisa ga kalah sama penyakit kanker nya, nah kita yg alhamdulillah masih diberi nikmat sehat gaboleh kalah sama rasa males guys.. Semangat dan jangan lupa bersyukur. - Ditulis di transjakarta menuju rs dharmais, alhamdulillah duduk. Empat puluh menit sebelum jam masuk dan masih di cawang, subhanallah -
Insanity is trying the same thing over and over again, and expecting different result
Bangkok, 26 Jan 2017
We hear but don't listen We look but don't see . . . . . Hmm, sometimes true. *pasangkuping,pasangmata biar peka* #siapatauadakode kan #lah
Materi ppt Komunikasi dan Konseling, Bu Yulia
Aleppo dan kita yang remeh temeh
macam permasalahan itu beragam. dan sepertinya tidak semua orang bisa sama anggapannya terhadap suatu masalah. masalah a bisa saja terasa remeh buat si x, tapi bagi y masalah a itu sangat menyakitkan hatinya. banyak sekali hal yang membuat perasaan kita bisa tercabik; masalah keluarga, akademis mungkin? atau (sekadar) masalah cinta?
setiap dari kita, umumnya pasti pernah merasa berada di satu titik yang menyakitkan/menyedihkan. dihadapkan dengan pertanyaan yang menyangkut keimanan: âya Allah, kenapa aku diberi masalah se-sulit ini?â sehingga banyak ketidakyakinan kita yang tergantung di kepala.. âakankah semua ini berakhir indah?â
tapi sekarang, coba pikirin, kira-kira masalah apa yang lagi kita alami dan berasa âdegâ banget di hati kita?Â
well, i know now.. masalah-masalah kita tidak ada apa-apanya. sangat remeh-temeh dibandingkan apa yang dihadapi saudara/i di Aleppo.
saya pribadi ga pernah ngebayangin, gimana kalau berada di kondisi yang ternyata harus bikin some âlast messagesâ. itâs the saddest âgoodbyeâ i thought.
mungkin kita ga akan benar-benar bisa ngebayangin â âwhat is happening is bigger than the brain can imagine..â
ya Allah, turunkanlah pertolonganMu pada saudara/i muslim dan para mujahidin kami di Suriah, pula di Palestina, juga pada saudara/i muslim dan para mujahidin Rohingya serta Indonesia dan seluruh muka bumi. mampukanlah kami untuk senantiasa menangis karena saudara/i kami, mendoa dan membantu dengan harta yang Engkau titipkan.. :âââââ

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Dari SD sampe sekarang gatau gimana nyanyiin lagu di balik chiki ini haha.. Ada yg tau mungkin?
worry will make you suffer twice
Mr.Scamander in Fantastic Beast and Where to Find Them
gapenting gausah dibaca
when your crush will get married very soon.....and youâre invited to the wedding......*blank*
hiyak, ciyatciyatciyat!! asdfghjkl wkwkwkw. :âD
Semoga berkah pernikahannya dan langgeng sampe maut memisahkan yak. Maaf ku tak sanggup untuk datang, wkwk. gadeng, beneran gabisa dateng abis jauh banget sih tempat akadnya. Semoga lancar nanti pas akad biar sah!
yak, sekian.Â
rindu negri diatas awan, ku ingin terbang lagi...

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
(masih) cool-yah lagi
Memasuki dunia profesi, yah walaupun masih dalam tahap kuliah profesi, sungguh bukan hal yang ga gampang. berat. cobaan malesnya tambah banyak ternyata :â) oke, jadi sama halnya dengan dokter, dokter gigi maupun perawat, farmasi juga harus mengambil kuliah profesi yang lamanya 1 tahun (tapi rasanya bertahun2) untuk mengemban sebuah amanah menjadi seorang Apoteker. Gw yakin sih masih banyak yang belum tau ini, apaan sih emang apoteker? situ pendampingnya dokter? atau oh yang jaga apotek ya? tukang gerus obat? tukangracik obat? well said.. just, meeeen weâre more than it insyaAllah. Apoteker adalah sarjana farmasi yang telah lulus sebagai Apoteker dan telah mengucapkan sumpah jabatan Apoteker (PP 51 thn 2009 tentang Pekerjaan Kefarmasian). Ada 9 standar kompetensi apoteker loh, super bner ya kayak superman sih kalo kata dosen gw. haha. Emang gw sendiri senyadar itu kalo duh gimana ya biar bisa jadi apoteker yang bisa diâengehâin keberadaannya sama orang, emang peran di komunitas kita masih kurang sih, cuma kalo kalian sempet nanya atau kenalan sama apoteker di rs, yang mereka kerjain tuh banyaaaak. dan wah gila sih super abis, ada yang manajerial dan dari kliniknya juga. Pokoknya banyak (yaiyalah buktinya gw harus belajar nambah setahun lagi untuk ngubek2 gituan). Â Belum lagi di industri, yah gitudeh pokoknya.
Sebagai orang yang kelewat nyemplung dan udah basah, ya daripada nanggung basahnya kan mending menyelami sekalian, siapa  tau baru liat indahnya pas udh di dasar atau nambah dalem (kayak laut kan, makin dalam katanya makin banyak biota lautnya). Sejujurnya gw sendiri emang masih dalam tahap mencoba menerima, melihat realitas bahwa (insyaAllah jika tidak ada halangan atau rintangan yang takberarti) gw akan menjadi seorang Apoteker. Karna awalnya gw kepengen jadi profesi sebelah, dan sepertinya lebih suka perklinikan/perumahsakitan, dan kepengen kerja di Rumah sakit biar yah seenggaknya siapa tau yakan bisa kejodohan sama Dokter atau sekedar cuci mata karna banyak dokter muda ganteng2 wkwk, akhirnya gw memutuskan untuk mengambil peminatan Pelayanan dan Farmasi rumah sakit/Clinical pharmacist. Oke jadi Kuliah profesi apoteker itu peminatannya dibagi 2 ada yang Pelayanan dan Farmasi Industri, adan yang Farmasi Rumah Sakit. Bedanya dimana? ya udh jelas lah ya kalo Industri yang emang nanti pengen dkerja di Industri entah itu sebagai Qa, QC, R&D, Regulatory dll.Â
Cerita punya cerita, sebenernya masalah kuliah peminatan apa ga gitu pengaruh pas udh di dunia kerja. Yang kuliah peminatan industri ga menutup kemungkinan untuk kerja di fasilitas pelayanan kesehatan, pun gitu juga dengan yang kuliah peminatan ga menutup kemungkinan (malah banyak) yang kerjanya nyebrang di industri. Itu tergantung rejeki orang sih ya emang kalo masalah kerja bakal dimana. Asalkan yang pasti harus lulus UKAI dulu baru bisa disumpah, terus dapet STRA dan SIPA, baru bisa kerja sebagai Apoteker, kalo enggak? Â yagabisa, harus ngulang. huhu susah yah...Rasanya pengen langsung kerja, karna ngeliat temen2 yang lain yang udh pada lulus udh pada kerja, punya uang sendiri, udh gajadi tanggungan orangtua lagi. Lah saya? masih harus minta uang semesteran kuliah lagi, duh maaf ya mah, yah.Â
Nah lalu kemudian, akan kemanakah saya?
Akhir2 ini sering obrolan tiba2 mengarah , âeh nanti kita gimana ya? gimana apanya. Gimana kerjanya, haha. Kamu mau dimana?â  Yah tergantung rejeki mana yang duluan dateng, kalo rejeki jodoh yang duluan dateng ngelamar ya diterima alhamdulillah, kalo rejeki kerja duluan juga ada ya alhamdulillah banget. wkwk (emang dasar orangnya ga terlalu visioner). Ahiya btw kalo masalah jodoh/pasangan hidup, kadang saya juga takut deh. haha. Ada yg mau ga ya? waduh, kalo sampe diujung umur 25 tahun terus gw juga masih sendirian alias menjomblo alias  belom ada calon, fix sih ini gw bakal minta dijodohin aja,wkwk. (atau nyebar nyebar CV kali yak).
Terus ada mau langsung lanjut S2 ga mut? duh, kayaknya untuk S2 nanti dulu lah ya :â) masih trauma akibat skripsi kemaren, semabok itu dan kapok gamau eksperimental lagiiii hahaha.Â
Ikutin ajalah biar mengalir, kata orang sih gitu. Sebenernya ga mutlak bener, tapi ga salah juga siih, tapi emang kayaknya gw sedang mengikuti ini wkwk :â)Â
Anything worth having is worth fighting for. Â
(penutupnya ketang, ganyambung yaudahlah ya udh kelamaan) bye.
welcome to the new chapter of life : apotechary program