Kita pernah melewati hal yang rasanya lebih berat dari ini, kan? Jadi, tetaplah bertahan ya!
Alisa U Zemlji Chuda
almost home
KIROKAZE
trying on a metaphor

blake kathryn

祝日 / Permanent Vacation

JBB: An Artblog!
we're not kids anymore.
AnasAbdin
Cosmic Funnies
One Nice Bug Per Day
h
dirt enthusiast
Jules of Nature
TVSTRANGERTHINGS


Janaina Medeiros
NASA

⁂

Discoholic 🪩

seen from Netherlands
seen from Japan

seen from United Kingdom

seen from United Kingdom
seen from United States

seen from United Kingdom

seen from Belgium
seen from Netherlands

seen from Singapore

seen from Japan
seen from United Kingdom
seen from Romania
seen from United States
seen from Japan

seen from Italy

seen from Germany
seen from United States
seen from Ukraine
seen from United States

seen from United States
@gitabercerita
Kita pernah melewati hal yang rasanya lebih berat dari ini, kan? Jadi, tetaplah bertahan ya!

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Kamu mau tau gak sebuah rahasia?
Rasa itu belum sepenuhnya hilang lo.
Tapi aku tidak lagi menggenggamnya erat-erat.
Aku tidak lagi menunggu, tapi masih diam-diam berharap kamu selalu baik-baik saja
Aku sudah berhenti memaksa kita untuk jadi 'kita'. Sudah tidak lagi menulis pesan yang tidak pernah kukirim. Sudah tidak lagi menghitung seberapa banyak hari saat setelah kita bertegur sapa terakhir kali.
Tapi kalau kamu tanya apakah aku masih menyayangimu? Jawabannya: iya, masih. (Hehe maaf)
Hanya saja bentuknya sudah berubah. Bukan lagi rasa yang ingin memiliki. Tapi lebih seperti doa dalam hati yang tak pernah keras suaranya-yang cuma berharap kamu bahagia, meski bukan denganku.
Mungkin begini akhirnya: aku tetap masih peduli terhadapmu, tapi tidak lagi menunjukkan. Aku masih memperhatikan mu, tapi enggan menyapamu. Aku tetap menyayangimu, tapi dari jauh. Tanpa ganggu, tanpa pamrih.
Karena ternyata... rasa sayang itu tidak harus selalu diperjuangkan. Kadang cukup dijaga dalam diam, memperhatikan tanpa menyapa dan dilepaskan dengan tenang.
Tumblr itu sunyi, yang riuh adalah pikiran-pikiran penggunanya.
Tumblr itu diam, namun kata-kata di dalamnya bisa membuat hanyut bahkan tenggelam.
Aku tidak meminta sesuatu yang luar biasa, ya Allaah..
Aku hanya meminta dan memohon agar segala niat baik yang terucapakan semoga diberi kelancaran dan kemudahan serta keberkahan. Tiada satu hambatan apapun.
Hanya Engkau yang mampu menolong hamba. Hanya kepadaMu pula hamba menyerahkan segala urusan hamba. Engkau yang berkuasa atas segala takdir manusia..
Selisih
Aku pernah memiliki pola pikir, bahwa kita berpisah hari itu atau lebih tepatnya kita berakhir pada pintu selamat tinggal; ialah karena aku tidak pantas untukmu.
Aku merasa 'mungkin' selama ini aku bukanlah seseorang yang cukup baik untuk mendampingi dirimu.
Di mataku kala itu, kau adalah seseorang yang berbinar, sedangkan aku memandang diriku adalah seseorang yang hanya meredupkan sinarmu. Sehingga aku merasa kerdil dan tak berguna.
Kita berselisih di suatu garis takdir, yang memerlukan waktu panjang untukku ikhlas dengan apa yang terjadi.
Tetapi kini, sekumpulan rasa sakit—buah dari perpisahan itu telah mendewasakanku. Telah mengajarkanku satu pelajaran yang mungkin akan dihadapi oleh banyak orang selainku. Bahwa apapun dan siapapun yang tidak berjodoh, tidak akan pernah bisa bersatu. Dan alasan perpisahan itu akan selalu ada, meskipun hati amat menyayangkannya. Dan alasan perpisahan itu akan selalu terdengar menyedihkan di awal mula—pun juga amat getir untuk di rasa.
Tapi apapun yang tidak berjodoh, akan selalu menemukan ganti yang lebih baik. Pun karena perpisahan hari itu, aku menemukan penggantimu. Pengganti yang kini mampu membuatku menerima rangkaian luka di masa lalu. Sebab anehnya, hadirnya menyembuhkan segala lara dan membuatku juga bersyukur bahwa apa yang tidak berjodoh pasti ada alasan baiknya yang telah Tuhan tetapkan sebagai gantinya.
Kamis, 19 Desember 2024

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Sebaik apapun kamu, setulus apapun niatmu, akan disalah artikan dihadapan orang yang membencimu.
Sebaik apapun kamu, pasti pernah menjadi tokoh antagonis dalam hidup orang lain.
Ya Allaah, aku percaya tidak ada yang buruk dari setiap rencana yang telah Engkau buat.
Aku dengan sangat percaya bahwa apapun yang Engkau beri itu sesuai dengan apa yang aku butuhkan, yang baik bagi hidupku dan agamaku.
Ya Allaah, aku mohon maaf atas banyaknya kekhawatiran yang bersarang di hati pada apa-apa yang akan terjadi nanti. Aku mohon ampun atas segala prasangka yang kadangkala terbesit dikala diri sudah merasa lelah untuk menanti.
Mohon kuatkan aku sekali lagi, dikala rasa ingin menyerah ini sudah menyerang berkali-kali.
Ya Allaah, aku di sini sedang menunggu Kun Fayakun-Mu.
Aku pernah mencintainya, dan perasaan itu masih ada. Namun aku dengan sangat sadar untuk berhenti berharap bahwa dia akan membalasnya.
Aku sadar, segala sesuatu yang dipaksakan itu tidak akan membawa kebaikan. Dia masih ada di dalam doaku, namun isinya bukan lagi tentang keinginan untuk bersama, tapi doa yang berisi kebaikan dimanapun dia berada.
Aku sangat sadar, aku tak ingin memberatkan perasaannya padaku, seseorang yang bukan lagi dia mau.
Biarlah, janjinya akan tetap ku kenang sebagai kata-kata indah yang pernah dia ucapkan. Karena jika dilihat dari sisi manapun, kehadirannya banyak membawa kebaikan-kebaikan yang tak akan pernah terlupakan.
Tuan, terima kasih atas banyak pelajaran yang tuan bawa. Saat ini, aku terpaksa menutup buku yang belum selesai aku baca, dan menyimpannya ke dalam rak yang bernama kenangan.
Bu, Pak … Teman-temanku satu per satu menikah, sebagian bahkan sudah mengantar anak ke sekolah. Sementara aku merasa belum bertemu jodohku. Apa aku terlalu pemilih? Apakah kriteria yang aku inginkan terlalu tinggi?
Nak …
Menjadi pemilih dalam urusan jodoh adalah sebuah keharusan.
Sudah selayaknya kamu berhati-hati menjalin hubungan dengan orang yang nanti akan serumah denganmu, membangun keluarga, menghabiskan waktu menua bersama.
Mungkin ini kedengaran klise, tapi menikah memang bukanlah perlombaan. Tak ada menang-kalah, tak ada cepat-lambat.
Masa penantian dan pencarian ini, barangkali adalah ruang yang Tuhan kasih untuk kamu belajar lebih banyak:
Tentang dirimu, tentang hidupmu.
Tentang menjadi pasangan dan orang tua yang baik.
Tentang mengelola uang dan mengatur rumah tangga.
Tentang membangun keluarga yang bahagia, sehidup sesurga.
Aku tidak punya kuasa untuk mengendalikan apa-apa yang terjadi di luar diriku. Yang bisa ku kendalikan hanyalah diri sendiri. Bukan egois, kan? Lukaku sudah perlahan sembuh, aku tidak ingin menambah sesuatu yang nantinya bisa jadi akan memperparah luka ini lagi.
Bersikaplah semaunya, tapi maaf, aku memilih untuk tidak menggubrisnya~

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Semakin ke sini aku di buat semakin mengerti bahwa..
Aku tidak bisa menghindar dari perasaan kecewa terhadap manusia, dan bahkan dari mereka yang sangat dekat. Sebaik apapun mereka, potensi untuk membuat kecewa itu pasti ada. Tidak, bukan karena mereka jahat. Tapi karena mereka masih manusia. Karena, akupun masih manusia yang pasti akan menjadi sumber kecewa bagi orang lain.
Menyebalkan memang, ya. Tapi itulah hidup. Sebenarnya aku bisa marah bahkan membenci. Tapi sepertinya itu hal yang kekanak-kanakan sekali. Di perjalanan proses menjadi dewasa membuatku sadar dan belajar untuk memahami setiap kondisi dan situasi, bahkan tidak jarang untuk sekedar mengalah dan tahu diri.
Dan memang, dari setiap perjalanan rasa pasti akan bermuara pada satu tempat yang nyata. Pada akhirnya aku faham betul bahwa sangat penting sekali melibatkan Allaah dalam setiap apapun yang sedang dan akan kita jalani. Baik itu saat kita mendapatkan surat cinta berupa ujian ataupun kebahagiaan.
Allaah, sungguh aku tidak mematikan upayaku, sudah memaksimalkan ikhtiarku. Aku sudah berada di titik kepasrahan. Tolong Ya Allaah, tolong bantu sembuhkan lukaku..
Jika kehidupan adalah merupakan kumpulan dari ujian kesabaran, maka pada setiap penantian, seringkali kita diuji untuk tetap percaya pada waktu-Nya
Ada saat di mana kehidupan mengajarkanmu perihal bersabar dalam sebuah penantian. Bukan sekedar menanti hari demi hari yang terus berlalu tanpa arti, melainkan sebuah penantian yang penuh dengan do'a, harapan, dan keyakinan yang dibalut dengan kesabaran atas semua ikhtiar panjang yang telah kamu lalui sejauh ini.
Di antara sekian banyak tema hidup akan penantian, mungkin penantian akan pasangan hidup adalah sesuatu yang acapkali menguras hati. Ketika keyakinan yang di awal terlihat begitu kokoh, lantas menjadi goyah akibat terus bergelut dengan keraguan, rasa kecewa, bahkan keputusasaan.
Setelah penantian yang begitu panjang itu, ada titik di mana kesabaranmu mulai diuji. Rasanya seolah semua doa, usaha, dan harapan yang telah diupayakan berulang kali hanya akan berakhir tanpa kepastian jawaban lagi. Pada saat itulah, pertanyaan "Allah, harus berapa lama lagi?" mulai berbisik dalam benakmu, menggoyahkan keyakinan yang selama ini telah kuat terpatri.
Memang, ada saat-saat di mana perasaan lelah menjadi begitu mendalam, hingga kamu mulai mempertanyakan makna dari kesabaran itu sendiri. Entahlah, pada posisi ini tidak ada nasihat apapun yang menguatkan, selain jangan pernah lupakan bahwa Allah selalu melihat setiap tetes air mata, setiap keringat, dan setiap usaha yang telah kamu lakukan.
Allah tidak pernah membuatmu menunggu tanpa alasan. Penantian ini mungkin adalah cara-Nya untuk membersihkan hatimu dari segala keraguan, atas segala prasangka, hingga kelak yang tersisa hanyalah ketulusan dan kepercayaan penuh kepada-Nya. Kamu dipersiapkan, dibentuk, dan dibimbing agar ketika akhirnya saat itu nanti tiba, kamu sudah cukup siap, baik dalam menerima maupun memberi cinta yang sejati.
Penantian akan pasangan hidup bukan hanya tentang menunggu seseorang hadir, tetapi tentang bagaimana kita memantaskan diri, membersihkan hati, dan terus memperbaiki ikhtiar. Karena pada akhirnya, yang kita tunggu bukanlah sekadar pasangan, melainkan amanah besar dari-Nya yang membutuhkan kesiapan hati, jiwa, dan pikiran yang utuh.
Maka, di tengah mungkin mulai riuhnya kepalamu atas semua keraguan, tetap bersabarlah. Karena penantianmu bukanlah tanpa arti. Dia yang kamu nanti pun sedang dipersiapkan, seperti halnya dirimu. Percayalah, ketika saatnya tiba, segala penantian ini akan terbayar dengan keindahan yang tak ternilai, dengan cinta yang diridhoi-Nya, dan dengan rasa syukur yang tiada batasnya.
tunggu sebentar
siapa tau hari ini belum ada yang nanyaiin,
are you okay?
No. I'm not okay.
Ibu, meskipun raga kita belum pernah bertemu, namun doaku untuk ibu akan ada selalu.
Semoga ibu berada dalam maghfirahnya Allaah, insyaaAllaah banyak sudah kebaikan ibu di dunia yang akan menemani ibu di sana.
Terima kasih karena telah melahirkan sosok sepertinya di dunia ya, ibu. InsyaaAllaah banyak orang yang sayang padanya. Dan aku salah satu dari mereka.
Semua yang hidup pasti akan kembali kepada-Nya..
Selamat jalan ibu, InsyaaAllaah husnul khatimah🤲🏻

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Kalo kata Bernadya "Persis setahun yang lalu ku dijauhkan dari yang tak ditakdirkan untukku", dan iya kata-kata itu sama persis dengan apa yang aku alami.
Aku pernah gagal, tapi aku sangat bersyukur karena pernah melewati fase itu.
Karena dari kejadian itu aku jadi lebih banyak belajar, aku jadi lebih bisa menghargai hal-hal kecil yang membuatku bahagia yang bahkan ternyata dulu sering aku lewatkan, aku jadi lebih faham dan mengerti tentang keinginan hati, aku juga sudah mulai bisa mencintai dan menghargai diri sendiri yang dulu sering aku ragukan kemampuannya.
Aku bersyukur bahwa ternyata Allaah telah mampukan dan kuatkan hingga bisa berada di titik yang sekarang. Takdir yang sempat aku ragukan itu ternyata membawa aku pada bahagia yang tak pernah aku kira sebelumnya.
Dan memang ya, bahagia itu adalah kita sendiri yang cipta. Mau semewah apapun sesuatu itu, jika di dalam hatinya tidak ada penerimaan pasti tidak akan ada bahagia.
Aku juga bersyukur dan sangat berterimakasih dengan keMaha Baikannya Allaah karena mengirimkan bala bantuannya melalui orang-orang di sekelilingku, orang-orang yang menemani aku untuk bisa melewati "fase gelap" itu, orang-orang yang membantu dan yang selalu membuatku yakin dan percaya bahwa esok pasti ada cahaya.
Terima kasih karena pernah dan selalu ada. Semoga Allaah jaga kita semua, ya🫶🏻
"Semua yang tinggal juga yang hilang, seberapapun absurdnya pasti ada makna." —Bernadya, 2024.
Teruslah bergerak, hingga kelelahan itu lelah mengikutimu.
Teruslah berlari, hingga kebosanan itu bosan mengejarmu.
Teruslah berjalan, hingga keletihan itu letih bersamamu.
Teruslah bertahan, hingga kefuturan itu futur menyertaimu.
Tetaplah berjaga, hingga kelesuan itu lesu menemanimu.
(KH. Rahmat Abdullah)