INDONESIA
From Sabang to Merauke, islands lay in a row. Connected to become one, that is Indonesia [x]
(some alternate versions can be found here)
traveling. Let`s go!!

gracie abrams
todays bird
The Stonewall Inn
Cosimo Galluzzi

Game Changer & Make Some Noise
Mike Driver
ā
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
official daine visual archive

Not today Justin
Monterey Bay Aquarium

⣠Chile in a Photography ā£

Kiana Khansmith

shark vs the universe

#extradirty
The Bowery Presents
RMH
seen from Australia

seen from Malaysia
seen from Philippines

seen from Morocco

seen from United States

seen from Canada
seen from Morocco
seen from Ecuador
seen from Canada
seen from Albania
seen from Venezuela

seen from Vietnam

seen from Bangladesh
seen from Malaysia
seen from Saudi Arabia

seen from United States

seen from Mexico
seen from Colombia

seen from Ukraine
seen from United States
@eleva29
INDONESIA
From Sabang to Merauke, islands lay in a row. Connected to become one, that is Indonesia [x]
(some alternate versions can be found here)
traveling. Let`s go!!

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Obat TB Gratis
hayooh... udah pada tau kan gejala TB?
(kita review lagi yaa... :D)
batuk berdahak lebih dari 2 minggu bahkan hingga mengeluarkan darah
berat badan yang menurun drastis,
demam,
sakitĀ Ā pada bagian dada
hasil rontgen paru-paru, dahak, tes darah, mantoux test (+)
naah.. kalau gejala itu terjadi harus cepet datang ke Puskesmas atau rumah sakit pemerintah terdekat.
jangan takut bayar mahal !!! karena obat TBĀ itu diberikan GRATISSS !!! jadi,, jangan khawatir gak bisa berobat. cuma datang dan daftar ke pelayanan kesehatanĀ (puskesmas dan rumah sakit pemerintah) dengan OTOMATIS penderita TB akan langsung dapat obat TB gratis karena ini program pemerintah.
biar lebih ngerti apa itu obat-obatnya, saya jelasin dulu yah apa itu obat TB..
Obat TB yang diberikan kepada pasien, sebagian besar dalam bentuk tablet kombinasiĀ Ā atau paketĀ Ā fix dose combinationĀ (FDC)Ā Ā yang berisi kombinasi obat INH (isoniazid), Rimfapisin, Pirazinamid, EntambutolĀ yang dikemas dalam 1 kaplet obat dengan jumlah pemberiannya ditentukan berdasarkan Berat badan Penderita.Ā
Untuk 2 bulan pertama meminum obat yang besar banget, sebesar kacang merah. Diminum setiap hari sekali langsung 3 buah. Jangan lupa obat ini HARUS DIMINUM SETIAP HARI !
Mulai bulan ke-3 obatnya berganti menjadi warna kuning dan lebih kecil.
Kalau hasil BTA nya (-) alias negatif maka obatnya diminum sehari diselang, jadi jadwal minumnya hari senin, rabu, dan sabtu. Jumlahnya tetap sama, sekali minum 3 buah.
Tapi.. untuk yang hasil BTA nya (+), maka obat tetap harus diminum setiap hari.
Obat harus diminumĀ minimalĀ 6 bulan dan SANGAT TIDAK BOLEH KELEWAT dan jamnya harus selalu sama, biasanya diminum SETIAP PAGI SEBELUM MAKAN.
KALAU TERLEWAT ??
kita harus mengulang lagi pengobatan dari awal karena pengobatan dinyatakan gagal, dan biasanya jangka pengobatan menjadi lebih panjang (>6 bulan), ada yang 1 tahun bahkan ada yang sampai TB MDR (kebal dengan obatnya)
setelah kita minum obat jangan kaget kalau air kencing kita berubah warna, biasanya berubah jadi warna orange pekat, itu karena efek dari warna obatnya. jadi kita harus banyak minum air putih juga biar kesehatanĀ ginjal kita tetap baik.
NAH... udah ngerti kan bagaimana cara pengobatan atau cara minum obat TB?
jadi ga usah ragu lagi untuk segera berobat. karena obat TB ini GRATIS di puskesmas dan rumah sakit pemerintah. hanya mengumpulkan niat dan SEMANGAT untuk sembuh melawan bakteriĀ TUBERCULOSISĀ ini.
Ayooo,,, Semangat untuk Ā INDONESIA BEBAS TB !!! :D
<a href="http://blog.tbindonesia.or.id"><img src="https://lh4.googleusercontent.com/-IkDXdqvH8E4/UzGFkEnG95I/AAAAAAAANT4/10OrL-uKOlg/s280/banner%2520lomba.png"></a> <p>"></a>Ā <p>
with Tashiru nasyid at pertemuan evauasi haji, Mason Pine Hotel 28-29 Maret 2014
Temukan TB dan #Sembuhkan TB (aku terlalu menyepelekan)
Temukan TB dan #SembuhkanTB "Uhuk, ehm" duuh entah kenapa sudah 3 minggu ini tenggorokanku gatal sekali. Gatal yang disertai batuk. Anehnya batuk tersebut hilang kalau aku meminum air hangat, tetapi kalau sudah minum air dingin, maka semakin menjadilah gatal yang disertai batuk itu. "Ehm..ehm..ehm" ,batuk itu muncul lagi saat menjelang petang. "Kamu sudah minum obat?" Bapakku bertanya. "Sudah pak, udh mau 1 bulan gatal dan batuknya masih ada, padahal sudah ke dokter dan obatnya sudah habis." Jawabku, meyakinkan bapak yang khawatir. Aku pikir mungkin aku punya alergi dingin sehingga sering batuk, ya karena tinggal di Bandung yang pada saat itu musim hujan, membuat udara di Bandung semakin dingin. Selain batuk, anehnya setiap sore setelah mandi sering rasanya keringat dingin. Menjelang malam rasanya gerah sekali, bajuku hampir selalu basah karena keringat saat tidur. Yah aku pikir mungkin aku terlalu cape beraktifitas di sekolah. 1 bulan lebih, batuk disertai gatal itu hilang timbul. Disinilah terjadi banyak perubahan. Kata guru dan teman-temanku suhu badan ku terasa hangat, tetapi aku tidak menyadarinya. Karena ku pikir suhu manusia hidup yah pastilah hangat. Wajar saja. Normal. "Kamu ko tangannya anget banget sih? Kamu lg sakit?" Ucap temanku saat sedang bersalaman denganku "Iya, kamu anget gini badannya, coba ukur suhu badanmu." Sela guruku yang datang menghampiri 37.8 C "Sub-febris, coba kamu ukur selalu suhu badannya pake termometer ini." Saran guruku. 2 minggu kemudian... Yah suhu badanku berada di nilai 37,7-37,8. Ah mungkin aku pikir ini gejala flu. Karena batuk, berkeringat, demam itu yang sering muncul di gejala flu. Tapi lama-kelamaan.. Aku sering terjadi demam tinggi. Kadang sampai 40. Pusing sekali kepalaku. Tapi anehnya batuknya hilang. Hingga aku periksakan berobat ke dokter tanpa pemeriksaan penunjang dia mendiagnosa kalau aku ini hanya terkena flu Singapura. Demam tinggi memang sudah tak ada. Lama kelamaan aku sering merasa sesak dada. Ics2 mid klavikula. 5 jari di bawah bahu yang rasa sesaknya menjalar sampai ke belakang punggung. Yah lagi-lagi aku terlalu menyepelekan yang terjadi, mungkin aku kira masuk angin. Rasanya semakin sering sesak dada. Dimana suatu hari terjadi puncaknya. Saat saya sedang ujian akhir semester. Tiba-tiba badan demam tinggi, keringat dingin, kepala pusing, sesak dada dan rasanya paru-paru ini kekurangan oksigen. Sesak sekali. Sulit bernafas. Kulihat jari-jari tanganku berubah menjadi warna ungu. Hypoxia. Kekurangan oksigen pada aliran darah.. Nah dari sinilah awal nya kalau aku ini terkena TB. Hasil rontgen menunjukkan kesan TB paru masih dalam tahap awal. Pemeriksaan dahak BTA serial nya negatif. Ya mungkin karena aku tidak bisa mengeluarkan dahak secara benar. Ada yg lebih mengejutkan !!!! Mantoux test yang disuntikkan di lenganku berubah menjadi bentolan merah dengan diameter 10mm. Selain itu,dokter meraba kelenjar getah bening di belakang leherku. "Ini sih keraba ada benjolan kelenjar di leher tapi masih kecil sih, sebesar kacang. Ini sih takutnya TB kelenjar juga. Pengobatan yah 8-9 bulan." Penjelasan dokter kepada aku dan bapak. Rasanya sedih sekali ingin menangis. Umur 17tahun, aku harus minum obat TB selama 8-9 bulan. Setiap hari. 3 tablet. Sebelum makan di pagi hari. Rasanya tak sanggup. Bagaimana mungkin aku bisa terima perubahan yang akan terjadi dalam hidupku. Warna urine jd berubah orange-kemerahan. Alat makan dipisahkan. Menggunakan masker. Berbicara dengan jarak jauh. Rasanya memang tak sanggup.. Tapi hati kecilku berkata, mungkin sakit ini adalah penggugur dosaku. Ų§ŁŁŁŁ menciptakan sakit dengan penawarnya. TB ini harus dibasmi dalam tubuhku. Kalau tidak disembuhkan, hidupku masih panjang. Masih banyak cita-cita yang harus aku capai. Aku jangan kalah dengan bakteri ini. Yah penderita TB memang harus selalu diberikan semangat apalagi untuk minum obat. Pentingnya PMO, pengawas minum obat ini agar memastikan obat yg diminum benar2 ditelan tidak dimuntahkan lagi. Agar TB resisten tidak terjadi. Dan alhamdulillah akhirnya aku dinyatakan sembuh dari TB setelah pengobatan selama 9 bulan. \(ā¢Ėā£Ėā¢)/ Untuk masyarakat Indonesia yang terjangkit TB. Kita harus semangat untuk sembuh! Kalau bukan kita sendiri yang membasmi siapa lagi !!! Semangat !!! * Ini adalah kisah nyata. Peran sesungguhnya disamarkan menjadi "aku"