Selamat datang lagi.
Ah tempat ini sudah terlalu lama sepi..
Karena mungkin mereka para orang lama sudah terlalu sibuk bahagia. Wajar saja tempat penampung kegelisahan, kesedihan kebimbangan dan doa untuk melewati itu semua di tinggalkan.
Bagi laki laki ini pun begitu, hampir tidak ada lagi kalimat absurd penanda perasaan yang ditulis lagi disini. Mungkin karena sudah tidak perlu lagi. Mungkin juga dari kita merasa kesedihan hanya cerita masa lalu.
Semakin bertambah umur mungkin dari kita merasa tidak perlu lagi memaknai kesedihan. Karena lebih baik lari dari itu bersama kesenangan kesenangan artificial yang lebih mudah dimengerti dan mudah didapat dari apa terjadi dalam fase dewasa ini dari pada harus bertempur dan terlalut didalam perenungan tentang hidup dan kesedihan.
Dan hari ini tiba tiba laki laki ini secara absurd berniat membuka lagi tempat ini, hanya untuk sekedar menulis ini dan menyimpan rencana masa depan. Dan setelah itu bertanya lagi, apa masih perlu kah menulis lagi tentang perenungan atas apa yang sedang dijalanin?
Baginya terasa perlu, agar segala tulisan ini mungkin akan menjadi kait dimasa depan untuk membawa memory dan perasaan kita tentang ketangguhan dan kesenangan atas apa yang perna terjadi.
Yang menandakan bahwa kita hidup dan terus tumbuh.
Yang menandakan bahwa kita belajar dari apa yang telah lalu.
Yang menandakan bahwa kita tumbuh dari rasa syukur.
Selamat datang lagi, saya...









