Tolong, Tutup Pintunya
Ke barat,
satu mengejar
menukar emas dengan bulu angsa
Ke timur,
dua mengejar
meminta bulu angsa,
satu- tak membawa emas ataupun senapan
dua- mengancamku dengan senapan
Misiku terancam
Ke selatan,
tiga mengejar
meninggalkan berita— yang tak mau kudengar isinya
(menghela nafas)
tertulis bahwa, “Kau tidak akan pergi jauh, ke utara pun tak akan sampai. Pegang ucapanku”.
Jauh ku berlari dengan empat mengejarku
setitik, empat terlihat menggebu-gebu
ingin menolongku
Utara sedang krisis,
aku tak boleh kesana
empat memapahku karena aku terjatuh saat berlari darinya.
Empat membawaku pulang, seraya menangis bersama,
“Tinggalkan aku sendiri.” Ujarku
Empat masih menangis,
terbaringlah aku disebelahnya
Empat terhempas dengan mudahnya seperti abu
aku sendiri
aku sendiri
aku sendiri.
19 Januari 2019








