Sebelum 30 dari yang sudah 32
Banyak hal yang sebenarnya perlu disiapkan dan sebenarnya banyak juga artikel yang membahas terkait apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum masuk ke fase usia 30 tahun. Dalam keadaan atau kondisi apapun, ada satu hal yang menurutku menjadi salah satu yang benar-benar perlu untuk dipertimbangkan.
Aku tidak akan membahas di bab spiritualitas, itu akan menjadi hak khusus antara teman-teman dengan apa yang diyakini. Tapi, ada satu hal yang benar-benar perlu untuk disiapkan sebelum teman-teman masuk ke fase 30 an. Yaitu, lingkaran pertemanan yang positif.
Memasuki usia 30, mungkin beberapa di antara kita akan yang merasa tertinggal, merasa rendah diri, merasa belum ini itu, karena kita mulai menyadari kalau ternyata di usia yang seumuran, ada orang lain yang JAUHHHHHHHHHHHHHHHHH lebih berhasil dalam segala aspek kehidupannya. Karier, keluarga, anak-anak, kepemilikan aset, pendidikan, dan sebagainya. Ditambah, mungkin kita akan menghadapi beragam percakapan sosial dari keluarga, masyarakat, bahkan orang yang tidak dikenal terkait apa yang sedang kita lakukan.
“Kamu lagi ngapain sekarang?”
Mempersiapkan diri dengan memiliki teman-teman yang berpikir positif, bisa diajak diskusi dengan mendalam - tidak hanya itu tapi juga bisa diajak untuk memikirkan solusinya, mampu memberikan alternatif pemikiran yang sehat yang bisa dipakai, mampu memberikan pendapat yang objektif dan juga subjektif. Teman diskusi seperti ini memang bisa menjadi PR yang cukup berat untuk ditemukan, tapi menurut pendapatku, lingkaran seperti inilah yang nantinya akan menjadi benteng kita.
Karena mungkin kita tidak bisa memikirkannya sendiri dan mungkin keluarga khususnya orang tua mungkin bukan tempat yang cukup aman bagi diri sendiri untuk terbuka terkait apa yang sedang dipikirkan dan dirasakan. Mari memulainya untuk menemukan, mencarinya sampai dapat.
Kalau sudah punya, dijaga baik-baik silaturahminya. Kita perlu untuk memiliki bubble yang melindungi diri di tengah-tengah lingkungan yang mungkin sudah terlalu keras dampaknya bagi pikiran dan hati kita. Semoga kita semua bisa dipertemukan dengan orang-orang baik yang mampu mendorong kita menjadi lebih baik, dalam keadaan apapun.
@kurniawangunadi