Berada di usia dewasa awal seperti berada di suatu jembatan yang punya banyak pilihan tujuan di akhir sana. Mungkin karenanya, banyak hal yang jadi alasan dan pertimbangan untuk sesuatu yang bahkan menurut kita dahulu itu sebagai sesuatu yang sederhana. Seakan benar-benar mengilhami bahwa hidup ini hanya sekali, tidak dengan melakukan apapun yang diinginkan, namun dengan melakukan apapun yang dianggap benar tanpa harus buang waktu percuma.
Untuk yang memiliki mimpi dan hasrat yang konsisten sedari remaja bahkan kanak-kanak, it shows the light on your way. Semakin bertambah hari akan semakin terasa apakah kita berjalan di jalan yang mengarah pada mimpi kita ataukah di jalan yang mengarah pada tujuan lain.
Lalu, bagaimanakah jika kita konsisten berjalan di jalan yang mengarah mimpi namun tak kunjung sampai?
Berjuang, adalah kata kerja yang memang selalu diinginkan oleh mimpi. Tidak pernah mudah menuju tujuan yang diinginkan dan begitulah cara kerjanya. Ada yang terlihat mudah menggapai mimpi, ada pula yang terlihat berdarah-darah. “Terlihat” punya sisi keterbatasan, berarti keterbatasan penglihatan yang kita miliki, yang kemungkinan besar hanya asumsi yang kita punya dari apa yang ditampilkan. Perjuangannya? Who knows?
Itulah mengapa, terkadang punya role model atau idola sangat penting untuk diketahui perjalanan hidupnya untuk menggapai mimpinya. Untuk tahu bahwa everything needs a process, not the instant thing like we’ve seen.
Jika yakin berada di jalan yang masih mengarah namun tak kunjung sampai, yakinlah tujuan itu sebenarnya semakin dekat. Pun jika tak sampai, sumbu mimpi itu yang tetap menyalakan lampu perjalanan dan mengarahkan kita pada cabang mana kita harus jalani dan persinggahan mana yang kita harus tinggali. Sehingga, ketika kita melihat ke belakang, tidak ada kelabu penyesalan yang menghantui. Pada akhirnya, yakinlah bahwa apa yang kita miliki adalah anugerah terindah dari Yang Maha Memiliki.
Lalu bagaimana pula jika kita berjalan di jalan yang mengarah mimpi namun seiring perjalanan mimpi itu berubah?
Tidak ada yang abadi di dunia ini. Begitu pula mimpi, tidak ada mimpi yang salah. Perjalanan kehidupan berarti juga sebuah pelajaran untuk kita selalu mengevaluasi dan menyelaraskan diri. Dengan begitu, kita pun semakin mengenali diri kita, apa yang kita inginkan, apa yang terbaik untuk kita dan apa yang patut kita perjuangkan. Everyone deserve to be happy, doesn’t it? When it leads to your happiness, then do it.
Buatku, sebagaimana hakikat manusia yang tidak pernah merasa puas, mimpi seperti sebuah energi. Tidak akan hilang, namun dapat berubah bentuk. Satu pencapaian mimpi, tidak akan membuat kita berhenti, justru ia mengarahkan kita pada mimpi yang lainnya. :)