𓃗
official daine visual archive
One Nice Bug Per Day
Cosimo Galluzzi

★
Mike Driver

Kiana Khansmith
EXPECTATIONS

roma★

Origami Around
🪼

pixel skylines
YOU ARE THE REASON
occasionally subtle
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open

izzy's playlists!
Monterey Bay Aquarium
The Stonewall Inn
noise dept.
seen from France
seen from Ukraine

seen from Colombia
seen from United States
seen from United Kingdom

seen from Italy
seen from Bangladesh

seen from Malaysia
seen from United States
seen from Italy

seen from Türkiye

seen from Czechia

seen from Netherlands

seen from Malaysia

seen from Vietnam
seen from United States

seen from Colombia

seen from Belarus
seen from Türkiye
seen from Germany
@beardonesia-blog

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Berpuasa bukan hanya menahan makan makanan, tapi juga menahan makan bangkai saudaranya (Ghibah)
Malik
Itulah Karma
Dulu jaman jadi tholib\pelajar\mahasiswa jarang (terkesan gak pernah) persiapan belajar untuk ujian bahkan sekelas Ujian Nasional. Kini begitu jadi pengajar malah gak dapet waktu persiapan walau cuma sebentar.
Dulu-pun saya rajin hadir dikelas, tapi kebanyakan waktu saya dikelas diisi dengan tidur dan coret-coret. Kini ketika didapati beberapa murid bertingkah seperti itu, saya hanya bisa bergumam “inikah karma?”
Tidak semua niat baik membuahkan hasil yang baik. Yang terpenting kita berusaha yang terbaik

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
jadikan Allah-lah sebab kita melakukan sesuatu!
"Muslim yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah". . #mdcpontianak #lettering #handslettering #doodle #doodleart
(via https://www.youtube.com/watch?v=Ii9WRSmlUn0)
Banyak dari kita sudah mempersiapkan untuk sesuatu yang tidak pasti, tapi kematian yang pasti banyak yang lalai
Andai tiap dosaku menjadi hashtag, mungkin sudah Trending Topic saking ramainya.
Renungan siang yang sendu bersama lagu tahun 1990. (via ammarjasir)
:S
(via urfa-qurrota-ainy)

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Sabtu dan ahad mungkin adalah hari favorit santri. Selain karena libur setoran dan bebas berkegiatan, hari sabtu dipakai untuk panahan kecil-kecilan. Ada seorang santri yang menyita perhatian sejak malam-malam sebelumnya. Saat santri yang lain sudah terlelap, santri yang satu ini masih asik dengan hafalannya. Pernah saya tanya di kelas saat jam diniyah tentang cita-citanya, dia bilang hendak jadi seorang yang benar-benar hafidzh 30 juz. Dan disaat malem minggu seperti ini, ketika santri lain bercanda dan bermain dengan temannya, atau memilih tidur, dia berusaha menahan kantuknya untuk terus melantunkan hafalan, meski harus berdiri dan bersandar sesekali agar mata tak mudah terpejam.
Semangatmu nak, masyaAllah👍👍👍 Ini malam minggunya, bagaimana malam minggumu? (at Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Darul Hijrah)
Siang di hari Jumat lalu terik. Matahari telah menuntaskan setengah lebih tugasnya menemani langit Surabaya. Aku masih duduk di lantai masjid bercorak granit seusai jumatan itu, memandang sekitar, mencari Syaikh Usamah, seorang syaikh muda dari Aljazair yang ku harap hadirnya sejak sebelum jumatan. Tak menemukan sosoknya, ku alihkan pandangan sejenak pada beberapa anak laki-laki berjubah putih, santri Ma'had Tahfidzh Darul Hijrah.
Pandanganku terhenti di ujung shaf pertama sebelah kiri. Seorang santri sedang menunaikan shalat sunnah setelah Jum'at. Ada yang tak biasa darinya. Dia yang ku tulis perjuangannya menghafal pada foto di atas, tak pernah terlihat murung atau bersedih. Tapi kali ini lain. Saat sujud, ku lihat air mukanya berubah, memerah, seperti menahan air mata. Ah, barangkali ia sedang rindu abi dan umminya, rindu yang wajar dirasakan seperti santri lainnya pikirku.
Seusai salam, ku panggil si santri pemilik mata sipit macam arek korea ini.
“Antum tadi nangis atau ngantuk? Kok wajahnya kayak orang nangis gitu… ”
“Ngantuk ustadz…”
“Yang bener antum…?!”
Setelah ku desak, dia baru mengaku, “Sebenernya saya lagi sakit ustadz…”
“Ya Allah, sakit apa? Sini bilang ustadz, apanya yang sakit?”
“Pusing dan panas ustadz, tadi pagi waktu mandi saya kedinginan. Padahal gak biasanya.”
“Terus apa lagi?”
“Udah itu aja ustadz…”
“Ya udah abis ini antum istirahat siang dulu aja”, pikirku mungkin dia kelelahan, barangkali istirahat sejenak bisa pulihkan kondisinya sebelum harus diberi obat.
“Nggak usah ustadz…”
“Lho kok nggak usah? Ya udah abis ini antum langsung makan ya…”
“Nggak ustadz, sebenernya saya lagi puasa… ”
“Antum puasa apa hari Jum'at?”
“Puasa daud ustadz…”
MasyaAllah, saat itu aku tersentak, ada hati yang terguncang dan air mata yang tertahan. Akhirnya aku tahu, bahwa panas dan pusing yang dia rasakan barangkali karena sedang berpuasa daud tanpa santap sahur yang seperti biasanya. Karena ma'had hanya memprogram puasa senin-kamis maka ummi dapur hanya memasak untuk saur pada hari itu. Pun tanpa saur yang cukup tak menghalanginya dari keistiqomahan untuk menjalankan puasa daud. Di kala santri lain tidur lagi setelah tahajud, saat itu mungkin dia sedang meneguk segelas air dan sedikit jajanan ringan yang dibeli di etalase kecil untuk santri sembari memasang niat kuat-kuat untuk berpuasa daud di hari itu.
Sederhana namun luar biasa, begitu cara Allah seringnya memberi pelajaran pada kita. Allah tunjukkan bagaimana seorang anak kecil sudah sebegitu cintanya terhadap Al-Qur'an.
Teringat akan nasihat seorang ulama, “Mintalah pertolongan Allah dalam perjalananmu menghafal Al-Qur'an dengan puasa di siang hari dan tahajud di malam hari.” Ya, si santri tadi pun mengamalkannya. Dan tak ku lihat ia berjalan tanpa acapkali membawa Al-Qur'an hafalannya.
Teringat pula akan kata gurunda tercinta, ustadz Imam Alhafidzh, “Bahwa menjadi guru pada hakikatnya tidak hanya mengajar, tapi juga belajar. Belajar menyampaikan ilmu, belajar membenahi murid, belajar bersabar, belajar mendidik dan membina, belajar menyayangi dan mencintai”.
Semoga Allah memberkahi dirimu nak..
Mengabadikan Kenangan Surabaya, 14 Oktober 2016
Yakin bisa nolak Papandayan?
Kalo ane sih iya
Mentoleransi intoleran adalah bagian sikap pengecut

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Berkuasa tapi Lupa
Hasrat dan keinginan untuk berkuasa kadang kala menjadikan manusia lupa. Melupakan Tuhan yang Maha Pencipta, baik lupa dalam artian lupa mengingat (beribadah kepada.red) Tuhannya atau lupa bahwa Tuhannya Maha Melihat segalanya. Hingga ia melakukan hal yang dilarang oleh Tuhannya selama ia menjabat. Kelupaan pada Tuhannya akan berimbas pada kelupaan terhadap kehidupan setelah kematian dimana semua amal kita akan dihisab dan dipertanggungjawabkan; kelupaan bahwa segala amanah nantinya akan dipertanggung jawabkan di akhirat nanti. Nas’alullaha salamata wal ‘afiyah. Allahu A’lam.
Apakah dengan semua hal yang semu itu, kamu dibutakan?