https://soundcloud.com/arvipra/episode-25-live-streaming-dan-giveaway

PR's Tumblrdome
Cosimo Galluzzi

Janaina Medeiros

oozey mess
will byers stan first human second

romaâ
he wasn't even looking at me and he found me
d e v o n

tannertan36
I'd rather be in outer space đ¸

titsay
AnasAbdin
Cosmic Funnies
Mike Driver
Sweet Seals For You, Always

â

izzy's playlists!
Lint Roller? I Barely Know Her
i don't do bad sauce passes
NASA
seen from United States

seen from United States
seen from Malaysia

seen from United States

seen from TĂźrkiye

seen from United Kingdom
seen from Sweden
seen from Germany

seen from United States

seen from Maldives

seen from United States
seen from TĂźrkiye

seen from Singapore
seen from China

seen from United Arab Emirates

seen from United States

seen from Malaysia

seen from Singapore

seen from United Kingdom
seen from TĂźrkiye
@arvipra
https://soundcloud.com/arvipra/episode-25-live-streaming-dan-giveaway

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
https://soundcloud.com/arvipra/episode-22-gotg-vol-2-spoiler-alert-dan-relationship-bareng-hani-fathiya-dan-devina
https://soundcloud.com/arvipra/episode-20-toothkrush-musik-dan-edm-bareng-sayyid
https://soundcloud.com/arvipra/episode-19
https://soundcloud.com/arvipra/episode-18

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
https://soundcloud.com/arvipra/episode-13-rolemodel-hobi-dan-etika-di-bioskop-bareng-khalis-irvan
https://soundcloud.com/arvipra/episode-12-youtube-drama-kreator-konten
5 Menit Sebelum Tayang
Ketertarikan terhadap jurnalistik televisi dimulai saat SD kelas 6. Pada saat itu, terdapat drama jepang yang memiliki sudut pandang jurnalistik televisi. Pada drama tersebut selain unsur romansa, diperlihatkan pula cara kerja mereka sebagai pegawai stasiun tv. Reporter, Kameramen, sampai Produser diperlihatkan tugas dan wewenangnya masing-masing. Sayangnya gue lupa judul dari drama tersebut. Mungkin jika ada yang tahu bisa menuliskan judulnya di kolom komentar. 2 Tahun belakang, kekaguman terhadap dunia televisi muncul kembali. Drama korea Pinocchio dan Sitkom dari NET TV The East adalah pemicunya. Framing berita, deadline, Mencari info, Menyelidiki sebuah kasus, dan hubungan antara senior â junior adalah momen yang saya tunggu saat menonton dua serial tv tersebut.
Hingga saat ini, gue menemukan sudut pandang baru di dunia tersebut. Sudut pandang tersebut saya dapatkan dari komik karya Ockto dan Matto yaitu 5 Menit Sebelum Tayang. Di komik tersebut saya melihat kerja dari seorang editor. Walaupun terdapat karakter reporter yang muncul, tapi highlight dari komik ini adalah editor bernama Budi. Pengalaman menjadi editor lepas, membuat gue merasakan apa yang Budi rasakan. Deadline yang menghampiri, mood yang harus selalu diatas angin, dan tekanan dari stakeholder yang menginginkan sebuah hasil yang cepat, rapih, dan keren.
Setelah membaca 5 Menit Sebelum Tayang, gue menantikan volume 2 dan seterusnya. Untuk volume 1 ini saya beri nilai 4 dari 5. Sebuah awal yang solid untuk kelanjutan cerita tersebut. Semoga Ockto dan Matto bisa menghadirkan cerita dan sudut pandang yang luas pada dunia editor. Terima Kasih
Ganti Identitas
Maraknya transportasi berbasis aplikasi online membuat kita tampak vurnerable terhadap lingkungan. Apakah ini gue yang terlalu insecure atau gimana, tapi sangatlah awkward memberi informasi hingga nomer handphone ke orang yang sama sekali kita tidak kenal. Orang yang di mata gue ga kenal-kenal amat pun jarang gue berikan nomer hp. Paling banter adalah ID Line. Tak hanya itu, terkadang para driver suka mengajak kita ngobrol. Mungkin tujuannya adalah biar ga canggung, biar terkesan ramah, tapi apakah perlu mengorek-ngorek informasi-informasi krusial?
Hal-hal yang biasa ditanyakan ke gue adalah:
Masih kuliah atau sudah kerja?
Kuliah/kerja dimana?
Pandangan politik
Mengenai pertanyaan kerja/kuliah biasanya gue jawab asal-asalan. Seperti mengaku dari Universitas lain, atau bekerja freelance, atau baru lulus SMA. Bukannya ingin berbohong, tapi ngerasa tidak aman aja jika obrolan keseharian ditanyakan dari orang yang baru kita temui 10-15 menit yang lalu. Pandangan politik juga termasuk bahasan yang cukup krusial. Seperti ada stereotip mengenai hitam dan putih. Jika ada yang menanyakan ini, gue cukup menjawab, tidak mengikuti politik.
Selain itu adapula tindakan preventif, biasanya saya ajak ngobrol lebih ke bahasan yang umum seperti âtadi bapak dari mana?â, membahas mengenai cuaca, membahas otomotif, dan bisa kalian eksplor sendiri. Jika kalian diajak ngobrol sama driver transportasi berbasis aplikasi online, apakah kalian menjawab dengan jujur seperti biasa atau mengganti identitas kalian?
Jagur-14
Sudah hampir 4 tahun Jagur-14 menemani dan membantu gue baik dalam hal akademis ataupun non-akademis. Jadi, siapa itu Jagur-14? Jagur adalah codename yang gue berikan ke gadget penunjang gue. Sampai saat ini tipe Jagur yang ada terdiri dari Jagur-5, Jagur-10, Jagur-6, Jagur Desktop, dan terakhir Jagur-14. Untuk saat ini gue mau membahas si Jagur-14.
Jagur-14 adalah Acer V5-471G. Laptop ini gue pilih karena ukuran yang tipis, touchpad ala-ala macbook, dan spek yang cukup mumpuni. Kenapa Jagur-14? Karena dia berukuran 14 inci. Berikut gue jabarkan spesifikasi Jagur-14.
Processor: Core i5 3317U 1.7GHz Turbo Boost to 2.5GHz
RAM: 4GB
Graphic Card: Intel HD 4000 & Nvidia GT620 1GB
Storage: 500GB SATA 3
Optical Drive: Ada
Konektivitas: Wifi, Bluetooth
Screen: LCD 14â
Jagur-14 sangatlah gue andalkan khususnya saat mengerjakan tugas kuliah atau organisasi. Aplikasi pengolah grafis seperti Adobe Illustrator dan Adobe Photoshop berjalan dengan lancar. Sempet juga digunakan untuk mengolah video tapi ga terlalu sering karena kasian juga kalo harus disuruh render berjam-jam. Aplikasi tersebut aja berjalan lancar apalagi untuk kebutuhan sehari-hari. Di bidang gaming, sebenernya gue mengambil laptop ini juga karena ada dedicated graphics card. Walaupun setelah gue coba, kentang ya kentang aja. Main game di Low Resolution dengan tingkat grafis normal sudah bersyukur. Untungnya game favorit Football Manager tidak membutuhkan spesifikasi grafis terlalu heboh.
Waktu demi waktu, laptop gue mengalami evolusi. Mulai dari RAM yang ditingkatkan menjadi 8GB dual channel. Melepas Optical Drive untuk diisi HDD Caddy sehingga bisa menggunakan konfigurasi SSD + HDD. Untuk SSD gue menggunakan Corsair Neutron GTX 240GB. Sedikit menyesal ketika melihat harga SSD akhir-akhir ini. Karena untuk kapasitas 240GB bisa diperoleh dengan kocek 950 Ribu Rupiah.
Ada memori yang menyenangkan ada pula memori yang menyedihkan. Laptop ini pernah menjadi korban dari peristiwa ketidakseimbangnya gue dalam mengendarai motor atau biasa kita sebut tergelincir dan jatuh. Laptop gue divonis layarnya rusak parah beserta beberapa engsel yang patah. Sempat absen beberapa saat menggunakan Jagur-14. Orang-orang terdekat memberi saran untuk mengganti ke lain hati tapi apa daya rasa cinta yang begitu besar membuat gue tidak goyah mempercayai Jagur-14. Hingga akhirnya Jagur-14 telah sembuh tidak total (ada beberapa penyok dan engsel yang sudah tidak prima) dari hari itu gue cukup menjaga Jagur-14 agar tidak terluka lagi.
Hingga tahun ini, gue cukup bingung karena gue sudah memiliki PC dan Jagur-14 dialih fungsikan sebagai perangkat mobile. Sedikit bosan menggunakan Jagur-14. Sempat terpikir untuk di-upgrade tapi gue bingung apa yang harus di-upgrade? Layaknya digimon, Jagur-14 ini sudah di perubahan terakhir. Pilihannya hanya upgrade HDD dan/atau SSD tapi untuk storage gue masih merasa cukup dan penyimpanan eksternal pun masih memiliki banyak ruang. Sampai akhirnya tadi di Jogja Gadget Expo gue menemukan stand maxx-skins. Karena penampilan Jagur-14 cukup kotor, gue coba kasih skin aja seengganya tampilannya ga malu-maluin banget. Akhirnya dirombaklah tampilan Jagur-14. Gue sulit menggambarkan tema dari tampilan ini. Intinya adalah menekankan personal branding Arvipra dibalut warna abu-abu tua menggambarkan kesan mahal dan seksi. Ya pokonya bisa dilihat di gambar lah ya.
Itu tadi cerita gue mengenai Jagur-14. Untuk Jagur yang lain menyusul, jadi biar tidak ketinggalan bisa follow tumblr ini. Terima kasih semuanya.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Mereka sudah berkarya
âKapan kamu merasa hidup?â
âTerakhir kali saat SMP, semoga bisa bertemu kembaliâ
Apa yang terjadi saat gue SMP? Saat itu gue lagi gila-gilanya dengan musik. Memulai dan bergerak bersama band yang dirancang sejak akhir SD. Gonta-ganti nama dan personil. Mulai di Sixty-Nine, Queens Rangers, sampai SoV. Diawali oleh 2 orang dan akhirnya bertahan di 5 personil tetap. Latihan rutin seminggu sekali. Impian memiliki studio sendiri disebuah pegunungan. Penolakan dari audisi-audisi hingga lolos audisi. Drama dan ego yang muncul seiring kedewasaan. Hingga kepedean nyoba rekaman padahal belum keren-keren amat. Semua pengalaman itu terjadi begitu singkat. Dipertemukan di saat SMP dan pada akhirnya dunia kuliah memisahkan kita. Gue dan Sunu (keyboard) berada di Jakarta, Fendy (Drummer) di Yogyakarta, Alvin (Vocal & Guitar) dan Haryo (Vocal & Guitar) tetap di Bandung.
Dan sekiranya 2 bulan yang lalu gue nemu 2 band di youtube dengan ciri yang gue kenali. Saat ini Alvin berada dalam band Alvin & I dan sudah mengeluarkan EP Bersuara. EP tersebut bisa kalian akses via iTunes dan Spotify. Lagu-lagu Alvin & I menggambarkan kepada gue sebuah padang rumput luas dinikmati sambil tiduran santai ditemani angin lembut dari kiri ke kanan dan kanan ke kiri. Dari 5 lagu yang dihadirkan, gue mengalami eargasm di Bersuara, So Tired, dan Hilang. Sayangnya versi fisik EP tersebut sulit didapat di Jakarta. Jika management Alvin & I membaca artikel ini, gue sangat tertarik untuk memiliki EP tersebut dan bisa menghubungi gue di arfiadipratama(at)gmail.com.
Tak cukup dengan Alvin, gue juga menemukan Haryo di band The Poise. Sebenernya tidak terlalu kaget saat mengetahui ini karena sebelum bernama The Poise band ini terlebih dahulu bernama Ivy & Gold dan saat itu sudah gue denger di Soundcloudnya Haryo. Magnetic Field yang membuat gue iri dengan band ini. Mungkin kalo kami masih berlima, suara ini yang akan kami hasilkan.
Sangat menunggu jika mereka main di Jakarta atau Depok (Karena gue juga masih ada satu semester lagi di Depok). Walau seneng dan terasa nostalgia melihat mereka, ini juga menjadi pukulan telak bagi gue. Gue udah ngapain aja?Â
Disaat mereka sudah berkarya
Nyoba nonton di XXI The Premiere
Beberapa hari yang lalu gue menyempatkan diri untuk nonton di XXI The Premiere. Walaupun memilih kelas yang paling ekslusif tetep aja gue coba cari yang harganya masih rasional dan akhirnya gue menemukan Mall One Bel Park dengan karcis XXI Premiere di harga Rp60.000. Menurut riset gue terhadap The Premiere, fasilitas yang bisa gue dapatkan adalah sebagai berikut:
Kursi Sofa
Berbeda dengan teater yang lain, kursi yang diberikan oleh The Premiere merupakan kursi sofa yang empuk dengan senderan kepala dan kaki yang bisa disesuaikan oleh penonton. Sehingga memberikan kenyamanan maksimal saat menikmati film. Selain itu pula diberikan selimut sebagai penghangat jika ternyata suhu dalam teater cukup membuat anda menggigil atau juga menutupi mata anda saat menonton film horror.
Ruang Tunggu
Disediakan ruang tunggu eksklusif bagi pembeli karcis The Premiere. Dengan adanya ruang tunggu ini, tidak perlu lagi duduk gogoleran di lantai sembari menunggu jadwal tayang film. Terdapat juga cafĂŠ jika ingin minum-minum lucu atau memesan makanan untuk disantap saat menonton film.
Jumlah kursi yang sedikit
Dengan jumlah kursi yang sedikit, bisa dipastikan gangguan saat menonton film dapat diminimalisir. Posisi yang disediakan juga cukup tepat sehingga tidak ada kasus menonton terlalu dekat dengan layar atau terlalu pinggir.
Namun, ada beberapa catatan yang saya rasa cukup mengganggu saat film berjalan. Yang pertama adalah makanan dan/atau minuman dihidangkan pada saat film tengah berjalan. Yang kedua adalah pembayaran tagihan yang juga dilakukan saat tengah-tengah film. Karena cukup sulit untuk mengambil uang, bahkan total tagihannya pun kurang terlihat dengan jelas. Kendala-kendala ini bisa diakali dengan memesan pada saat pembayaran karcis film. Jadi pastikan bahwa apakah anda akan makan/minum sebelum menonton film atau saat film berlangsung. Dengan ini pengalaman gue menonton film menyisakan teater Dolby Atmos. Semoga dilain kesempatan bisa menikmati teater Dolby Atmos.
Sekian
Gambar dari http://www.21cineplex.com/new-openings/ciputra-seraya-xxi-kini-dilengkapi-studio-the-premiere,35.htm
Captain America Civil War - Spoiler Review Part 2
Captain America Civil War - Spoiler Review Part 1

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
(via https://www.youtube.com/watch?v=ocKYdQ6zpTA)
NOBAR
Di tahun 2016 ini, siapa yang belum pernah menonton film? Disaat film sangat mudah untuk diakses baik itu melalui Bioskop, Layanan Netflix, DVD, bahkan jalur ilegal. Diantara semuanya, yang menawarkan kualitas terbaik adalah melalui bioskop. Sound yang diatur pada mode âsurroundâ seakan-akan suara tersebut mengelilingi penonton, layar yang besar, dan juga adanya penonton selain kita sehingga pengalaman menonton ngga sepi-sepi amat. Biaya yang diperlukan juga memiliki rentang yang luas dari 25 ribu hingga diatas 150 ribu dengan penawaran fasilitas dan gimmick tambahan. Untuk sisanya mungkin sangat sering dilakukan dan pada umumnya dinikmati secara sendirian.