Tulisan ini diperuntukan kepada siapa saja yang membaca.
" Malam ini sudah hampir sampai ke pertukaran pagi kembali. Kamu sudah melalui satu hari dari ribuah hari yang akan kamu lewati nanti.
Dari setiap harinya, banyak keluh tak bisa diutarakan, banyak tangis tak bisa ditunjukan, begitu juga luka-luka pada hati serta pikiran.
Kamu sudah hebat, bisa mengulang hari-hari yang tidak selalu memberi kenyamanan.
Kamu patut berbangga karena mampu menghadapi ketidak senangan dengan hati paling lapang.
Mengeluh pada apa yang membuatmu merasa tidak bahagia itu adalah kewajaran tapi tidak untuk diperpanjang.
Semua rasa sedih, gundah, amarah,kekesalan itu takkan mudah berganti menjadi baik kalau hanya dikeluhkan. Bukankah kamu ingin ketenangan? Setidaknya kamu mengawali dengan penerimaan bahwa perjalanan kamu ini memang begini adanya,
harus kuat kamu tapaki jalannya,
kesabaran tiada henti itu harus kamu utamakan.
Berterimakasihlah pada dirimu sendiri sudah sebaik ini untuk tetap bertahan. Berikan pelukan hangat dengan mengatakan pada diri bahwa, begitu hebat ia walau berjalan sendiri, menikmati masalahnya sendiri, menata kekacauan itu berulang kali dengan senyum untuk mengendalikan diri, kamu kuat, kuat sekali, kalau tidak sekuat ini, semua masalah itu takkan mungkin memilih pergi.
Berilah maaf pada apapun yang membuatmu harus melempar kata caci maki didalam hati, tatapan tidak menyenangkan karena tidak dianggap dan didengar oleh orang-orang yang kamu kenali.
Semua manusia yang ada di hadapan kamu memang dijadikan penguji agar kamu lebih kuat lagi, lalu memetik pelajaran dari buruk baik yang kamu hadapi.
Kamu harus menikmati siklus yang sama lagi dan lagi, pasang surut, salah benar tidak lupa kamu perbaiki.
Walau perjalan ini masih sangat panjang sekali, susah payah, mudah lapang, kamu tidak boleh lupa diri untuk mengakui takdir-Nya memang sangat berharga dan berarti.
Tetaplah jaga diri dengan baik, sayangi ia penuh kasih, jangan lupa untuk terus meminta maaf dan berterimakasih pada diri sendiri karena tetap mau mendampingi. "
Aku menyayangimu - Dari aku.
Payakumbuh, 13 September 2022