Kita mungkin pernah merasa seseorang tidak bisa mencintai kita sebaik cara kita mencintainya.
Namun kenyataannya memang mencintai dan dicintai selalu menjadi hal yang paling rumit untuk dipahami.
Saat kita merasa dicintai, kita merasa berhak menuntut lebih dari orang yang kita cintai. Kita berharap lebih, dari apa yang sudah kita berikan.
Kita selalu mencari-cari siapa yang lebih banyak berkorban. Siapa yang lebih banyak merasa disakiti.
Kita baru benar-benar merasa bahagia ketika kita merasa diperhatikan, saat kita merasa dicintai dengan sungguh-sungguh.
Secara tidak sadar kita jadi menggantungkan kebahagiaan kita pada orang yang kita cintai.
Tidak salah memang.
Hanya saja kita jadi lupa bahwa kita tidak mungkin bisa mendapatkan seluruh dunianya. Seseorang yang kita cintai juga memiliki dunianya sendiri.
Selalu ada hal yang tidak ingin ia bagi, dan hanya ingin disimpannya sendiri.
Kita menjadi terlalu mudah kecewa pada hal-hal kecil yang tidak sesuai dengan apa yang ada dalam bayangan kita.
Kita selalu menuntut seseorang untuk selalu mencintai kita, tanpa pernah kita bisa benar-mencintai diri kita sendiri.
Cara seseorang mencintai kita, cara kita mencintainya, dan keinginan kita dicintai dengan cara yang seperti apa, sampai kapanpun tidak akan pernah sama.
—ibnufir









