"Laa ilaaha illallah wahdahula syarikalah" adalah sebuah kalimat yang berarti "Tidak ada Tuhan selain Allah, Dia tunggal, tidak ada sekutu bagi-Nya." Kalimat ini merupakan salah satu bentuk dzikir yang sangat dianjurkan untuk dibaca, termasuk di malam Arafah, dan memiliki banyak keutamaan.
Kalimat "Laa ilaaha illallah wahdahula syarikalah" menegaskan tauhid, yaitu keyakinan bahwa hanya Allah SWT yang berhak disembah dan tidak ada sekutu bagi-Nya.
Kalimat ini memiliki banyak keutamaan, di antaranya:
Penghapus dosa: Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa yang mengucapkan pada malam hari: 'Laa ilaaha illallah wahdahu laa syarika lahu, lahul mulk wa lahul hamd, wa huwa \'ala kulli shay\'in qadir, rabbighfir li', maka diampuni dosanya meskipun sebanyak buih di lautan." (HR. Ibnu Hibban 5528).
Dzikir yang paling baik: Hari Arafah merupakan hari yang paling utama untuk berdoa, dan dzikir "Laa ilaaha illallah wahdahu laa syarika lahu" adalah dzikir terbaik yang bisa dibaca, kata para ulama.
Malam Arafah adalah malam sebelum hari Arafah, dan pada malam itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak dzikir dan doa, termasuk dzikir "Laa ilaaha illallah wahdahula syarikalah".
Amalan lain di malam Arafah:
Selain dzikir, amalan lain yang dianjurkan di malam Arafah adalah:
Sholat Tahajjud: Dikerjakan di sepertiga malam terakhir.
Memperbanyak bacaan Al-Qur'an: .
Memperbanyak takbir, tahlil, dan tahmid: .
Hari Arafah adalah hari ke-9 bulan Dzulhijjah, dan pada hari itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak dzikir, doa, dan puasa sunnah.