Waktu yang Tak Kembali Bersuara
Suara yang terdengar cukup indah pada waktu itu, seakan-akan membuat diriku tak rindukan untuk pulang dan hanya ingin bersama. Namun itu semua telah hilang karena waktu, tak ada tempat untuk memaksa dan mempertahankan semua itu, yang ku bisa hanya berharap untuk dapat bertemu kembali di waktu yang berbeda dengan suara yang sama.
Saat ini waktu sedang memberi rasa sepi, gundah, dan merana. Tak ada suara yang dulu lagi, yang sanggup untuk menutupi rasa hampa, yang dapat menerbitkan sebuah tawa, dan juga mengisi kegelapan dalam sebuah tatapan.
Ya, mungkin saat ini waktu sedang memberi sebuah pelajaran untuk merelakan sesuatu yang dulu pernah ada dan sekarang hilang (yang kuharap hanya sementara). Saat ini waktu yang juga memberi arah untuk dapat mengikhlaskan kenyataan yang pernah terjadi dan berubah menjadi suatu hal yang perih.
Mungkin semua tidak pernah ada atau tidak pernah ku rasa, jika saat itu diriku menutup diri untuk berjumpa, dan berpaling hanya untuk menggenggam yang sudah ada. Sekarang diriku telah mengerti bahwa yang datang akan pergi, cukup hal itu yang membuatku harus mengerti ketika meninggalkan atau ditinggalkan.
Saat ini, diriku harus membenci pada sebuah waktu yang hanya dapat mendengar hembusan angin dan juga suara yang berisik dikepala tanpa ada yang dapat meredupkannya. Mungkin terlalu dalam diriku untuk merindukan suara yang dulu ada, seperti tawa yang terdengar merdu dan ucapan yang melahirkan sebuah senyuman.
Terlalu ringan rasanya dulu, setiap langkah yang menyimpan banyak kenangan dan setiap perkataan yang memberi ribuan tatapan. Tak lupa dengan kecewa, sedih dan gelisah yang dirasa menjadi bagian terberat untuk diterima, namun semua mampu pudar dengan adanya suara mereka yang terdengar. Seketika ucapan mereka melahirkan gelak tawa yang menutupi sebuah masalah.
Mungkin ini terakhir yang kurasa ketika semua sudah tidak ada, “hening” menjadi kata yang tepat untuk menggambarkan sebuah keadaan saat ini, keheningan yang tidak menghasilkan kedamaian, justru melahirkan sebuah kehampaan.