Dia: ga harus di bilang kn
Gw: iya ga harus. Toh juga klo bilang ga di tanggepin
Seakan-akan ga berharga.
d e v o n
dirt enthusiast
KIROKAZE

shark vs the universe
Game of Thrones Daily
AnasAbdin
$LAYYYTER

if i look back, i am lost
ojovivo
Alisa U Zemlji Chuda



blake kathryn
taylor price

JBB: An Artblog!

tannertan36

Janaina Medeiros
TVSTRANGERTHINGS

izzy's playlists!
seen from France
seen from Portugal

seen from Malaysia
seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia
seen from Sweden
seen from United States
seen from United States

seen from Greece

seen from Ireland
seen from United Kingdom

seen from Germany

seen from United States

seen from United States

seen from Malaysia
seen from Germany

seen from Malaysia

seen from United States

seen from Türkiye
@wikramaditya-blog
Dia: ga harus di bilang kn
Gw: iya ga harus. Toh juga klo bilang ga di tanggepin
Seakan-akan ga berharga.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
here i am, back to tumblr world!!!!! holaaaa..
deadly trip ever!!!
mungkin ini postingan agak telat, karena kejadian yg gw ceritain udah seminggu berlalu.
here's the story..
awal oktober bang anggi (ang.6) ngabarin gw bakal maen ke bali sama 3org temennya yg juga angkatan 6 (bang saloka, teh jeje, teh tiwi). sebagai junior yg baik hati dan tidak sombong, gw bersedia jadi tour guide mereka selama di bali, yaa itung2 ngisi waktu.
senin, 1 oktober 2012. kita jalan2 muter dari Kuta - Nusa Dua - Dreamland - Uluwatu, ya mungkin ini masih perjalanan yg biasa aja karena memang ga ada hal menarik buat di ceritain disini. setelah muter2 dan berakhir di rumah gw yg terletak di Bukit Jimbaran.
malam harinya kita mengisi waktu luang ubtuk pergi ke legian, ke sebuah pub bernama APACHE. lil bit drunk but it's oke.
obrolan ringan pun terjadi, dan bang anggi menceritakan rencana tentang perjalanan ke lombok esok harinya. dia berusaha buat membujuk gw buat ikut kesana, awalnya gw nolak karena gw berpikir buat ngerjain skripsi gw. tapi gw galau (aseek), gw blum pernah kesana dan pas di ajak lg rame2nya. akhirnya gw mengiyakan ajakn bang anggi.
2 oktober 2012. perjalanan ke lombok pun di mulai. jam 10.00wita kita mulai perjalanan dari rumah gw di bukit jimbaran mengendarai motor ke padang bai, perjalanan memakan waktu kurang lebih 1.5 jam. kami di antar salah satu teman bang saloka bernama Bli Gerry. tadinya bli gerry mau ikut serta dalam perjalanan kami ke lombol, tp dia lagi 'halangan' (bukannya lg 'datang bulan'), krn sehari sebelum ini dia mendapat musibah, dan menurut irg bali klo abis kena musibah ga boleh tuh yg namanya maen jauh2 dari rumah.
akhirnya pukul 13.00 wita, kami berlayar menuju Pelabuhan Lembar, Lombok. perjalanan memakan waktu kira-kira 4jam. disini kita ga ngerasain apa2 yg mencurigakan, tetep seneng kaya ga bakalan ada apa2 nantinya. akhirnya jam 5 lebih dikit kita berlabuh di Lembar, dan meneruskan perjalanan menuju senggigi untuk mencari penginapan.
setelah muter2 akhirnya kita bermalam di THE WIRA Guesthouse. ya cukup murah lah untuk kami para pendatang baru di Lombok. setelah bersih2 dan makan malam, kami membicarakan apa rencana kami buat besok. dan bang anggi pun bilang klo kita bakal jalan-jalan dulu sebentar di pantai senggigi dan lanjut ke Gili Trawangan. setelah sepakat kmai pun istirahat.
3 oktober 2012. pagi hari jam 7.00 pagi, blum ada yg bangun selain gw. gw pun berniat jalan2 senidir di pantai. sepanjang pantai banyak orang yg nawarin gw trip buat ke Trio Gili (trawangan, meno, dan air). karena gw gatau apa2 yaa gw ga mengubris apa yg mereka tawarkan. jam 9 gw balik ke hotel ternyata abnag teteh udah pd bangun dan ngajak ke pantai (lagi). yaa mau gamau gw ikut, dan sesampai di pantai kami pun berenang, foto-foto, pokoknya seneng2 laah
pas lagi berenang di pantai tb2 ada yg menghampiri kami, seorang bapak-bapak bernama TASNIM. dia menawarkan trip trio gili dgn harga yg fantasitis MURAH!!!!. bang anggi pun tertarik dan negosiasi dgn si bapak. akhirnya kmai deal dgn harga 430rb dgn paket trio gili (PP) + snorkling (what a great price dudee!!!!!)
sebenernya sih awalnya rencananya ga kaya gini, kita mau ke Pelabuhan Bangsal, tp disana tutup sampai jam 5 sore, sedangkan kita baru berangkat jam 12, takutnya ga kelar. yaa kita ambil lah tawaran pak tasnim
jam 12 kita cekout dari hotel dan bergegsa untuk persiapan menuju Gili. awalnya bnag anggi agak curiga dgn tawaran pak tasnim, krn kita ga di suruh buat isi form asuransi bahkan kita ga di instruksiin buat pake lifejacket. tapi ya sudahlah, semua hilang krn kita terlalu excited dgn perjalanan ke Gili.
jam 1 lebih kita meluncur ke Gili, cuaca cerah ombak tenang saat kita masih di pantai senggigi. selang 45menit tb2 hujan gerimis turun, ombak mulai besar. ga ada perasaan apa2 disini karena hujan mereda. walau ombak ga ada tanda-tanda mereda. 5menit setelah reda tb2 hujan deras mengguyur, kami pun berinisiatif untuk memakai lifejacket, dan bang anggi pun bertanya pada pak tasnim 'pak ini aman?', dgn mantapnya pak tasnim berkata 'AMAAAAAN!!!!'
itu cuma beda 1menit lebih dikit pak tasnim bilang aman tb2 'wuuuuunngg'.. kapal terbalik, kami panik karena tb2 sudah ada di laut, barang2 tenggelam, kapal sedikit pecah. entah apa yg kami pikirkan, tp disana kami panik karen kondisinya kami sedang di tengah laut dan hujan deras serta ombak besar yg menggoyang kami.
awalnya yg gw mikirin kamera, tas, sepatu pun berubah mikirin nyawa gw. sempat terlintas di pikiran gw 'RIWAYAT GW BERAKHIR DI SELAT GILI!!!!!! EMAAAAAAAK...!!!'
mencoba mencari pertolongan di derasnya hujan, melambaikan tangan serta berteriak sekencangnya. tapi tak ada satu pun kapal yg mendekat. pikiran mulai pasrah. 2-4 kapal hanya berlalu begitu saja. dan tragisnya ada satu kapal fastboat dr arah Bali yg jaraknya dekat dgn kami, kami teriak lambai-lambai tapi apa yg terjadi??? mereka malah lambai-lambai balik, bukannya nolong. WHAT THE HELL?!!!!
teh tiwi yg sedari awal nangis makin ngejer nangisnya, gw mencoba menenangkan.
dan akhirnya setitik cahaya terlihat. sebuah jukung nelayan mendekat, entah sengaja atau tidak, mereka menghampiri dan melihat kami. nelayan itu pun segera mencari pertolongan. akhirnya setelah terluntanglantung selama 2jam di laut datang lah 2buah kapal diving dan satu kapal nelayan datang mendekat. sebisa mungkin melawan ombak untuk menolong kami.
satu persatu dr kami pun naik ke kapal, tapi itu tak semudah yg di bayangkan. saking ga gampangnya, teh tiwi yg notabennya masih ada di punggung kapal terbalik pun harus terkena musibah tambahan. kapal diving yg niat menolong malah menghantam punggungnya dgn kaki kapal, gw yg liat langsung tuh kejadian mikir 'yaah mati dah tuh orang'. tapi ternyata TIDAK, alhamduu.... lilaaaah.
akhirnya kami di tolong satu persatu dan di bawa secepat mungkin ke gili untung pertolongan pertama teh tiwi.
sesampai di gili teh tiwi langsung di larikan ke klinik terdekat. di kasi oksigen, di periksa. dan lata dokternya punggung teh tiwi cuma kegeser, tp ya tetep aje laah yaa sakit cooy
setelah teh tiwi membaik akhirnya kita di bantu sama kapten kapal diving, Pak Bambang. beliau bantu kami nyari tempat buat tidur sama makan. bae bener tuh orang ya ampun..
dan pak bambang pun bercerita soal penyebrangan dari senggigi ke gili. ternyata, penyebranga dr senggigi itu 1 banding 10000. jaraaaaaaaaanng banget, org nyebrang dr sana krn sudah di pusatkan di Pelabuhan Bangsal. dan memang klo penybrangan dr senggigi itu ga ada asuransinya karena bisa di bilang ILEGAL. dan lebih menyesakan lagi pas pak bambang bilang klo 1 tahun sebelumnya ada juga kecelakaan yg sama dan 2 org meninggal. WHAAAT??!!!!!
tapi gw masih bersyukur sama Tuhan, krn Beliau masih sayang sama gw dan teman2 gw. masih ngasi hidup
saran dan masukan gw ke temen2 yg baca, klo mau ke Gili dari lombok. baiknya lewat Pelabuhan Bangsal, krn resmi dan berasuransi. jangan pernah nyebrang lewat senggigi. IT'S DANGEROUS!!!!!!!

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
first tattoo, and hope can add more to my body
this is my last name, 'WIKRAMADITYA'.
inilah sebagian dari yg terekam dari Reuni 7th Kebersamaan TENERS!!!
GOD is a DJ. life is a dancefloor. love is a rhythm. YOU are the music
icanread.
bukan pesimis. hanya mengingatkan kalau memang ada yang lebih baik
mww.
don't worry, i'm still love you. despite any upset
MWW to MMP

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
HARI RAYA PAGERWESI
Kata "pagerwesi" artinya pagar dari besi. Ini me-lambangkan suatu perlindungan yang kuat. Segala sesuatu yang dipagari berarti sesuatu yang bernilai tinggi agar jangan mendapat gangguan atau dirusak. Hari Raya Pagerwesi sering diartikan oleh umat Hindu sebagai hari untuk memagari diri yang dalam bahasa Bali disebut magehang awak. Nama Tuhan yang dipuja pada hari raya ini adalah Sanghyang Pramesti Guru.
Sanghyang Paramesti Guru adalah nama lain dari Dewa Siwa sebagai manifestasi Tuhan untuk melebur segala hal yang buruk. Dalam kedudukannya sebagai Sanghyang Pramesti Guru, beliau menjadi gurunya alam semesta terutama manusia. Hidup tanpa guru sama dengan hidup tanpa penuntun, sehingga tanpa arah dan segala tindakan jadi ngawur.
Hari Raya Pagerwesi dilaksanakan pada hari Budha (Rabu) Kliwon Wuku Shinta. Hari raya ini dilaksanakan 210 hari sekali. Sama halnya dengan Galungan, Pagerwesi termasuk pula rerahinan gumi, artinya hari raya untuk semua masyarakat, baik pendeta maupun umat walaka. Dalam lontar Sundarigama disebutkan:
"Budha Kliwon Shinta Ngaran Pagerwesi payogan Sang Hyang Pramesti Guru kairing ring watek Dewata Nawa Sanga ngawerdhiaken sarwa tumitah sarwatumuwuh ring bhuana kabeh."
Artinya:
Rabu Kliwon Shinta disebut Pagerwesi sebagai pemujaan Sang Hyang Pramesti Guru yang diiringi oleh Dewata Nawa Sanga (sembilan dewa) untuk mengembangkan segala yang lahir dan segala yang tumbuh di seluruh dunia.
Pelaksanaan upacara/upakara Pagerwesi sesungguhnya titik beratnya pada para pendeta atau rohaniawan pemimpin agama. Dalam lontar Sundarigama disebutkan:
Sang Purohita ngarga apasang lingga sapakramaning ngarcana paduka Prameswara. Tengahiwengi yoga samadhi ana labaan ring Sang Panca 0Maha Bhuta, sewarna anut urip gelarakena ring natar sanggah.
Artinya:
Sang Pendeta hendaknya ngarga dan mapasang lingga sebagaimana layaknya memuja Sang Hyang Prameswara (Pramesti Guru). Tengah malam melakukan yoga samadhi, ada labaan (persembahan) untuk Sang Panca Maha Bhuta, segehan (terbuat dari nasi) lima warna menurut uripnya dan disampaikan di halaman sanggah (tempat persembahyangan).
Hakikat pelaksanaan upacara Pegerwesi adalah lebih ditekankan pada pemujaan oleh para pendeta dengan melakukan upacara Ngarga dan Mapasang Lingga.
Tengah malam umat dianjurkan untuk melakukan meditasi (yoga dan samadhi). Banten yang paling utama bagi para Purohita adalah "Sesayut Panca Lingga" sedangkan perlengkapannya Daksina, Suci Praspenyeneng dan Banten Penek. Meskipun hakikat hari raya Pagerwesi adalah pemujaan (yoga samadhi) bagi para Pendeta (Purohita) namun umat kebanyakan pun wajib ikut merayakan sesuai dengan kemampuan. Banten yang paling inti perayaan Pegerwesi bagi umat kebanyakan adalah natab Sesayut Pagehurip, Prayascita, Dapetan. Tentunya dilengkapi Daksina, Canang dan Sodaan. Dalam hal upacara, ada dua hal banten pokok yaitu Sesayut Panca Lingga untuk upacara para pendeta dan Sesayut Pageh Urip bagi umat kebanyakan.
Makna Filosofi
Sebagaimana telah disebutkan dalam lontar Sundarigama, Pagerwesi yang jatuh pada Budha Kliwon Shinta merupakan hari Payogan Sang Hyang Pramesti Guru diiringi oleh Dewata Nawa Sangga. Hal ini mengundang makna bahwa Hyang Premesti Guru adalah Tuhan dalam manifestasinya sebagai guru sejati.
Mengadakan yoga berarti Tuhan menciptakan diri-Nya sebagai guru. Barang siapa menyucikan dirinya akan dapat mencapai kekuatan yoga dari Hyang Pramesti Guru. Kekuatan itulah yang akan dipakai memagari diri. Pagar yang paling kuat untuk melindungi diri kita adalah ilmu yang berasal dari guru sejati pula. Guru yang sejati adalah Tuhan Yang Maha Esa. Karena itu inti dari perayaan Pagerwesi itu adalah memuja Tuhan sebagai guru yang sejati. Memuja berarti menyerahkan diri, menghormati, memohon, memuji dan memusatkan diri. Ini berarti kita harus menyerahkan kebodohan kita pada Tuhan agar beliau sebagai guru sejati dapat megisi kita dengan kesucian dan pengetahuan sejati.
Pada hari raya Pagerwesi adalah hari yang paling baik mendekatkan Atman kepada Brahman sebagai guru sejati . Pengetahuan sejati itulah sesungguhnya merupakan "pager besi" untuk melindungi hidup kita di dunia ini. Di samping itu Sang Hyang Pramesti Guru beryoga bersama Dewata Nawa Sanga adalah untuk "ngawerdhiaken sarwa tumitah muang sarwa tumuwuh."
Ngawerdhiaken artinya mengembangkan. Tumitah artinya yang ditakdirkan atau yang terlahirkan. Tumuwuh artinya tumbuh-tumbuhan.
Mengembangkan hidup dan tumbuh-tumbuhan perlulah kita berguru agar ada keseimbangan.
Dalam Bhagavadgita disebutkan ada tiga sumber kemakmuran yaitu:
Krsi yang artinya pertanian (sarwa tumuwuh).
Goraksya, artinya peternakan atau memelihara sapi sebagai induk semua hewan.
Wanijyam, artinya perdagangan. Berdagang adalah suatu pengabdian kepada produsen dan konsumen. Keuntungan yang benar, berdasarkan dharma apabila produsen dan konsumen diuntungkan. Kalau ada pihak yang dirugikan, itu berarti ada kecurangan. Keuntungan yang didapat dari kecurangan jelas tidak dikehendaki dharma.
Kehidupan tidak terpagari apabila tidak berkembangnya sarwa tumitah dan sarwa tumuwuh. Moral manusia akan ambruk apabila manusia dilanda kemiskinan baik miskin moral maupun miskin material. Hari raya Pagerwesi adalah hari untuk mengingatkan kita untuk berlindung dan berbakti kepada Tuhan sebagai guru sejati. Berlindung dan berbakti adalah salah satu ciri manusia bermoral tanpa kesombongan.
Mengembangkan pertanian dan peternakan bertujuan untuk memagari manusia dari kemiskinan material. Karena itu tepatlah bila hari raya Pagerwesi dipandang sebagai hari untuk memerangi diri dengan kekuatan meterial. Kalau kedua hal itu (pertanian dan peternakan) kuat, maka adharma tidak dapat masuk menguasai manusia. Yang menarik untuk dipahami adalah Pagerwesi adalah hari raya yang lebih diperuntukkan para pendeta (sang purohita). Hal ini dapat dipahami, karena untuk menjangkau vibrasi yoga Sanghyang Pramesti Guru tidaklah mudah. Hanya orang tertentu yang dapat menjangkau vibrasi Sanghyang Pramesti Guru. Karena itu ditekankan pada pendeta dan beliaulah yang akan melanjutkan pada masyarakat umum. Dalam agama Hindu, purohita adalah adi guru loka yaitu guru utama dari masyarakat. Sang Purohita-lah yang lebih mampu menggerakkan atma dengan tapa brata.
Dalam Manawa Dharmasastra V, 109 disebutkan:
Atma dibersihkan dengan tapa bratabudhi dibersihkan dengan ilmu pengetahuan (widia) manah (pikiran) dibersihkan dengan kebenaran dan kejujuran yang disebut satya.
Penjelasan Manawa Dharmasastra ini adalah bahwa atma yang tidak diselimuti oleh awan kegelapan dari hawa nafsu akan dapat menerima vibrasi spiritual dari Brahman. Vibrasi spiritual itulah sebagai pagar besi dari kehidupan dan itu pulalah guru sejati. Karena itu amat ditekankan pada Hari Raya Pagerwesi para pendeta agar ngarga, mapasang lingga.
Ngarga adalah suatu tempat untuk membuat tirtha bagi para pendeta. Sebelum membuat tirtha, terlebih dahulu pendeta menyucikan arga dengan air, dengan pengasepan sampai disucikan dengan mantra-mantra tertentu sehingga tirtha yang dihasilkan betul-betul amat suci. Pembuatan tirtha dalam upacara-upacara besar dilakukan dengan mapulang lingga. Tirtha suci itulah yang akan dibagikan kepada umat. Mengingat ngargha mapasang lingga dianjurkan oleh lontar Sundarigama pada hari Pagerwesi ini, berarti para pendeta harus melakukan hal yang amat utama untuk mencapai vibrasi spiritual payogan Sanghyang Pramesti Guru.
Sesayut Panca Lingga dengan inti ketipat Lingga adalah memohon lima manifestasi Siwa untuk memberikan benteng kekuatan (pager besi) dalam menghadapi hidup ini. Para pendetalah yang mempunyai kewajiban menghadirkan lebih intensif dalam masyarakat. Kemahakuasaan Tuhan dalam manifestasinya sebagai Siwa dengan simbol Panca Lingga, Sesayut Pageh Urip bagi kebanyakan atau umat yang masih walaka. Kata "pageh" artinya "pagar" atau "teguh" sedangkan "urip" artinya "hidup". "Pageh urip" artinya hidup yang teguh atau hidup yang terlindungi. Kata "sesayut" berasal dari bahasa Jawa dari kata "ayu" artinya selamat atau sejahtera.
Natab Sesayut artinya mohon keselamatan atau kerahayuan. Banten Sesayut memakai alas sesayut yang bentuknya bundar dan maiseh dari daun kelapa. Bentuk ini melambangkan bahwa untuk mendapatkan keselamatan haruslah secara bertahap dan beren-cana. Tidak bisa suatu kebaikan itu diwujudkan dengan cara yang ambisius. Demikianlah sepintas filosofi yang terkandung dalam lambang upacara Pagerwesi.
Di India, umat Hindu memiliki hari raya yang disebut Guru Purnima dan hari raya Walmiki Jayanti. Upacara Guru Purnima pada intinya adalah hari raya untuk memuja Resi Vyasa berkat jasa beliau mengumpulkan dan mengkodifikasi kitab suci Weda. Resi Vyasa pula yang menyusun Itihasa Mahabharatha dan Purana. Putra Bhagawan Parasara itu pula yang mendapatkan wahyu ten-tang Catur Purusartha yaitu empat tujuan hidup yang kemudian diuraikan dalam kitab Brahma Purana.
Berkat jasa-jasa Resi Vyasa itulah umat Hindu setiap tahun merayakan Guru Purnima dengan mengadakan persembahyangan atau istilah di India melakukan puja untuk keagungan Resi Vyasa dengan mementaskan berbagai episode tentang Resi Vyasa. Resi Vyasa diyakini sebagai adi guru loka yaitu gurunya alam semesta.
Sedangkan Walmiki Jayanti dirayakan setiap bulan Oktober pada hari Purnama. Walmiki Jayanti adalah hari raya untuk memuja Resi Walmiki yang amat berjasa menyusun Ramayana sebanyak 24.000 sloka. Ke-24. 000 sloka Ramayana itu dikembangkan dari Tri Pada Mantra yaitu bagian inti dari Savitri Mantra yang lebih populer dengan Gayatri Mantra. Ke-24 suku kata suci dari Tri Pada Mantra itulah yang berhasil dikembangkan menjadi 24.000 sloka oleh Resi Walmiki berkat kesuciannya. Sama dengan Resi Vyasa, Resi Walmiki pun dipuja sebagai adi guru loka yaitu maha gurunya alam semesta.
Sampai saat ini Mahabharata dan Ramayana yang disebut itihasa adalah merupakan pagar besi dari manusia untuk melindungi dirinya dari serangan hawa nafsu jahat.
Jika kita boleh mengambil kesimpulan, kiranya Hari Raya Pagerwesi di Indonesia dengan Hari Raya Guru Purnima dan Walmiki Jayanti memiliki semangat yang searah untuk memuja Tuhan dan resi sebagai guru yang menuntun manusia menuju hidup yang kuat dan suci. Nilai hakiki dari perayaan Guru Purnima dan Walmiki Jayanti dengan Pegerwesi dapat dipadukan. Namun bagaimana cara perayaannya, tentu lebih tepat disesuaikan dengan budaya atau tradisi masing-masing tempat. Yang penting adalah adanya pemadatan nilai atau penambahan makna dari memuja Sanghyang Pramesti Guru ditambah dengan memperdalam pemahaman akan jasa-jasa para resi, seperti Resi Vyasa, Resi Walmiki dan resi-resi yang sangat berjasa bagi umat Hindu di Indonesia.
(Sumber: Buku "Yadnya dan Bhakti" oleh Ketut Wiana, terbitan Pustaka Manikgeni. http://www.parisada.org/index.php?option=com_content&task=view&id=802&Itemid=100)
Foster The People - I Would Do Anything For You
Never wanna stand up for myself Never wanna get in the way, I said it I don’t know what the plan is, But you can share with me, ‘cause I’ll Be listening here, To everything you say, I won’t turn away And I will listen, open up my heart and I must say that I love you, so Oo la love, I’ve fallen in love, and it’s better this time than ever before Oo la love, I’ve fallen in love, and it’s better this time than I’ve ever known Every day is a battle I face Strange life i live but its what you've decided I’ll give it all into your hands, Do what you will with me, and oh I’ll smile when you speak Remember all those times I was hoping for something And shaking my head from all I have done But you never left me Oo la love, I’ve fallen in love, and it’s better this time than ever before Oo la love, I’ve fallen in love, and it’s better this time than I’ve ever known Oo la love, I’ve fallen in love, and it’s better this time than ever before Oo la love, I’ve fallen in love, and it’s better this time than I’ve ever known Give it up for you, I would give it up for you I would give it up for you, I’d do anything for you Oo la love, I’ve fallen in love, and it’s better this time than ever before Oo la love, I’ve fallen in love, and it’s better this time than I’ve ever known Oo la love, I’ve fallen in love, and it’s better this time than ever before Oo la love, I’ve fallen in love, and it’s better this time than I’ve ever known I have fallen in love I have fallen in love I have fallen in love
thank God, it's my birthday
wikramaditya

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Milan 1-1Â JUVENTUS Â Â 25/02/2012
83’ Alessandro Matri