Akhirnya bisa ngepost jg setelah hampir 2 tahun. Hhmm. Cuma postingan curhatan sih. Tentang kehidupan sehari hari. Cuma buat ngasih tau aja. Aku di lingkungan luar, selalu menjadi orang yg ringan tanpa beban. Bebas ketawa, teriak, ngomong apa aja, tanpa mikir masalah apapun. Tapi semua sifat aku berubah saat aku sampai di rumah. Semua yg aku lakuin di luar sana tu seakan cuma topeng yg jauh beda sama yg terjadi di rumah. Dididik dengan cara keras, tegas, dan penuh omelan setiap harinya. Haha, aku bahkan gatau kapan aku melewati hari tanpa adanya omelan, bentakan dari orang yg slalu menganggap aku salah. Aku slalu berdiam diri di kamar, bukan berarti aku masa bodo dengan kehidupan luar. Aku hanya ga mau, ga sanggup, mendengar omelan itu krn aku tau, setiap yg aku lakukan pasti selalu salah. Apa aku salah? Aku jg dianggap sebagai anak yg keras kepala. Tapi apakah sifatku ini cuma aku sendiri yg memiliki? Tidak bukan? Karna keturunan mungkin? Jadi apakah aku pantas di salahkan krn sesuatu yg sebenarnya tidak inginku miliki? Aku jg slalu dianggap sebagai anak yg selalu merajuk. Hei, siapa orang yg tidak tersinggung jika selalu disalahkan? Apakah aku salah telah menangis setiap kali aku mendengar, melihat, bahkan merasakan sakit krn selalu disalahkan? Disaat anak remaja lainnya bebas untuk jalan berjam-jam di luar sana. Sedangkan aku? Selalu terikat oleh peraturan. Disaat mereka menikmati masa remajanya dengan bersenang senang, aku malah dilimpahkan ini itu untuk dikerjakan. Aku sudah berusaha untuk melakukan yg terbaik, tp kenapa selalu saja dianggap kurang? Aku bahkan pernah berfikir untuk pergi. Krn terasa ga sanggup lagi. Aku sangat ingin merasakan kebebasan seperti anak remaja lain. Apakah aku harus mencoba mengutarakan perasaanku selama ini? Aahh. Tidak mungkin. Itu saran paling bodoh menurutku. Krn apa? Itu semua ga akan memberi hasil apa-apa. Krn jika aku mengutarakan perasaanku, setelahnya, aku akan mendengar semua perkataan yg akan menyudutkanku lagi. Menyalahkan aku lagi. Pasti












