Dear Desti, Terima kasih kau telah hadir dalam hidupku ini, terima kasih kau telah memberikanku perasaan mencintai yang begitu besar dan terima kasih kau telah memberikanku pelajaran tentang arti kesetiaan. Bertahun-tahun yang lalu kita mungkin telah menjadi sepasang kekasih lugu dikala sma yang yang bercinta bagai monyet. Kita putus dalam kondisi yang tidak menyenangkan walaupun saya sadar kalau kamu adalah orang yang saya sayangin. Dari kejadian ketika kita putus, aku banyak berintropeksi tentang bagaimana cara menghargai wanita. aku ingin kembali dan membayar kesalahanku dulu dengan mencintaimu sepenuh hati. yah semoga kita akan dipertemukan. Pasca lulus SMA, secara tidak sengaja kita dipertemukan melalui situs pertemanan bernama facebook.com. Kala itu kamu masih berpacaran dengan seseorang dari Semarang. Rasa senang dan suka cita terjadi ketika saya berhasil menemukanmu. Rasa yang sempet terpendam dulu seolah balik lagi, walaupun saya seperti berhadapan dengan Tembok Baja yang ga mungkin di tembus. Saya mencoba terus mendekatimu, sesekali bertanya "Des, udah putus belum?" hehe maafkan ya. Itu kalo ga salah berlangsung sejak tahun 2009. sampai akhirnya saya tau desti wisuda dan dipindah tugaskan ke Kalimantan. Keinginan saya untuk bisa deket lagi dengan desti terus-terusan dan menghantarkan saya menemukan akun twitter @destiisna. Waktu itu tahun 2010. Disana saya mulai menyapa dan bertegur sapa melalui twitter dan BBm. Desti selalu punya pacar dan jarang sekali Dia Jomblo, tapi ya sudah lah ya. semangat pantang menyerah saya berkobar dan berusaha mendapatkan hatinya. Walau saya tau itu susah. Tahun 2011, saya mulai coba deket lagi sama Desti. Kala itu dia Jomblo lalu saya mencoba mendekati dia kembali. Beberapa kali kita bertemu sepanjang 2011. Bahkan saya sempet meninggalkan beberapa pekerjaan di Bandung hanya karena desti sms dan nanyaen mau ketemuan. Ya saya jalanin itu karena pertemuan dengan dia sangatlah susah. Beberapa kali ketemu pasti dia minta ditemenin belanja, makanya kalo ketemuan sama desti dompet ga boleh kosong. tapi anehnya rezeki nya tuh ada aja. walaupun gw ga ada duit tapi ya ada aja... dan 2011 saya jalani dengan tidak ada status apapun bareng dia dan saya hanya bisa berharap kalau dia bisa jadi pendamping saya. 2012 Saya coba mengutarakan keinginan saya untuk menjalin hubungan yang serius sama dia, dia kasih saya beberapa syarat dan syarat yg utama adalah saya lulus kuliah. Sampai saya tulis tulisan ini pun, saya belum lulus kuliah. sampai akhirnya dia telp saya dan bilang kalau saya harus melupakan dia. Dia bilang udah coba membuka hati kepada saya tapi belum bisa. Saat itu saya seolah diputusin pacar atau bisa dibilang mau disuntik mati. tapi saya harus berbesar hati, saya ga mau orang yang saya sayang ga bahagia. Akhirnya saya mengikhlaskan dia pergi bersama pacarnya yang dari Palopo. Waktu itu kisaran bulan maret-april lah. Saya sesekali kontak desti dan bertanya apakah masih ada kesempatan? dan dia jawab "Enggak!!!" Saya kembali lagi harus terima kenyataan kalau dia akan bahagia bersama lelaki pilihannya. Setelah disuntik mati sama desti, saya hanya bisa meminta sama Allah SWT untuk bisa melupakan dia selama-lamanya atau mengembalikan dia kembali sama saya kalau emang dia adalah jodoh saya. hari-hari saya jalani tanpa beban, saya coba melupakan dia untuk selama-lamanya seraya berjanji kalau Allah kasih saya kesempatan u/ membahagiakan Desti, saya tidak akan membuang kesempatan itu dan akan membahagiakan dia sebisa saya. November 2012 menjadi bulan terjatuh saya, saya menjadi orang yang paling bodoh di bulan itu. Awal bulan saya habiskan dengan minum-minum untuk melupakan masalah kerjaan yang saya hadapi. Saya hancur dan hilang arah dibulan itu. Bapak saya menyarankan saya berobat ke pskiater namun saya menolak. Saya hanya bilang, saya butuh pembimbing spiritual untuk saya bisa sembuh. Akhirnya saya bertemu seorang guru spiritual, dimana saya belajar tentang arti kehidupan. Saya selama ini jauh banget dari Agama. Dan dia menuntun saya ke Jalan yang di ridhoi allah. Sang Guru berkata pada saya, apa harapanmu? saya jawab "saya ingin punya cinta dan bisa mencintai wanita". Soalnya sejak saya di suntik mati sama desti, saya takut berhubungan serius dengan cewek dan setiap mau coba pacaran saya ga pernah bisa serius karena bayang-bayang desti belum bisa saya hilangkan. Sang guru hanya meminta saya untuk sholat malam dan menjalankan beberapa amalan, dan meminta kepada Allah untuk diberikan jalan yang terbaik dan wanita yang baik-baik u/ jadi pendamping saya. Entah ini jawaban dari tuhan atau bukan, tiba-tiba ada nomor yang tidak dikenal sms saya dan berkata "wansky sombong". Sentak saya kaget, ini siapa ya tiba-tiba sms. Lalu saya telephone dan ternyata itu desti. Hidup gw yang drop tiba-tiba aga sedikit bersemangat kembali menerima sms tersebut. apalagi Desti cerita kalau dia Mau ke Bandung pas long weekend ini. Ya sudah saya siapin semuanya biar saya bisa bikin desti seneng. Saya nanya, apa pacar loe ga ngambek lo ke Bandung? dia jawab nanti aja ceritanya di bandung. ya sudah akhirnya aku tunggu dia ke Bandung. Setelah Desti kontak mau ke Bandung, aku langsung telp mamah dan minta izin untuk desti ke Bandung. Mamah pun memberikan izin dan memberikan semangat pada saya "Semoga ini jalan kamu ya nak, semoga desti yang terbaik buat kamu, mamah hanya bisa mendukung kamu saja sama dia" Ijin dari nyokap sudah dikantongi tuh, artinya jalan-jalan bareng Desti dimulai.... bersambung