- Setapak Jalan -
Jalan basah yang pernah dilewati pagi hari. Terkadang masih menyimpan aroma segar. Terkadang juga sudah mulai mengering karena matahari yang ingin segera bersinar. Jalan ini adalah jalan yang hampir setiap pagi ku lewati untuk menuju dunia baru. Setiap hari aku menuju dunia yang dapat membuat aku kelimpungan dan candu di waktu yang berbarengan. Di jalan ini juga. Setiap pijakan kaki ku, aku merasakan kesedihan dan ketakutan di waktu yang bersamaan. Jalan ini juga aku melihat orang-orang melewatiku dengan sangat sibuk. Namun hari ini tersa berbeda. Jalan ini terasa lenggang tanpa kendaraan yang melewatiku. Tanpa sapa-salam dari orang-orang yang kulewati.
Setapak jalan yang dapat aku rasakan dan hanya akan menjadi kenangan.
Semarang, 10 Oktober 2024
-SN-













