GAYA HIDUPMU BISA MEMBUNUH USAHA BISNISMU
Anda tentunya suka lihat di media sosial seperti facebook, instagram atau path banyak relasi kita memajang foto-foto kemakmuran mereka. Ada yang sedang tamasya ke luar negeri, foto-foto dengan mobil mewahnya, bergaya di kolam renang dan lain-lain. Tapi asal tau saja tidak semua yg terlihat bahagia di medsos beneran bahagia. Mungkin diantara mereka sedang menghibur diri atas permasalahan2 yg dihadapi. Ingatlah gaya hidupmu bisa membunuh usaha bisnismu karena terlalu berlebiha. Usaha bisnis yang anda rintis dengan susah payah bisa mundur dengan cepat.
Ga perlu terlihat kaya untuk mengangkat martabat diri. Gengsimu bisa membunuhmu.
Hidup apa adanya saja tapi tanpa hutang. Tak perlu pusing pusing tiap bulan mikirin cicilan hutang.
Belum punya rumah, syukuri rumah kontrakan yg ada.
Belum punya mobil, naik motor juga ga apa apa. Kalo hujan gag kepanasan, kalo panas gag keujanan.
Mobilnya masih mobil kecil berharap punya mobil besar, gag perlu lah, mending mobil kecil daripada harus hutang.
Sebenarnya terkadang kita membeli sesuatu berdasarkan hawa nafsu kita bukan karena kebutuhan.
Kita beli barang mewah karena gengsi. Kita beli barang mahal karena ingin menjadi kaum sosialita.
Stop!! Gaya hidupmu bisa membunuhmu.
Lebih baik terlihat miskin tapi hidup penuh ketenangan. Tak punya hutang. Ibadah khusu', dekat sama Allah Swt, de el el.
Maka carilah teman yg bisa membimbing kita ke jalan yang benar. Cari teman yang pikirannya bukan hanya tentang dunia saja tapi juga akherat. Cari teman yang membuat kita selalu mendahulukan Allah diatas segalaNya. Allah dulu, Allah lagi, Allah terus. Allahu akbar...
Bila anda sudah mulai merasa mapan akan lebih baik mulailah untuk survey peluang usaha baru, perluas unit usaha anda dengan menginvestasikan keuntungan anda pada pengembangan usaha baru anda. Kembangkan bisnis anda ke bidang yang lain. Estimasi bisnis anda lebih lebar dan lebih luas. Pelajari prospek bisnis anda ke level yang lebih tinggi. Dan satu hal lagi daripada anda berfoya-foya atau berpura-pura sukses akan lebih baik bila anda lebih memilih memperbanyak sedekah. Itu lebih bermanfaat kawan. Percayalah.
Kalau hanya mengejar dunia pasti capek. Kejarlah akherat maka dunia akan mengikuti :).