Ini saya beritahu rahasia hari kemarin ya... Kemarin saya berkesempatan memeresentasikan (Pitching) startup kami, Rumah Sinau. Bersama kami juga ada beberapa startup lain. Ada yang sedemikian canggih misal mengusung konsep Virtual Reality (VR). Ada yang sederhana, berbasis komunitas. Bahkan tidak melulu berbasis teknologi. Diantara waktu tunggu giliran, Fuad bercerita tentang Tumbas.in yang sedang dia garap di Semarang. Dia mahasiswa Universitas Diponegoro semester sekian. Tumbas.in adalah jasa titip belanja ke pasar tradisional. Idola emak - enak di Semarang. Sahabat baik para pedagang pasar. Kesayangan para petani. Lalu ada Putry Yuli. Ah dia mah bisa jadi kalian sudah tahu dengan Kostoom.com nya. Teruntuk Putry Yulli, idola mahasiswa - mahasiswi dan masyarakat Depok sekalian, juga cinta kasih suami dan anaknya, tentu sudah pernah saya ceritakan. Mereka membantu mu mewujudkan pakaian dari desain mu, dengan mempekerjakan para penjahit mitra. Mamah mudah anak satu ini memang luarbiasah. We want to solve real problems. Not only because there is real money, but also because it is always the right thing to do. Ciyeh. Sampai kemudian masuk para pembakar uang ? . #startup #startupindonesia #startupsyndicate #rumahsinau #tumbasin #kostoom (at Mandiri Inkubator Bisnis)



















