Raden Gunungsari dalam kisah panji merupakan seorang kesatria yang sakti mandra guna, dikdaya tiada tanding, meskipun berilmu tinggi akan tetapi pembawaannya selalu lemah lembut. Raden Gunung sari merupakan putera dari Raja Daha Kediri, mempunyai adik yang jelita yaitu Dewi Sekartaji. Gunung sari diibaratkan adalah orang yang sabar, tegas, rendah hati dan mulia yang sangat tinggi keilmuannya. Topeng dengan dasar warna putih ini mensimbolkan kesucian dan kemuliaan.
Topeng Raden Gunungsari
Gunung sari merupakan tokoh penyelesai konflik dalam lakon Wayang Topeng Malang, dalam setiap perkelahian atau peperangan Kelono Sabrang dan Panji selalu bisa di damaikan ketika Gunungsari datang. Maka tak heran ada istilah "Sari-ne sak gunung" yang menggambarkan ketinggian ahlak sang kesatria ini.
Gunung sari merupakan salah satu tokoh ksatria dari Jawa yang oleh masyarakat Jawa dianggap sebagai identitas yang patut untuk dijadikan panutan. Raden Gunung sari merupakan suami dari dewi Ragil Kuning, perkawinan mereka dalam Wayang Topeng Malang ada dalam lakon Rabi ne Panji dan Sayembara Sodo Lanang.














