Pondok Gembirung, Gunung Slamet, Februari 2017. Salah satu perjalanan yg tidak akan terlupakan. Bukan tentang seberapa sulit, seberapa tinggi, atau seberapa jauh saya mampu melangkah, namun tentang apa yang telah saya lakukan untuk perjalanan itu sendiri. ________ Mungkin bukan suatu hal yang besar; 1. Saya hanya tidak membawa air minum dalam kemasan (AMDK). 2. Saya hanya tidak menggunakan tissue, baik tissue basah maupun tissue kering. 3. Saya hanya mengurangi perbekalan makanan dalam kemasan plastik. Namun ternyata tiga hal sederhana yg saya lakukan sepanjang perjalanan ini terbukti sangat signifikan mengurangi jumlah sampah yang saya hasilkan. Poin sederhananya adalah mengganti penggunaan barang2 praktis sekali pakai dengan barang2 yang dapat digunakan berulang kali; 1. Tumbler untuk pengganti AMDK. 2. Handuk/kain untuk pengganti tissue. 3. Food container untuk pengganti bungkus plastik logistik. Dan hasilnya adalah : produksi sampah berkurang! ________ Bagaimana kita bisa mengatasi permasalahan sampah di gunung jika para pendaki berkunjung dan membawa banyak sampah ke atas sana? 😞 Mewujudkan #gunungbukantempatsampah tidak cukup hanya dengan #bawaturunsampahmu dan #kuburtaimu, tetapi juga dengan mengurangi jumlah sampah dari sumbernya. ________ Dimulai dari diri saya sendiri. Meskipun belum tanpa sampah sama sekali (karena masih ada sampah dari mie & kopi instan), namun setidaknya volume sampah yang saya hasilkan sudah jauh berkurang *self-defence hehe 😅. Semoga akan ada lebih banyak lagi pendaki yg juga mulai sadar akan bahaya sampah, dan mau bertindak lebih besar untuk mengurangi volume sampah yang dihasilkan selama perjalanan masing2. Untuk pendakian selanjutnya adakah yang mau nemenin #mendakitanpasampah? 😁😂😂 ________ Let's think global and act local. Reduce the usage of single-use bottle/ plastic to make less trash. Do one adventure you can be proud of! Salam Lestari! #tolakAMDK #sadarkawasan #makelesstrash #zerowasteadventure #urbanhikers #trashlesstraveler #smarttraveler #PESAN2017 #BebasSampah2020 Note : Bagi yg ingin mendaki, mohon selalu jadikan faktor cuaca sebagai salah satu bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan ya 😉












