[ Sejak Hari Pertama ] Peter Shearer tentu saja figur yang sibuk. Mengelola beberapa bisnis di banyak negara. " Kamu Abas, kan? Yang kemarin chat dengan saya di WA " Peter menghampiri saya yang sedang duduk. Saya kaget. " Oh Iya. Pak Peter ya? Aduh. Jadi malu saya. Sampai di notice begini. " Saya seketika kaget dan bangun dari tempat duduk. Lalu kami berjabat tangan. " Saya sudah tahu apa yang sedang kamu kerjakan. Sedang di tahap apa sekarang? " tanya beliau. Lalu saya sedikit menjelaskan. " Interesting. Nanti tanggal 10 Agustus jangan lupa ya. Di kantor saya kita berdiskusi lagi" pesan beliau mengingatkan. "tentu saja pak. Cant wait saya ini " Saat itu saya baru selesai melakukan pitch Rumah Sinau di Amvesindo Demo Day 2017, bersama 12 startup terpilih lainnya. Salah satu motivasi saya mengikuti ini, berkompetisi dengan 50an startup lain adalah agar kami bisa ada pada momen yang sama dengan Peter Shearer, lalu kami bisa belajar, juga berbicara secara lebih personal. Di panggung, tak lama kemudian, Peter Shearer berbagi cerita membangun bisnisnya hingga di tingkat internasional, secara organik. Tanpa pendanaan investor! He is somewhat legend di bidang Augmented Reality. Di masa sekarang, AR tentu tidak terlalu asing lagi. Bahkan perangkat pembelajaran di sekolah berupa kartu edukasi, telah banyak digunakan. Tapi, balik pada 2007, ketika Peter memulainya, AR adalah alien di dunia bisnis teknologi. Selama beberapa tahun, bahkan Peter dan AR&Co hanya punya dua klien. Yang kemudian membawan mereka ke tangga-tangga dunia. " Lets say if u considering to go global, Bas. U should prepare since day one. Get connected. Build your brand. Build your team. Stay involved in the process. And be flexible " Lalu kita berfoto gaya Abas seperti biasa. Demikianlah. Disclaimer : Peter Shearer adalah mentor Rumah Sinau pada The NextDev Academy Telkomsel 2017 . #startupsyndicate #startupindonesia #thenextdevacademy2017 #rumahsinau #petershearer #ar&co #slingshot (at Jakarta, Indonesia)
















