Kembali ke Ijen. Pertama kali ke Ijen saat rangkaian acara #idberkebunconf2016 di Banyuwangi dan bulan juli kembali ke Ijen soalnya ada yang pengen banget ke Ijen, hehee. Jalur pendakian di buka jam 2 pagi dan waktu itu memang lagi weekend, sehingga banyak turis lokal dan asing berdatangan untuk melihat Ijen. Harga tiket masuk cuma 10 ribu (kalau tidak salah). Sambil menunggu dibuka, kita makan-makan dan ngopi sejenak menikmati dinginnya kulkas daerah paltuding (pintu masuk ke kawah ijen). Jarak dari Paltuding ke Ijen yaitu sekitar 4 kilometer. Awalnya nanjak gak seberapa, setelah di perjalanan luar biasa nanjak nya. Jika ada yang cape untuk mencapai kawah Ijen, ada jasa beca tarik harganya sekitar 100-150 ribu sekali jalan. Jalan menuju kawah memang padat merayap karena lagi weekend. 3/4 perjalanan bakal mencium bau belerang yang sangat tajam jadi perlu masker khusus yang biasa di sewa saat di pintu masuk, bisa juga pakai masker biasa cuma di kasih air. Di puncak kawah, banyak sekali yang ingin ke Blue Fire hanya saja padat sekali. Menuju Blue Fire itu jalan nya menurun tajam, sempit, dan minim pegangan, sehingga gak sempat kesana karena faktor keselamatan. Jadinya, hanya disekitar sisi puncak kawah. Tapi di sini bisa melihat pemandangan yang menakjubkan. . . . . . (Ijen, Licin, Banyuwangi, Agustus 2018) #explorebanyuwangi #jelajahbanyuwangi #sunriseofjava #kawahijen #ijen #cagaralam #cagaralamkawahijen #banyuwangi #bondowoso #jawatimur #diarizky (at Ijen) https://www.instagram.com/p/ByUSCqTBixR/?igshid=fk7ouvjk0ned