Metrosexual atau Bengkok? Seriously, saya sebenarnya dah lama kepengen nanya pada makhluk bergender laki2 dan suka pakai outfit kayak gini....what the heck wrong with you gggaaaaayyyyyssss???? Ups, guys? Apa ini yg namanya emansipasi pria? Atau ini hanya kamuflase betapa 'bengkok'nya kalian? Jika dulu, kita mendapati pakaian formal para pria ketika bekerja di kantor adalah setelan kemeja longgar yg dimasukkan ke dalam celana pantalon longgar. Sebagian ada yg memakai dasi, sebagian tidak. Necis, rapi, sopan, berwibawa. Sekarang? Makin banyak saya lihat para lelaki, terutama yg masih muda, memakai kemeja adeknya, yg kemudian saya tahu namanya kemeja Slim Fit, saking slimnya, ketika dimasukkan ke celanapun, tak ada kerut baju yg tercipta. Lalu diperparah dengan celana, entah skinny entah apa pula namanya, ketatnya menyaingi legging mak2 jualan sayur di pasar, hingga bisa dilihat besar atau teposnya, maaf, bokong si lelaki pemakainya. Itu celana tidak lagi dimulai dari pinggang, tapi sudah dari panggul (spt di pic) Sekali lagi saya mau tanya, itu maksudnya apa??? Mau pamerin kalau yey well maintenanced, rajin ngegym? Atau mau pamerin yey punya aset belakang lebih bahenol dari punya Kim Kardashian? Lalu, fenomena pakaian seperti ini banyak saya jumpai pada lelaki yg bekerja di sektor perhotelan dan perbankan, hingga saya berpikir apa begini kebijakan berpakaian instansi mereka? Melihat perempuan dengan outfit ketat saja saya sudah eneg, then here come the watsocalled metrosexual guys, dengan outfit dan dandanan cucok meong tadi. Saya tidak mempermasalahkan metrosexualnya, tapi apa harus begini style berpakaiannya? Jika iya, lalu bagaimana kami bisa membedakan mana yg cuma metrosexual, mana yg 'bengkok'??? Photo credit: Google #dinitellsstoriesver2 #storytwo3 #freewriting
Loading...
















