“I think we ought to read only the kind of books that wound or stab us. If the book we’re reading doesn’t wake us up with a blow to the head, what are we reading for? So that it will make us happy, as you write? Good Lord, we would be happy precisely if we had no books, and the kind of books that make us happy are the kind we could write ourselves if we had to. But we need books that affect us like a disaster, that grieve us deeply, like the death of someone we loved more than ourselves, like being banished into forests far from everyone, like a suicide. A book must be the axe for the frozen sea within us. That is my belief.”
― Franz Kafka
when I read it, my soul tremble like an earthquake. suddenly, I feel like the most goofy one in this world. regreting bout everything that I’ve read, yes little bit. harusnya aku inget teori yang digunakan oleh Holmes (one of my favourite authors) “aku hanya mengingat hal-hal penting, selebihnya akan aku buang karena aku rasa memori yang aku miliki hanya cukup untuk bagian yang penting itu.” kurang lebih seperti itu, I mean I don’t quote it perfectly. Holmes hanya menyisihkan hal-hal penting di otaknya, dia benar-benar mampu melupakan hal yang menurutnya tidak penting, that’s very cool I think. karena sebenarnya tanpa disadari, manusia lain lebih sering mengingat hal-hal yang paling menyenangkan atau menyedihkan dalam hidup mereka, terlepas penting atau tidaknya itu, yah I just keep what I want. jadi aku rasa seharusnya gak semua buku atau hal yang bisa dibaca harus aku baca atau layak aku baca dan aku saranin (terserah mau diterapin atau enggak) buat orang-orang yang sudah terlanjur membaca semua hal dan melupakannya dengan mudah, like I was did. mungkin kalian mulai bisa menerapkan teorinya Holmes, start to filter your reading juga kayak apa yang dibilang kafka. remember my dear,kita gak harus tau semua genre buku, kita gak harus ahli di semua ilmu, kita gak harus baca dan memikirkan hal seperti apa yang orang lain baca dan pikirkan hanya karena mereka dibilang cerdas. kita cuma perlu memahami apa yang diri kita sukai dan apa yang diri kita butuhkan untuk mencapai pencapaian-pencapain yang obviously kita harapkan.