Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
✓ Live Streaming✓ Interactive Chat✓ Private Shows✓ HD Quality✓ Free Actions
Free to watch • No registration required • HD streaming
Kenapa ya jaman sekarang kalo hijrah itu identik dengan ngapusin foto wajahnya?
Jadi gini gaes, segala sesuatu yg di ciptakan pasti ada manfaatnya maupun mudhorotnya. yupz! like a sosmed. tapi segala sesuatu itu berjalan tergantung niat.
kalo ada orang hijrah gak ngapusin fotonya? yaudah sih woles, mungkin mereka ga ngapus potonya karna merasa saat mengaplot foto niat nya sudah lurus. yaitu menshare kegiatan bermanfaat yg ingin di bagikan. dan niatnya bukan pengen di bilang cakep, ganteng, cantik, dempul dll. ehe.
but, kalo orang hijrah terus semua fotonya diapus? (Nah, biasanya yg kek begini tuh cewe.) Yagapapa juga. santai hehe. mungkin niat mereka ngapus apa yg udah di aplot adalah mereka merasa bahwasanya niatnya dalam mengaplot foto itu ada niat terselubung buat dicomment cantik, unyu, imoetz dll HEHEHE.
Terus gimana kalo orang yang dr awal bijak ngegunain sosmednya buat dakwah, dakwah, dan cuman dakwah? oh. itumah bagus. kita bisa belajar dari kebijaksanaannya!! dan semoga apa yg di dakwahkan oleh-nya, kamu dan aku. bisa bermanfaat buat orang banyak! Aamiin. toh sejatinya dakwah itu wajib bagi umat muslim.
Harumnya darah yang mengalir dari tubuh kalian, begitu cerahnya wajah-wajah para mujahid itu menjemput ajalnya, betapa banyak pengorbanan yang telah kalian keluarkan demi menjaga titipan umat muslim disana.
Saudara/i ku di ujung gaza sana,
Maafkan saudarimu disini, aku tidak bisa membantu kalian disana, membantu menjaga tanah suci umat muslim.
Maaf kami disini membuat kalian berusah payah untuk mempertahankan apa yang menjadi MILIK PARA MUSLIM.
Maaf kami disini hanya bisa membantu keselamatan kalian lewat doa-doa yang kami panjatkan.
Saudar/i ku di palestina
Sungguh, rasanya ingin ku hapus air mata kesedihan, ketakutan, kerisauan, kebencian kalian akibat orang-orang biadab itu.
Sungguh, rasanya ingin ku bantai habis para yahudi israel yang menghancurkan kekasih kecilku disana.
Sungguh, rasanya ingin ku balas dendam kalian terhadap yahudi-yahudi biadab dengan menghancurkan kepala-kepala mereka seperti mereka menghancurkan keluarga kalian disana.
Lagi-lagi, saudarimu disini hanya bisa membantu dengan air mata bercucuran memohon perlindungan kepada Allah untuk kalian disana.
Lagi-lagi, saudarimu disini hanya bisa membantu dengan menyebarkan berita-berita mengenai kalian disana, agar semua mata para muslim di dunia terbuka.
Teruntuk adik-adik kecilku di ujung lorong gaza
Aku merasakan kesedihan yang mendalam ketika adik kandung kecilku menghadap Allah lebih dulu, adikku menghadap allah dengan tubuh yang lengkap, dengan badan yang bersih, dengan wajah yang masih indah di pandang saat itu.
Sementara adik-adik kecilku di Gaza sana apa kabar? hatiku akan lebih hancur melihat adik-adikku menghadap Allah dengan cara yang mengerikan. tubuh yang sedikit terkoyak, bahkan tak jarang kau menghadap Allah dengan bagian tubuh terpisah dari yang lain.
Namun sungguh adikku, senyummu kala menghadap Allah mengiris hati ini, senyum lebarmu yang indah walaupun tubuhmu tak lagi indah, badanmu yang lebih banyak berlumuran cairan merah pekat dibandingkan putih bersih bersinar, tapi cairan itu mengeluarkan wangi harum yang membuat semua orang merasa iri, wangi harum yang dapat tercium dari jarak jauh sekalipun.
Sungguh, jika aku diberikan kesempatan, akan aku bawa adik-adik kecilku disana semuanya untuk tinggal di negaraku, sungguh Allah sangat mencintai kalian.
Teruntuk Kawan sebayaku di negeri suci Palestina
Ketika disini aku lebih sering membuang waktu, ketika aku selalu disibukkan dengan urusan duniawi, terkadang aku lupa bahwa di ujung sana ada temanku lainnya yang disetiap waktunya adalah menunggu kedatangan malaikat izroil, yang disetiap waktunya selalu disibukkan dengan melarikan diri ataupun melawan bom-bom yang berterbangan bebas tanpa mengenal siapa yang akan dihancurkannya.
Kalian para mujahid muda, betapa hebatnya kalian disana, ketika mendengar desingan peluru ataupun mendengar bom-bom penghancur jatuh ketanah, kalian bukan melarikan diri ketempat yang aman, tetapi kalian berputar arah untuk mendatangi tempat yang dijatuhi bom tersebut.
Jika aku dan teman-temanku disini, baru saja mendengar suara peluru yang dilepaskan keatas langit, kami pasti sudah berlari sekencang-kencangnya untuk mencari perlindungan masing-masing tanpa memperdulikan yang lain. kami sangat takut untuk mendapatkan luka dari peluru itu, apalagi dari bom-bom yang dapat memisahkan tangan dari tubuh ini.
Kawanku, kalian rela menghabiskan masa muda kalian untuk berjihad dijalan Allah, rela meninggalkan kesibukan dunia untuk menjaga MILIK kalian yang telah dirampas paksa oleh para pendatang itu.
Kawanku, percayalah Allah tidak tidur, Allah selalu menjaga kalian dan keluarga disana, Allah mempunyai rencana yang indah pada akhirnya. Kawanku walaupun para pemuda/i disana sudah lebih dari 1juta orang yang menjadi syahid, tapi kelahiran para pemuda/i lainnya yang siap untuk menjadi syahid juga jauh lebih banyak.
Sungguh, rasanya aku ingin sekali berada disana, berbagi cerita dukamu, berbagi susahmu, berbagi kesakitanmu.
Teruntuk Umi dan Abi di Gaza tercinta
Umi, Abi, terimaksih telah bersedia untuk membantu menjaga harta kaum muslim disana, sungguh di hari akhir nanti, palestina adalah tanah yang suci, tanah yang dimana dajjal sekalipun tidak akan bisa masuk untuk menyebarkan fitnah kejinya.
Umi , Abi, maafkan ananda disini yang tidak bisa membantu banyak selain memanjatkan doa selalu untuk kesehatan kalian disana, keselamatan kalian disana, dan juga untuk kedamaian kalian disana.
Umi, Abi, maafkan kami yang telah membiarkan mutiara hatimu menjadi sasaran para yahudi biadab itu, menjadi syahid di usia yang sangat muda, sungguh semoga kelak Allah mempertemukan kalian lagi kekal di dalam syurga-Nya.
Hati seorang ibu mana, yang tidak merasakan sakit hati ketika mengetahui kepala anaknya ditembakkan oleh peluru kedalamnya hingga menembus keluar dari sisi lainnya. Hati orang tua mana yang tidak merasa dendam jika menemukan anaknya pulang kerumah dengan tubuh yang tidak lagi utuh seperti sediakala, tetapi tidak sedikit para orang tua mujahid-mujahid di Palestina yang gembira ketika mengetahui anaknya sudah menjadi seorang syahid, orang tua yang rela mutiaranya berjuang dijalan Allah, berjuang menegakkan agama Allah. Semoga kelak keluarga-keluarga disana Allah pertemukan kembali kekal didalam Jannah-Nya
Teruntuk Saudara/i ku di Indonesia
Mungkin tidak banyak atau mungkin tidak ada sama sekali siaran televisi di negara ini yang meliput dan menyiarkan langsung apa yang terjadi di Palestina. Mungkin tidak banyak saudara/i ku disini yang mengetahui bagaimana saudara-saudara kita yang berada di Palestina sana. media-media saat ini sudah banyak yang dikuasai oleh pihak yahudi, yang dimana akhirnya kita tidak akan dapat menemukan berita mengenai kejahatan sebenarnya yang dilakukan oleh bangsa Israel kepada saudara muslim kita di Palestina. Akan tetapi tidak sedikit pula media-media yang masih mengangkat berita mengenai saudara/i muslim kita disana, walaupun akhirnya media tersebut diblock dan tidak dapat diakses kembali.
Saudara/i ku, hal apa yang sudah kalian lakukan untuk membantu saudara-saudara kita yang ada di Gaza sana? apakah kalian tahu, ketika jakarta sedang mengalami banjir besar, salah satu paket bantuan yang sangaat besar datang, yang dimana paket besar itu terdapat tulisan yang cukup besar
"Tanda Cinta dari Muslim Palestina untuk Korban Bencana Banjir Jakarta dan Bekasi"
sedetik ketika aku melihat tulisan itu, rasanya hati ini terhunus pedang tajam berkali-kali, Palestina? yang dimana seharusnya merekalah yang lebih membutuhkan bantuan kita, malah mengirimkan bantuan untuk kita yang terkena cobaan yang tidak parah dibandingkan dengan cobaan yang mereka hadapi.
Mereka ingat dengan saudara muslimnya yang lain dibelahan bumi lainnya, dengan keterbatasan yang mereka punyai mereka masih dengan ikhlas memberikan bantuan kepada saudara muslim lainnya yang terkena bencana.
KITA? BUKANKAH SEHARUSNYA KITA MALU? MALU KARENA KITA TERLALU MANJA! TERLALU BANYAK MENGELUH! HIDUP YANG KITA JALANI DI NEGERI INI SUDAH TERLALU ENAK! KALIAN TIDAK AKAN MENDENGARKAN DESINGAN PELURU SETIAP JAMNYA, KALIAN TIDAK AKAN HARUS BERSIAP-SIAP UNTUK MENYAMBUT DATANGNYA BOM YANG TURUN DARI LANGIT! KALIAN TIDAK HARUS SHALAT 6 KALI DALAM SEHARI (Shubuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib, Isya, Shalat Jenazah)
saudara/i ku, apakah berat ketika kalian selesai shalat kalian panjatkan do'a juga untuk saudara-saudara kita di Palestina? jika tidak lakukanlah.
saudara/i ku, apakah berat untuk menyisihkan sedikit uang yang kalian dapatkan dari hasil kerja kalian untuk saudara-saudara kita di Palestina? jika tidak lakukanlah.
Tulisan ini aku buat untuk mengingatkan diri sendiri terhadap kesulitan-kesulitan yang dirasakan oleh saudara-saudara muslimku yang ada di luar sana.
Ya Rabb, aku tahu Engkau tidak akan pernah tidur, jika Engkau tidur hancurlah dunia dan isinya ini.
Ya Rabb, aku tahu Engkau maha melihat, bantulah saudara-saudaraku yang berjuang dijalanmu dengan kuasaMu yang tak tertandingi.
Ya Rabb, aku tahu Engkau maha kuasa, jika Engkau berkata "Jadilah! Maka Terjadilah"
Ya Rabb, akhir zaman sudah semakin terlihat, sungguh kami berlindung kepadaMu dari segala fitnah akhir zaman, dan kekacauan yang akan terjadi.
Semoga kelak Allah dapat mempertemukan kita dengan para syahid Palestina, kekal didalam syurga-Nya, aamiin aamiin ya rabbal'alamin