[Sessions] Minimalisir kata JANGAN Menurut beberapa sumber: 1. Anak tidak merespon kata negatif seperti "jangan" / "tidak boleh" - mereka lebih merespon kata positif yg ada di belakang kata "jangan" tsb 2. Kata "jangan", sering kali justru membatasi kreativitas anak utk belajar hal baru 3. Orangtua umumnya tidak memberi pilihan, setelah melarang anak melakukan sesuatu Beberapa solusi yg ditawarkan: 1. Alih2 hanya melarang, mari persiapkan lingkungan bermain dan bereksplorasi yg aman bagi anak di rumah (singkirkan dahulu benda yg berharga atau berbahaya bagi anak) 2. Beri anak pilihan. Misal katakan: "Mau mandi 5mnt lagi? Atau 10mnt lagi, Nak?" 3. Ubah larangan dalam bentuk kalimat positif. Contoh: "jangan berteriak!" - menjadi "bicaranya pelan2 saja, ya" Pada sesi kemarin, kami bergantian mempraktikkan cara mengubah "jangan" menjadi kalimat positif. Seru! Beberapa ibu mengaku baru pertama kali melakukannya. Perlu diingat bahwa larangan tentu tetap diperlukan jika anak dlm keadaan membahayakan dirinya / org lain. Yang pasti, mengurangi sikap membentak, menyuruh, atau marah pada anak membuat kita lebih 'hemat energi'. Jika dilakukan secara konsisten oleh setiap anggota keluarga, energi positif pasti akan bertambah di rumah :) Mari! #RRBsessions #RumahRamahBatita #pembiasaanpositif #stopsayingNO #stop3M 📷googleimage













