REAKTOR SEJARAH (PART-1) . . Kamu lihat mentari itu? Matahari itu umurnya 4.6 miliar tahun, sudah ada 12 nol yang berderet, memberitahu kita bahwa usianya sudah sepuh, sama seperti umur bumi ini tak kalah tuanya. Itulah mengapa Nabi Isa bilang, "Orang-orang yang mengejar dunia itu seperti mengejar tua renta yang keriput, namun masih saja banyak yang terbunuh." . Lucunya kita adalah, kita mengira akan hidup selamanya, padahal jika matahari diminta berkata, ia mungkin akan berkomentar, "Kamu semua hanya titik kecil di sepanjang lintasan zaman yang panjang." Jatah masa kita itu sejatinya remeh sekali dibandingkan umur tanah yang kita pijak dan sinar yang menerangi siang kita. Malu kalau mau sombong. . Hebatnya adalah, ada segelintir orang-orang yang sadar hidupnya hanya bagian kecil dari sejarah, namun mereka berhasil menjadi reaktor yang memberi makna pada garis zaman yang panjang. Orang-orang besar itu kadang 1 orang, kadang 1 generasi, kadang 1 kelompok saja, namun hidupnya menjadi energi yang menyelamatkan arah peradaban selanjutnya. . Allaah mendeskripsikan mereka, yaitu para nabi, para pencinta kebenaran, orang-orang yang mati syahid dan orang-orang shalih. Mereka itulah teman yang sebaik-baiknya. Nama mereka lebih abadi dari raja-raja, dan jasa mereka kini kita kenang, sedangkan para penguasa dan pengumpul harta entah kemana. . Namun pertanyaan selanjutnya adalah, dimana kita? Apakah hanya sekadar figuran dan pion-pion yang digerakkan oleh arus angin, atau sekoci-sekoci mengambang yang bergerak mengikuti kemana gelombang berdebur. Kemana jalan yang sejati? Mana hidup yang asli? . . #islamichistory #history #muslimvibes #muslimyouth #rizkylogia #dieng #indonesiamountain (at Dieng, Jawa Tengah, Indonesia) https://www.instagram.com/p/BtGQ_6YFJR5/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=1pkwhwta1as2l
Loading...













