Semalam saya lanjutkan membaca Muhammad Teladanku jilid 8, tentang Perang Uhud. Sedih saat membaca kisah Syahidnya Hamzah (Paman Nabi). Duluuu, saya taunya kalau Hamzah mati di tangan Hindun. Ternyata setelah membaca bab ini, Hamzah syahid di perang Uhud, oleh budaknya Hindun (Istri Abu Sufyan) yang bernama Wahsyi. Hindun memang memiliki dendam yang sangat dalam pada Hamzah, karena Hamzah membunuh Bapaknya Hindun di perang Badar. Maka dari itu Hindun menjanjikan kemerdekaan bagi Wahsyi, jika dia berhasil membunuh Hamzah. Saat perang Uhud sedang berlangsung, Wahsyi mengendap dengan lincah ke sana kemari untuk mencari Hamzah bin Abdul Muthalib berada. Hingga dia menemukan Hamzah di tengah-tengah medan perang. Lalu dia mengayunkan tombak dan melemparkannya ke arah Hamzah. Tombak itu tepat mengenai bagian bawah perut Hamzah dan keluar di antara kedua kakinya. Wahsyi membiarkan tombak itu sampai Hamzah mati. Sesudah itu, dia menghampiri Hamzah dan diambil lagi tombaknya. πππ Tapi tentu teman-teman sudah tau, hal yang lebih menyedihkan lagi, saat Hindun tergesa-gesa mendatangi jasad Hamzah, lalu mengambil jantungnya dan memakannya begitu saja sambil menari-nari. ππ Bertahun-tahun kemudian Wahsyi memeluk islam, dan menceritakan peristiwa perang Uhud ini dengan air mata duka dan penyesalan. - Teh Rima - #spiritnabawiyahcommunity #refreshSNC #SNCmenulis #MuhammadTeladanku #Diskon30% https://www.instagram.com/p/B0UtvMtHbKx/?igshid=1qeyymdpbzxyk
Loading...














