Kesedihan, Caraku Untuk Nyaman
Harus dimengerti bahwa, kesedihan adalah hal yang sering kita alami. Datangnya tak diinginkan namun selalu membayang pada keseharian kita. Kesedihan adalah sebuah hadangan untuk bahagia. Kesedihan adalah langkah untuk tidur dengan mimpi indah. Tapi tentu saja kita tidak ingin kehidupan kita penuh dengan kesedihan. Pada kesimpulannya, kesedihan datang untuk menantang kita seberapa sabar diri untuk melawan.
Bersyukurlah jika keseharianmu penuh dengan kebahagiaan. Merasa sebuah keakraban di acara kumpul keluarga. Hubungan baik dengan saudara. Tawa dan cengkrama dengan orang tua di setiap pagi dan malamnya. Namun hidup akan membosankan jika selalu bahagia.
Apa tidak ada satu hal pun yang membuatmu sedih, marah, dan kecewa? Pasti ada dan semua juga pernah merasakannya. Akan tetapi seberapa sering kesedihan mampir dalam teras rumahmu, sambutlah dengan ramah, beri wejangan terbaik dari dirimu dan kuatmu untuk melayaninya layaknya tamu istimewah. Sedih akan memberikan ucapan perpisahan dengan haru yang tak bisa dibayangkan akan kebahagiaan tersedu.
Namun saya beda, kesedihan membuat saya lebih nyaman. Meski opini saya ini bersifat subjektif, kritik tetap akan saya nikmati. Jadi bagi saya, kesedihan adalah suatu titik hasil yang luarbiasa untuk mendapatkan kenyamanan. Ya! Saya terlalu sering bersedih. Hidup saya penuh dengan rasa sendu, pilu, gelisah, geram, iri namun tidak dengki, kecewa, diam membisu. Aku tak tau acap kali hal-hal itu datang dan rasanya biasa saja. Malah suatu kebahagiaan akan terasa asing untuk aku pribadi menikmatinya.
Pada akhirnya, kawanku semua akan bahagia dengan lega jika sebelumnya rasa sedih datang mendahului. Akan lebih menikmati bahagia dibanding yang memaksakan kebahagiaan untuk menjauh dari kesedihan. Siapkanlah diri untuk menerima. Selalu ikhlas atas hal-hal yang menguji arah dan amarahmu. Kawanku, mungkin kalian lebih menganggap bahwa kesedihan akan membuatmu takut atau trauma atas apa yang telah dibawanya. Tenang kawan hidupmu tak akan indah jika tanpa hal-hal tentang kesedihan. Saya saja lebih nyaman jika bersedih karena bahagia menurut saya hanya mampir didepan pagar rumah kita, menyapa lalu pergi dengan seseorang yang lemah soal mental dan perasaan.
Semangat kawan. Menangislah jika kau ingin melega, tersenyumlah untuk sebuah perpisahan indah dengan kesedihan. -mreinaldy









