Sudah Yakin?
Orang yang terlanjur percaya, mau diminta berbuat apapun isi jawabannya cuman sekitar iya, ayok, mau, oke, dengan senang hati, aku ikut kamu ajalah, asal menurutmu baik aja, kurang lebih begitu. Ya karena bahasa anak mudanya udah Trust. Contoh kalimat pernyataannya gini, “Dek, aku mah udah trust sama kamu”, 100%. (boong banget si 100% nya :P)
Percaya itu kalau dibahasa agama adalah iman. Orang yang sudah yakin, sudah percaya mau diminta apa saja bakalan diberikan.
“Gi, titip belikan makan ya, nanti aku bayar” jawabnya apa? paling ya “Oke”
“Gi, ke tempat itu yok, enak buat nongkrong” jawabannya apa? paling ya “Ayok”
“Gi, pinjem uang dong 1 juta, bulan depan aku balikin, janji. jawabannya apa? “Iya-iya percaya aku sama kamu”
“Dek, percaya ga sama aku? Nikah yuk?” Jawabanya engggg........ (eh ini diluar konteks tapi terkait dikit, elah dikit aja kok ga usah baper :P). Bdw, Ini nih penyebab kenapa masih banyak jomblo di dunia, karena sedikit yang bisa dipercaya sih. Gombal muluk kerjaannya. Talk more, do nothing. haha
Coba direfleksikan tingkat kepercayaan kita pada Allah Swt. Sudah seberapa besar?
Allah perintahkan dalam QS Al Baqarah:185 supaya berpuasa di bulan Ramadhan, apa jawabanmu?
Allah perintahkan dalam QS Al Baqarah:43 untuk shalat, untuk berzakat, apa jawabanmu?
Allah menegaskan dalam QS Ali Imran:19 sesungguhnya agama yang diridhai disisi Allah hanyalah Islam. Percaya ga?
Allah bilang dalam QS Al Baqarah:245 orang yg memberikan pinjaman kepada Allah maka Allah akan melipat gandakan pembayaran dengan melipat gandakan yang banyak. Yakin ga?
Allah itu maha tau, Allah itu deket banget. Lebih deket dari urat lehermu. Percaya?
Dan masih banyak lagi yang Allah perintahkan, yang Allah janjikan, yang mungkin tidak semuanya kita tahu, saya juga. Yuk ah, baikin iman kita, baikin kepercayaan kita, baikin keyakinan kita. Percaya deh, percaya sama Allah itu ga bakalan ada istilah kecewa, harusnya. Yah karena Allah ga mungkin berbuat kesalahan sih. He’s Perfect. Banyakin belajar, banyakin belajar, banyakin belajar. (Sangat berlaku juga untukku :D)
Surakarta, H+5 Ramadhan 1438H
















