Universitas Indonesia. Sebelum secara resmi diterima menjadi mahasiswa universitas terbaik di Indonesia tersebut, UI lebih seperti Universitas Impian. Sekarang? Alhamdullilah, lambang sebuah mimpi yang menjadi kenyataan. Bagi saya, UI merupakan batu loncatan terbesar, sebuah ābiggest step to dream do come trueā. Masing-masing 2 BKUI, 2 FISIP Summit, dan 2 UI Open Day yang telah saya ikuti, seakan membantu saya menggantikan rasa āaduh capek, masa belajar seharianā menjadi āsemangat tay, katanya mau jadi anak UIā.
āHopelessā adalah kata yang paling tepat untuk menggambarkan perasaan saya kepada hasil PPKB setelah gagal di jalur SNMPTN. Pagi, 31 Mei 2014 ada perang terhebat dalam benak saya antara ādateng TO ke Bimbel apa enggak yaā. Sampai saat ini pun saya bingung, kenapa akhirnya hari itu saya memutuskan untuk tetap ke Bimbel dan mengikuti TO. Selesai mengerjakan TO nekat saya langsung membuka web UI diam-diam melalui handphone. Niatnya ākalo nggak keterima terus ditanya orang, bilang aja belom bukaā. Degupan jantung terhebat 2014 terjadi saat itu. Dan tulisan pertama yang saya lihat adalahā¦.
āSelamat, Anda diterima di Universitas Indonesia.ā
Reaksi pertama saya diluar dugaan. Bukan, bukan menangis. Bukan juga teriak. Banting Handphone? Bukan juga. Saya diam. Diam yang benar-benar diam. Saya tekan tombol ābackā di keypad handphone, saya log-in ulang. Ritual tersebut saya ulangi 3 kali sampai saya yakin kalo itu bukanlah sebuah ilusi optik. Setelah sadar akan realita yang terjadi, air mata menetes diluar kontrol. Di ruang bimbel yang masih penuh orang itu saya teriak āGWEE HAHEET HEPEKABEEā (translate: āGue dapet PPKB-red). Teriakan yang di-mix dengan tangis kebahagian tersebut membuat reaksi orang disekitar bukan āSelamatā melainkan āHAH? APAAN?ā.
Setelah beribu ucapan selamat dari seisi Bimbel saya memutuskan untuk tidak melanjutkan sesi TO kedua dan memilih pulang. Untuk pempersingkat cerita, saya pulang kerumah dengan ojek sambil menangis dan mendapat selamat dari tukang-tukang ojek sepangkalan. Sesampainya dirumah, saya disambut peluk dan tangis dari Ibu saya yang membuat saya sadar āNggak ada yang lebih indah daripada bikin Ibu lo menangis bahagiaā.
Kenapa UI? Universitas terbaik di Indonesia di bidang akademik, ditambah kesempatan aktif di Organisasi yang begitu lebar terbuka. Kurang Apa?. Diluar itu, UI adalah mimpi lama. Foto wisuda ayah saya di pinggir danau UI menjadi motivasi. Selain itu, foto saya dengan ājakun pinjemanā saat FISIP Summit dan Foto di Photo Booth KTM UI menjadi tanda bahwa Jakun dan KTM UI yang tidak lama lagi akan saya dapatkan, Ā merupakan lambang all my hard work has finally paid off.
āUdah jadi anak UI nih sekarang mau apa?ā. Pertanyaan itu sudah sering sekali ditanyakan Ibu saya pasca secara resmi menjadi āanak UIā. Sebagai mahasiswa Ilmu Komunikasi, tentunya banyak peranan yang dapat diambil untuk saat ini. Menilik kembali melihat apa yang telah terjadi, tentu bukan rahasia umum lagi bahwa tayangan televisi nasional saat ini tidaklah cukup baik untuk ditonton. Kisah percintaan yang keras dan bebas, lawakan yang monoton dengan suguhan tindak kekerasan sering kita temui di hampir setiap tayangan. Dan lagi,anak-anakĀ sebagai objek sudah berani menjadi bagian dalam tayangan percintaan anak sekolahan yang diluar akal.
Semua hal tersebut membuat saya merasa ada sebuah perubahan yang harus dilakukan. Sebuah perubahan kecil yang berdampak besar. Media menjadi objek utama dalam perubahan tersebut. Oleh sebab itu, saya bertekad untuk aktif di organisasi-organisasi baik tingkat fakultas maupun universitas yang bergerak dalam bidang media informasi. Selain itu masih banyak lagi hal-hal mengerikan di sekitar yang memerlukan kepedulian dan uluran tangan, terutama dari mahasiswa. āUnless someone like you cares a whole awful lot, nothing is going to get better, itās not.ā ā Dr. Seuss
āSudah sepantasnya mahasiswa berani dalam berperilaku, bukan hanyaĀ wacana semata. Ilmu yang didapat, teori yang kuat, serta mental baja sudah saatnya diterapkan dalam hidup demi kepentingan orang banyak. Sekali lagi, mahasiswa punya peranan penting dalam itu semua. Ini waktunya yang tepat. Masa depan negara, serta anak bangsa ada di tangan kita. Fokus dalam belajar, maju terus mahasiswa!ā - Christopel Naibaho
Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
ā Live Streamingā Interactive Chatā Private Showsā HD Qualityā Free Actions
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
PSAK adalah singkata dari Pengenalan Sistem Akademik & Kehidupan Kemahasiswaan. Ospek ini diadakan selama 3 hari di lingkungan FISIP dan menurut gue merupakan ospek yang amat sangat berkesan! Serius kalo tiap tahun gue harus ikut ospek kayak gini dengan senang hati gue mau!! haha
Setelah resmi diterima sebagai anak UI, kami, para anak undangan langsung dikumpulkan di kampus untuk diberikan tugas lebih awal. Pertama kali dateng.. gilak ya super deg-degan. Kita ketemu mentor-mentor yang ternyata, amat sangat baik dan asik, gaboong. Ohiya mentor gue sendiri namanya adalah kak agina dan kak boy. Kak Agina mahasiswa kessos 2013 dan Kak Boy mahasiswa ilpol 2011. Gue bertemu dengan teman-teman sesama anak FISIP yang beruntung di terima lewat jalur undangan. Seru.
Pertemuan kedua, kurang lebih 2 bulan sesudah pertemuan pertama. Kegiatan akademis masih belum dijalankan. Di pertemuan kedua ini kita dikasih tugas yang lebih lengkap dan dipertemukan dengan teman-teman baru para pejuang tulis.
Ohiya, tugasnya ngga susah kok cuma disuruh bikin nametag, scrapbook (yang isinya data pribadi, data kelompok, wawancara 2 alumni fisip, esai singkat, hasil observasi), slayer dan bendera.
Sesudah segala macam ospek tingkat universitas selesai dimulailah ospek tingkat fakultas, yaitu PSAK itu sendiri.Ā
Hari Pertama. Secara umum inilah hari yang paling membosankan karena cuma duduk dengerin pejabat-pejabat fisip ngomong, intinya sih pengenalan secara teoritis ya. Untungnya MC yang membawa acaranyas super kocak dan bisa ngilangin stres. hehehe.
Hari kedua. Dimulailah keseruannya! hm. Kalo gasalah di hari kedua itu kita dilatih untuk menjadi suporter FISIP. Kita jalan, semuanya banget, sepanjang itu, dari FISIP sampe ke Stadion UI bak the jak mania. SERU BANGET! Sepanjang jalan kita akan menyanyikan lagu yang menunjukan dukungan kita ke FISIP, the jak bgt deh, mana oren lagi hehehe Selain itu ada permainan amazing race kliling FISIP dengan ikutin game dia tiap-tiap pos yang udah disediakan bareng temen sekelompok. ASIK BGT YAAMPUN
Nah. Dihari ketiga atau hari terakhir adalah hari yang.. wah parah sih memorable bangeeet. Jadi karna fakultas kita ini adalah fakultas ilmu sosial dan ilmu politik, kita dilatih untuk demo! Iya demo! Demonya ke Rektorat UI kita dikasih tau tujuan kita demo dsb dan akhirnya jalan lagi, sambil nyanyi-nyanyi juga ke Rektorat. Seru parah sih omg walaupun supeer panaas!
NAH INI DIA! Setelah panas-panasan kita balik ke FISIP dikumpulin di lapangan futsal FISIP untuk istirahat dan memperagakan lagu dan yel-yel angkatan yang udah kita buat sebelumnya. Lalu kita digiring keluar untuk masuk kembali ke FISIP. Tapi saat kita lagi menyebrang tiba-tiba......
Ada 2 mobil pemadam kebakaran dari arah kanan dan kiri kita. Kita disemprot bener bener basah. bener bener seru. Sambil semua kakak-kakak senior panitia PSAK nyambut kita dengan tos yg bener-bener panjang sambil nyanyi : 'SELAMAT DATANG DIFISIP UI'. Bagian ini bener-bener selebrasi keberhasilan kita masuk FISIP UI kita merasa benar benar disambut. LUAR BIASA. Banyak dari temen-temen gue bahkan gue sendiri yang nangis terharu saat 'ritual' ini dilakukan. karna emang seseru itu:')
Selesai penyemprotan kita dikumpulin di teko karna ada acara musik dari pantia dan anak fisip lainnya yang asik banget, sampe malem hahaha
Ohiya mau ngucapin terimakasih yang supeeer banyak buat para punggawa panitia psak yang udah bikin ospek FISIP UI menjadi ospek yang sebenarnya. Ospek yang seru, bersahabat dan sangat berguna buat kehidupan kami di FISIP UI selanjutnya. DAAN gak lupa terimakasih juga buat kak agina dan kak boy mentor yang super baik dan super sabar, pluus temen-temen sekelompok kesayangan : Joel, Ayu, Vania, Toro, Mei, Ines, Dwi, Okta, Andhike, Titi, dan Riri! (minus wicak) luv u gaiz
Ohiya, buat para adik-adik yang baru akan mengikuti ospek FISIP, sumpah nikmatin banget ya ospek terbaik di dunia ini hehe karena bakal bikin kalian super bangga menjadi bagian dari FISIP UI! F I S I P! F I S I P! FISIP! GO! GO! FISIP GO! GO! GO! FISIP GO! GOO FISIP!!!!
Sumber foto : Panitia Dokumentasi PSAK FISIP UI 2014 via twitter @PSAK_FISIPUI