Dari Sebuah Pena di Balik Stetoskop dan Jas Putih
Hujan siang ini.
Dan aku masih mencari-cari bongkahan jurus dan mantra untuk menuliskan satu kata. Atau sebuah kalimat. Atau barisan paragraf. Ternyata tak semudah dulu. Imajinasi tak lagi seliar sebelumnya. Otakku sudah terpasung di antara kepuasan atas pencapaian hingga hari ini, serta sejumput kecewa, sedih, serta hati yang terpatahkan dari mereka yang menghakimi.
Bagaimana kabarmu?
Dariβ¦
View On WordPress
















