NICE HOMEWORK #8 : MISI SPESIFIK HIDUP DAN PRODUKTIVITAS
Bismillah...Ini nulisnya sambil merasakan detak jantung yang bergerak lebih cepat. Karena memikirkan judul dari NHW ini, Misi spesifik hidup dan produktvitas.Fine, selamat berjuang! Semoga setelahnya enggak bakal bingung lagi tentang bagaimana caranya menjadi hamba yang bermanfaat, yang manfaatnya luas untuk banyak orang. Aamiin.
Alhamdulillah, sudah sampai NHW 8, insyaAllah minggu depan akan sampai pada materi kelas terakhir. Masih berkaitan dengan NHW 7, harus diingat dengan baik bahwa “Rejeki itu pasti, kemuliaan yang harus dicari”. Sehingga produktivitas hidup kita tidak selalu diukur dengan besarnya rupiah yang kita dapatkan, melainkan seberapa meningkat kemuliaan hidup kita dimata Allah dan seberapa manfaat hidup kita bagi alam semesta.
Be Professional, Rejeki will Follow
Be Professional, bersungguh-sungguh dalam menjalankan peran. Kesungguhan dan keistiqomahan seseorang dalam menjalankan peran hidupnya akan meningkatkan kemuliaan dirinya di mata Allah dan kebermanfaatan untuk sesama.
Rejeki will Follow, rejeki setiap orang itu sudah pasti, yang membedakan adalah nilai kebermanfaatan dan keberkahannya seiring dengan bersungguhtidaknya seseorang menjalan apa yang dia BISA dan SUKA. Uang akan mengikuti kesungguhan, bukan bersungguh-sungguh karena uang.
maka sekarang, kuatkan niat dihati untuk terus menjalankan aktivitas-aktivitas yang kita BISA dan SUKA tanpa pikir panjang. Karena kalau terlamu lama berfikir, kemungkinan waktu kita akan habis tanpa karya. Allah sudah punya maksud tertentu ketika memberikan kita sebuah kemampuan. Apabila kita jalankan terus-menerus kemungkinan itu adalah misi hidup kita.
Bahagia seseorang yang telah menemukan misi hidupnya. Jika ia menjalankan aktivitas produktifnya maka akan terasa begitu bermakna. Bagaimana ciri seseorang yang telah menemukan misi hidupnya?
Selalu bersemangat dengan mata yang berbinar-binar
Energi positifnya selalu muncul, rasanya tidak pernah capek.
Rasa ingin tahunya tinggi, membuat semangat belajarnya tinggi.
Imunitas tubuhnya naik, sehingga jarang sakit, karena kebahagian itu imunitas yang paling tinggi.
Ada tiga elemen yang harus kita ketahui berkaitan dengan misi hidup dan produktivitas :
Kita ingin menjadi apa (Be)
Kita ingin melakukan apa (Do)
Kita ingin memiliki apa (Have)
Untuk menjawab pertanyaan ini, sebenarnya saya sudah lebih banyak merenung sejak sebulan yang lalu. Dan Alhamdulillah, ternyata NHW kali ini sejalan dengan perenungan tersebut. Saya ingin menjadi muslimah cendikia yang penuh dengan karya-karya untuk agama, bangsa dan negara. Jadi yang ingin saya lakukan adalah menuntut ilmu setinggi-tingginya, seluas-luasnya, dimanapun, kapanpun dan dari siapapun hingga dengan ilmu-ilmu tersebut saya bisa menjadi muslimah yang bermanfaat. Hingga akhirnya dimanapun Allah menempatkan saya, saya mampu beradaptasi dengan cepat dan terus istiqomah menjaga semangat berkarya. Yang ingin saya miliki dalam hidup ini mungkin sesuatu yang abstrak, yaitu keberkahan dari Allah atas segala aktivitas yang saya lakukan. Bagaimana agar Allah ridha? Hal sederhananya adalah dengan tidak menyia-nyiakan waktu dan tidak banyak berkeluh kesah.
Dari 3 aspek dimensi waktu ada 3 periode yang perlu kita perhatikan :
Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu kehidupan kita (Lifetime purpose)
Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu 5-10 tahun kedepan (Strategic plan)
Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu satu tahun (New year resolution)
Lifetime purpose saya adalah berbagi lewat tulisan. Melalui proses membuat tulisan adalah salah satu cara saya untuk memparipurnakan apa-apa yang saya pelajari dalam kehidupan ini. Sehingga nantinya, saya ingin terus berkarya lewat tulisan seiring dengan fase-fase kehidupan yang akan saya jalani. Untuk membuahkan tulisan yang baik maka saya harus bersungguh-sungguh dalam menjalani setiap fase kehidupan tersebut. Dan semoga karya tersebut bisa diwariskan kepada anak cucu saya dan bisa menjadi jalan untuk menambah amal jariyah hingga hari akhir kelak. Semoga Allah mampukan.
Untuk itu, strategi plan yang ingin saya bangun selama 5 tahun kedepan adalah :
Lulus S2 (2020) dengan beasiswa
Menulis buku-buku (Pranikah, Parenting, Catatan Perjalanan, scholarship hunter,tentang kuliah, bisnis, projek-projek dakwah, membangun masyarakat madani)
Menjadi istri dan ibu yang Handal (Sholihah, Cerdas, mampu mengelola finansial keluarga, Jago Masak, Stay beautiful, Stay Awesome, penuh kasih sayang)
Menjadi Ibu rumah tangga yang profesional, fokus mendidik anak sesuai fitrahnya
Memiliki bisnis yang menghasilkan dan bisa dikontrol dari rumah dan dari mana saja
Memastikan Pendidikan adik-adik lancar dan dapat menjalani harinya dengan baik. Menemani proses ke-5 adik saya menjadi sarjana
Membantu orang membuat peternakan, dan memastikan semuanya berjalan lancar
Start short course dalam bidang menulis dan bisnis
Dan terakhir, berikut ini adalah hal-hal yang akan saya perjuangkan untuk menjalani hari selama setahun kedepan.
Jadi Asisten Pribadi suami
Daftar Kelas Matrikulasi Bunda Sayang dan aktif di komunitas IIP
Mendapatkan beasiswa dan bisa kuliah ke LN
Menambah hafalan minimal 1 juz
Fokus Belajar dan diskusi untuk membangun pondok penghafal Al-qur’an
Nulis Tumblr pakai bahasa Inggris yang baik
Jadi relawan minimal 2 kali, daftar di indorelawan.com
Buat projek kebaikan- Dakwah kreatif
Merintis bisnis, membangun jejaring, mencari role model dan mentor bisnis
Menemukan misi spesifik hidup dan produktivitas adalah jalan untuk berlomba-lomba dalam kebaikan menuju jannah. Dengan siapa kita berlomba? Dengan diri sendiri, mengalahkan ia yang malas dimasa lalu. Dan juga cara berlomba untuk mendapat perhatian Allah dengan orang-orang setujuan. Berlomba bukan untuk saling mengalahkan, tapi berlomba untuk bersama-sama membangun diri dan saling menginspirasi.
Mungkin ada perasaan dihati kecil kita (atau mungkin hanya saya), apakah kita mampu dan layak mewujudkan setiap mimpi-mimpi kita? Jawabannya, mulailah dengan perubahan. Karena pilihannya hanya satu, BERUBAH atau KALAH. Semoga Allah memampukan dengan karunia-Nya yang begitu luas. Ar-rahmaan, Ar-rahiim semoga engkau mengenggam mimpi itu dengan erat.