Momen ramadhan di setiap tahun yang saya jalani selalu berbeda. Ada ramadhan dengan juang yang berbeda pula. Beberapa tahun yang lalu merasakan momen juang dalam pengumuman SNMPTN. Tahun berikutnya dengan tugas semester padat, tahun berikutnya dengan tanggung jawab acara ramadhan di organisasi, tahun berikutnya dengan juang yang lebih naik lagi tingkatannya. Skripsi!! Ramadhan bersama skripsi itu memang lebih terasa laparnya, hausnya, lelahnya, dsb lah. Saya kira selesai pada tahap ini. Tapi ternyata...
Dulu, mungkin hanya sebatas menahan lapar dan menahan pandangan dari chiki dan lolipop yang tergantung di warung. Beda ketika kita semakin paham, semakin dewasa, semakin umuran, lalu jamuran. Ujiannya, jelas lebih enaaak. #iklan
Tahapan itu benar-benar dirasakan. Bukan sebatas skrip film loh ternyata. Tahapan paling payah di momen ramadhan adalah saat mencari pekerjaan. Sekalinya didapatkan, tapi saya memutuskan untuk tidak lama bertahan. Tidak dibawah tempaan, tekanan, lalu dikacungkan. He's boss, not leader. Haha.
Sampailah saya pada momen Ramadhan 1439 H. Penafsiran kurang tepat atas ayat "setelah kesulitan ada kemudahan". Oh ini kurang tepat, yg paling benar kata guru saya adalah "bersama kesulitan ada kemudahan". Yap, bersama bukan setelah. Mungkin kita menganggap bahwa Allah akan menguji kita terus-terusan dulu, baru nanti akhirnya dapat hasil terbaik. TIDAK.
Pada momen sulit sekalipun, Allah ada bersama juangmu. Sadar tidak, Allah mudahkan kamu mengetik, Allah beri segala fasilitas, Allah membaikkan hati Pak Lurah untuk perizinan, Allah berikan rizki untuk membeli kuota kertas alat tulis, Allah memudahkan tugas yg pimpinan kasih, Allah melunturkan malasmu, Allah luangkan waktumu, Allah menyehatkanmu, Allah menggerakan temanmu untuk membantu. Dan segala hal-hal yg menurut kita 'kecil/cetek/simpel', tapi berefek besar di perjalanan kita.
Bahkan saya selalu berdoa, semoga Allah memberikan momen ramadhan yang berbeda di setiap tahunnya. Menemukan hal baru, cara baru, dan kebijakan baru untuk disahkan jadi pedoman bertindak di kemudian hari. #naonlah