Suasana yang dirindukan..
Menikmati semilir angin sambil melihat serunya ombak berkejaran. Menghirup aroma air laut yang menenangkan sambil menghikmati proses panjang bisa berada dititik tujuan. Jangan ditanya berapa lama aku bisa berdiri didepan ciptaan Tuhan yang tiada duanya itu. Jangan ditanya kenapa aku bisa berlama-lama. Aku memang menyukainya.
Mendengar kicauan burung yang menyampaikan pesan bahwa dunia ini indah, apa yang kamu khawatirkan?
Melihat luasnya cakrawala langit yang membangkitkan gairah, banyak belahan bumi lain yang belum dijelajah, kapan rencana kesana?
Berpijak pada bebatuan yang tidak bosan diinjak seolah dia berkata, tidak semua yang terinjak dan terlihat tak bermakna tidak berguna. Hanya saja kita yang tidak bisa memberi makna. Lalu dimana letak masalahnya?
Perenungan panjang bisa dicipta dimana saja. Duduk didepan air terjun favoritku misalnya, atau berkunjung ketempat baru yang sudah diidamkan sejak dulu, seperti yang terabadikan dalam gambar ini.
Pada akhirnya pertanyaan yang selalu digantung tanda tanya tetap pada tempatnya. Apa yang diingikan diri ini sebenarnya?
Sedang kucoba mencerna sembari belajar menemukan makna.
Sedang kucoba merangkai rasa untuk selalu menerima, mencintai dan hidup dari tujuan sendiri.
Sedang kucoba mensyukuri dan tidak menyalahkan diri sendiri atas mimpi yang tidak didapati, apalagi komparasi dengan jalan yang jelas tidak dilewati.