Yakin Udah Tau Tentang Meteorologi?!
Apa sih meteorologi?
“Ilmu yang memepelajari tentang meteor.” “Ilmu yang nantinya belajar bikin film meteor garden. “
Kalo pertanyaan itu ditanyain sama orang-orang awam pasti jawaban-jawaban itu yang keluar, apalagi nomer 1, mayoritas jawab itu. Jawaban kedua emang paling bego sih, tapi tetep aja ada yang jawab kaya gitu . Serius.
Jadi meteorologi itu adalah ilmu yang memepelajari tentang sifat fisis dan gejala-gejala yang ada di atmosfer termasuk cuaca. Sedangkan menurut perbendaharaan bahasa, meteorologi berasal dari bahasa yunani yaitu meteoros yang artinya megah, tinggi (angkasa) dan logia yang artinya ilmu. Meteorologi berbeda dengan metrologi. Ilmu ini juga termasuk kedalam salah satu ilmu tertua di dunia. Ga heran banyak orang yang bingung, karna program studi meteorologi hanya ada 2 di Perguruan tinggi di Indonesia dan 1 di Akademia. Yang perguruan tinggi ada di ITB dan IPB sedangkan akademia ada di AMG. Selain jumlahnya yang masih sedikit, eksistensinya pun memang belum setenar jurusan-jurusan lainnya.
Lalu dimana lulusan meteorologi bekerja?
“Di BMKG.” “Jadi pembaca ramalan cuaca di televisi.”
Ya semua orang tau kalo lulusan meteorologi bisa kerja di BMKG. Jawabannya ga salah tapi masih terlalu sempit kalo bilang cuma bisa di BMKG. Salah satu yang dipelajari di atmosfer adalah cuaca, dan banyak pekerjaan-pekerjaan diluar sana yang memerlukan data analisis cuaca. Disinilah para meteorologist akana berguna. Di bidang penerbangan, data mengenai aspek cuaca seperti awan, angin, tekanan udara dan aspek lainnya yang akan sangat berguna untuk melakukan penerbangan ataupun pendaratan. Di bidang lingkungan hidup sangat diperlukan data analisis tingkat polusi suatu kota dan data analisis cuaca. Di bidang pertanian kita dapat mengetahui curah hujan sehingga lokasi pertanian dapat ditentukan dan keuntungn dapat diperkirakan. Di bidang pendidikan selain menjadi dosen, bisa pula menjadi guru. Selain itu masih banyak lagi yang dapat dilakukan oleh ahli meteorologi. Menjadi peneliti sudah pasti, menjadi konsultan, mulai dari konsultan bangunan, konsultan di industrian hingga perusahaan pertambangan, minyak dan gas. Bahkan ada pula yang menjadi arkeolog untuk meneliti cuaca di masa lalu.
Selain itu di meteorologi kita belajar mengenai komputasi yang nantinya akan membantu kita pada bidang IT, statistika yang akan sangat berguna dalam pengolahan data, serta instrumentasi atau pembuatan alat.
Jadi sebenarnya meteorologi bukanlah ilmu yang mempelajari meteor dan lapangan kerjanya tidaklah sesempit hanya di BMKG. Sebenarnya lapangan pekerjaan itu akan selalu ada jika kita pintar-pintar mencari peluang. Karena tentu saja banyak bidang yang memerlukan data analisis cuaca dalam setiap pekerjaannya. Nah selama cuaca dan aspek-aspeknya ada maka disitulah ahli meteorologi akan tetap memiliki peranan penting.











